📑 Table of Contents
VEEV
Jenis produkRokok elektronik
PemilikPhilip Morris International
HM Sampoerna
Diluncurkan2016
Merek terkaitIqos
PasarWorldwide
Situs webwww.veev-vape.com

Veev (dipasarkan sebagai VEEV) adalah merek rokok elektronik (produk vape) yang diproduksi oleh Philip Morris International (PMI).

Rokok elektronik pertama yang diproduksi oleh Philip Morris International diluncurkan pada tahun 2016 di Inggris dengan merek Veev Mesh, mengacu pada teknologi yang digunakan oleh rokok elektronik PMI, sebelum berhenti diproduksi pada tahun 2020.[1]

Perangkat Veev kemudian diluncurkan secara bertahap mulai tahun 2020 dan seterusnya, baik sebagai merek tersendiri atau sebagai elemen portofolio Iqos yang lebih luas. Lini produk sekali pakai (disposable) bernama Veeba diluncurkan di Kanada dan Inggris pada tahun 2022, sebelum berganti nama menjadi Veev Now seiring ekspansinya di sejumlah pasar lain. Produk Veev yang dapat digunakan kembali (reusable) kini dipasarkan dengan merek Veev One.[2]

Sejarah

sunting

Pada bulan November 2013, Philip Morris International mengumumkan rencana perusahaan untuk memasuki pasar rokok elektronik dengan mengembangkan teknologinya sendiri.[3] Pada tahun 2014, PMI mengakuisisi produsen rokok elektronik terbesar di Inggris, Nicocigs, yang memiliki merek 'Nicolites' dan 'Vivid': produk-produk ini didistribusikan oleh afiliasi PMI di Inggris hingga tahun 2019.[3][4] Pada tahun 2015, PMI juga menandatangani perjanjian dengan Altria untuk mendistribusikan rokok elektronik "MarkTen", yang oleh PMI diganti namanya menjadi "Solaris", di Spanyol. Penjualannya dihentikan pada tahun 2020.[3]

Pada tahun 2016, PMI meluncurkan rokok elektronik pertama yang dikembangkan sendiri dengan nama Mesh di beberapa kota di Inggris sebagai bagian dari fase uji coba, sebelum didistribusikan lebih luas secara nasional mulai tahun 2018.[3]

Pada tahun 2019, CEO PMI saat itu, Andrรฉ Calantzopoulos mengumumkan peluncuran internasional generasi baru rokok elektronik milik PMI. Veev Mesh ditarik dari pasar Inggris pada bulan April 2020. PMI menciptakan merek Veev (dipasarkan sebagai Iqos Veev di beberapa negara) sebagai penggantinya.[3] Peluncuran internasional Veev sangat terpengaruh oleh pandemi Covid-19.[5]

Rokok elektronik Veev pertama kali tersedia pada bulan September 2020 di Selandia Baru, kemudian diluncurkan ke 10 negara lain termasuk Italia di mana mereka telah menguasai 20% pasar rokok elektronik lokal pada kuartal kedua tahun 2022.[3][6]

Tahun 2022 juga ditandai dengan peluncuran Veeba, sebuah rokok elektronik disposable, di Kanada, dan kemudian di Inggris.[6][7] Produk ini berganti nama menjadi Veev Now pada tahun 2023 seiring dengan ekspansi globalnya.[2]

Kontroversi

sunting

Portofolio produk Veev dipasarkan oleh PMI sebagai produk tembakau alternatif untuk membantu perokok dewasa beralih dari rokok ke produk alternatif bebas asap, bersama dengan produk tembakau yang dipanaskan (Iqos) dan produk oral bebas asap (Zyn) dalam portofolio produk bebas asap PMI.[8][9] Namun, beberapa peneliti mempertanyakan komitmen Philip Morris International untuk membantu perokok beralih ke produk alternatifnya: pada bulan Maret 2022, Profesor Robert K. Jackler dari Fakultas Kedokteran Universitas Stanford menyatakan: โ€œJelas terlihat bahwa kampanye Masa Depan Bebas Asap PMI tidak berfokus pada penghentian merokok, tetapi lebih pada legitimasi dan promosi perangkat penghantar nikotin alternatif, seperti produk tembakau yang dipanaskan Iqos dan rokok elektroniknya."[10]

Pada bulan Agustus 2022, PMI dikritik karena sebuah program di Australia, di mana rokok elektronik hanya dapat dijual dengan resep di apotek, yang mengusulkan untuk membayar apoteker agar memberikan resep berisikan Veev kepada pasien.[11] Perusahaan mengonfirmasi bahwa "program tersebut tidak pernah dilaksanakan".[12]

Referensi

sunting
  1. ^ LaSarre, Devin (2022-08-07). "Philip Morris International $PM: Analysis, Valuation, and Pricing, Comprehensive, 2022". Invariant. Diakses tanggal 2024-10-09.
  2. ^ a b "Philip Morris' VEEBA Disposable E-Cigarette Not Listed in MHRA Database". @2Firsts (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-10-09.
  3. ^ a b c d e f "E-cigarettes: Philip Morris International". TobaccoTactics. 2022-12-15.
  4. ^ Ese Erheriene (2014-06-26). "Philip Morris Strikes U.K. E-Cigarette Deal". Wall Street Journal. ISSNย 0099-9660.
  5. ^ "Newer Nicotine and Tobacco Products: Philip Morris International - Tobacco Tactics". www.tobaccotactics.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-10-09.
  6. ^ a b Capital, Librarian (2023-02-10). "Philip Morris: Solid Q4, Multiple Growth Drivers For 2023 Onwards (NYSE:PM) | Seeking Alpha". seekingalpha.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-10-09.
  7. ^ "Poised for Growth" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-10-09.
  8. ^ Caruana, Diane (2021-03-23). "PMI to Launch IQOS VEEV in Several Markets Throughout The Year". Vaping Post (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-10-09.
  9. ^ "Philip Morris s'invite sur le marchรฉ de la vape". Le Figaro (dalam bahasa Prancis). 2022-06-19. Diakses tanggal 2024-10-09.
  10. ^ Robert K. Jackler (2022-03-02). "Propaganda Crusades by Philip Morris International & Altria: "Smoke-Free Future" & "Moving Beyond Smoke" Campaigns" (PDF). Stanford University School of Medicine.
  11. ^ Kelly, Cait (2022-08-04). "Tobacco giant's cash for vapes scheme paused after backlash from Australian health experts". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSNย 0261-3077. Diakses tanggal 2024-10-09.
  12. ^ Elliott, Tim (2023-06-16). "'It's a joke': Why young vaping addicts say regulations won't work". The Sydney Morning Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-10-09.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Iqos

portofolio Iqos. Pada musim panas berikutnya, PMI mengganti nama Mesh menjadi Veev, dan meluncurkannya di Selandia Baru sebelum secara bertahap memperluas distribusinya

Philip Morris International

pemanas tembakau khusus untuk Bonds iqos. Veev (Vapour): diluncurkan pada tahun 2016 di Inggris dengan merek Veev Mesh, mengacu pada teknologi yang digunakan

HM Sampoerna

Sampoerna Kretek Dji Sam Soe Magnum Panamas Kretek IQOS A Splash Avolution TEREA Veev Pendapatan Rp 106.741 Triliun (FY 2018) Laba bersih Rp 13.538 Triliun (FY

Zyn (kantong nikotin)

portofolio perusahaan lainnya, seperti Iqos produk tembakau yang dipanaskan dan Veev produk vaping. Sebelumnya, Philip Morris International sudah memiliki kantong

Oksatomida

memiliki aktivitas antivirus terhadap virus ensefalitis equinae Venezuela (VEEV). Obat ini dipatenkan pada tahun 1976 dan mulai digunakan dalam bidang medis

Molnupiravir

menemukan obat antivirus yang menyasar virus ensefalitis kuda Venezuela (VEEV), yang mengarah kepada penemuan EIDD-1931 Ketika diubah menjadi bakal obat

Daftar perusahaan yang tercatat di Bursa Efek New York (V)

Amerika Serikat Vectrus Inc. VEC Amerika Serikat Veeva Systems Inc Class A VEEV Amerika Serikat Ventas Inc. VTR Amerika Serikat VeriFone Systems, Inc. PAY