Komet Bode
Gambar dari Johann Elert Bode
Penemuan
Ditemukan oleh:Johann Elert Bode
Ditemukan tanggal:6 Januari 1779
Nama lain:C/1779 A1 (Bode)
Karakteristik orbit A
Epos:1779
Perihelion:0,89 SA
Eksentrisitas orbit:~1.0 (hampir parabolis)
Inklinasi:28ยฐ
Perihelion terakhir:1779
Perihelion yang akan datang:Tidak diketahui

Komet Bode (penamaan resmi: C/1779 A1 (Bode)) adalah sebuah komet non-periodik yang ditemukan oleh astronom Jerman Johann Elert Bode pada 6 Januari 1779.[1] Komet ini tercatat sebagai salah satu komet terang pada abad ke-18 dan diamati secara luas di Eropa, termasuk oleh Charles Messier.

Penemuan dan pengamatan

sunting

Komet ini pertama kali diamati di Berlin oleh Bode pada awal Januari 1779. Dalam waktu beberapa hari, komet ini juga diamati oleh sejumlah astronom lainnya termasuk Charles Messier dan William Herschel. Komet Bode mencapai magnitudo tampak +2 hingga +3 saat berada di perihelion pada akhir Januari.[1]

Komet ini melewati dekat planet Venus dan Bumi, namun tidak memiliki dampak signifikan terhadap planet-planet tersebut. Lintasan orbitnya menunjukkan karakteristik orbit hampir parabolis, sehingga komet ini kemungkinan berasal dari Awan Oort.

Orbit

sunting

Komet Bode memiliki orbit sangat lonjong dengan perihelion di sekitar 0,89 satuan astronomi. Inklinasi orbitnya terhadap ekliptika adalah sekitar 28ยฐ, yang menandakan kemiringan orbit menengah terhadap bidang orbit Bumi.[2]

Signifikansi historis

sunting

Komet Bode penting secara historis karena pengamatannya dilakukan oleh beberapa astronom ternama abad ke-18. Catatan observasi dari Messier dan Bode turut memberikan kontribusi awal terhadap katalogisasi dan pelacakan komet non-periodik dalam sejarah astronomi modern.[3]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b Kronk, Gary W. (1999). Cometography: A Catalog of Comets. Volume 1: Ancientโ€“1799. Cambridge University Press. hlm.ย 427.
  2. ^ "C/1779 A1 (Bode)". Jet Propulsion Laboratory. Diakses tanggal 22 Juni 2025.
  3. ^ Ho, P. Y. (1975). "The Role of Charles Messier in Eighteenth-Century Cometary Astronomy". Journal for the History of Astronomy. 6 (1): 19โ€“31.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

W.A. Bode

setugasnya bekerja terus sejak tahun 1930. Dalam tugas penerjemahannya Bode dibantu oleh A.W. Keiluhu dari Ambon dan Mashohor dari Perak. Mashohor kemudian diganti

Museum Bode

Museum Bode, sebelumnya disebut Kaiser-Friedrich-Museum (Museum Kaisar Frederick), adalah sebuah bangunan terdaftar di Museum Island di pusat bersejarah

Alkitab Terjemahan Baru

merupakan gabungan kitab-kitab Perjanjian Lama versi terjemahan Werner August Bode dan Perjanjian Baru versi terjemahan Hillebrandus Cornelius Klinkert, kemudian

Albert Cornelius Ruyl

Anda. Lembaga Alkitab Indonesia, Jakarta. Halaman 46-48. McGavran, Grace W. 1989. Alkitab di Seluruh Dunia: 48 Kisah Nyata. Lembaga Literatur Baptis

Alkitab Terjemahan Lama

1958, yaitu gabungan Perjanjian Lama Klinkert (1879) dan Perjanjian Baru Bode (1938). Sementara itu, terjemahan baru yang dipersiapkan LAI akhirnya selesai

Sejarah penerjemahan Alkitab ke dalam rumpun bahasa di Indonesia

(1958) yang menggabungkan Perjanjian Lama Klinkert (1870) dan Perjanjian Baru Bode (1938) di dalam satu edisi. Alkitab Ende (1968) yang diterbitkan oleh Gereja

Lembaga Biblika Indonesia

Klinkert (1829 - 1913)ย ยท J. Boumaย ยท W. A. Bode (1890 - 1942)ย ยท Bahasa-bahasa daerah A. Schreiberย ยท A.C. Kruytย ยท A.M. Naiolaย ยท Aru Pancanaย ยท August Friederich

Penerjemahan Alkitab ke bahasa-bahasa Nusantara

Perjanjian Lama Klinkert (1879), dalam bahasa Melayu, dan Perjanjian Baru Bode (1938) juga dalam bahasa Melayu, yang disebut "publikasi darurat" Alkitab