| Wali Kota Metro | |
|---|---|
| Pemerintah Kota Metro | |
| Kediaman | Rumah Jabatan Wali Kota Metro, Lampung |
| Masa jabatan | 5 tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan |
| Dibentuk | 2000 |
| Pejabat pertama | Mozes Herman |
| Wakil | Rafieq Adi Pradana |
| Situs web | Situs web resmi |
Berikut adalah daftar Wali Kota Metro secara definitif sejak tahun 2000 di bawah Pemerintah Republik Indonesia.
| No. | Wali Kota | Potret | Partai | Awal | Akhir | Masa jabatan | Periode | Wakil | Ref. | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Mozes Herman (Lahir 1951) |
Non Partai | 2000 | 2005 | 4–5 tahun | 1 (2000) |
Lukman Hakim | ||||
| 2 | Lukman Hakim (Lahir 1952) |
Non Partai | 20 Agustus 2005 | 20 Agustus 2010 | 5 tahun, 0 hari | 2 (2005) |
Djohan | [1] | |||
| 20 Agustus 2010 | 20 Agustus 2015 | 5 tahun, 0 hari | 3 (2010) |
Saleh Chandra | |||||||
| 3 | Ahmad Pairin (1950—2022) |
PDI-P | 17 Februari 2016 | 17 Februari 2021 | 5 tahun, 0 hari | 4 (2015) |
Djohan | [2][3] | |||
| 4 | Wahdi Siradjuddin (Lahir 1967) |
PDI-P | 26 Februari 2021 | 20 Februari 2025 | 3 tahun, 360 hari | 5 (2020) |
Qomaru Zaman | [4][5] | |||
| 5 | Bambang Iman Santoso (Lahir 1972) |
Demokrat | 20 Februari 2025 | Petahana | 1 tahun, 84 hari | 6 (2024) |
Muhammad Rafieq Adi Pradana | [6] | |||
Pengganti sementara
suntingDalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala daerah yang mengajukan diri untuk cuti atau berhenti sementara dari jabatannya kepada pemerintah pusat, maka Menteri Dalam Negeri menyiapkan penggantinya yang merupakan birokrat di pemerintah daerah atau bahkan wakil wali kota, termasuk ketika posisi wali kota berada dalam masa transisi.
| Potret | Wali Kota | Partai | Awal | Akhir | Durasi | Periode | Definitif | Ref. | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Joko Umar Said (Lahir 1948) (Penjabat) |
Non Partisan | 2004 | 2005 | 0–1 tahun | — | Transisi (2004—2005) | [7] | |||
| Achmad Chrisna Putra (Lahir 1961) (Penjabat) |
Non Partisan | 20 Agustus 2015 | 17 Februari 2016 | 181 hari | — | Transisi (2015—2016) | [8] | |||
| Misnan (?-) (Pelaksana Harian) |
Non Partisan | 17 Februari 2021 | 26 Februari 2021 | 9 hari | — | Transisi (2021) | ||||
| Descatama Paksi Muda (?-) (Penjabat Sementara) |
Non Partisan | 24 September 2024 | 23 November 2024 | 60 hari | 5 (2020) |
Wahdi Siradjuddin | [a][9] | |||
- Catatan
- ^ Bupati Wahdi Siradjuddin dan Wakil Bupati Qomaru Zaman cuti kampanye pada Pemilihan umum Wali Kota Metro 2024 dari 25 September 2024 hingga 23 November 2024, jabatan bupati sementara dipegang oleh Pejabat Sementara (Pjs.) Bupati Descatama Paksi Muda.
Referensi
sunting- ^ "Pemerintah Kota Metro". Indoplaces.com. Diakses tanggal 2019-02-12.
- ^ Feb 2016, Ahmad Romadoni 17; Wib, 14:59. "Lantik Wali Kota dan Bupati di Lampung, Ini Imbauan Ketua MPR". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-02-12. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ "Karangan Bunga Banjiri Pemkot Metro Akhir Masa Jabatan Wali kota dan Wakil Wali kota Metro". Haluan Indonesia. 2021-02-17. Diakses tanggal 2021-02-20.
- ^ "Walikota dan Wakil Walikota Metro Dilantik, Ini Prioritas Pembangunan di Awal Jabatannya". Walikota dan Wakil Walikota Metro Dilantik, Ini Prioritas Pembangunan di Awal Jabatannya. Diakses tanggal 2026-02-16.
- ^ "Resmi Dilantik, Walikota dan Wakil Walikota Metro Sampaikan Hal ini". RAKYAT NEWS. 2021-02-26. Diakses tanggal 2026-02-16.
- ^ "Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Antusias Ikuti Gladi Bersih Pelantikan di Istana Negara". Tribunnews. 2025-02-19. Diakses tanggal 2025-02-20.
- ^ "Joko Umar Said". lampung-script.berani.web.id. Diakses tanggal 2019-02-12.
- ^ Pilar, Harian (2015-09-14). "Chrisna Putra Pertahankan Predikat Metro Kota Pendidikan". Harian Pilar. Diakses tanggal 2019-02-12.
- ^ dinamik, redaksi (2024-09-24). "Jadi Pjs Wali kota Metro, Descatama Paksi Moeda Prioritaskan Netralitas ASN dan Stunting". Dinamik. Diakses tanggal 2024-10-12.