Dinasti Sargonid
liblibbi ล arru-kฤซn[n 1]
Keluarga kerjaan
Prasasti dengan gambar putra mahkota Sargonid, ca 704โ€“681 SM, dipamerkan di Metropolitan Museum of Art
Keluarga indukDinasti Adaside (?)
NegaraAsiria
Babilonia
Didirikan722 SM
PendiriSargon II
Penguasa terakhirAshur-uballit II
GelarRaja Asiria
Raja Babilonia
Raja Tanah
Raja Sumeria dan Akkad
Raja Empat Penjuru
Raja Alam Semesta
Raja Diraja Mesir dan Kush
TradisiAgama Mesopotamia kuno
Pembubaranca 608โ€“606 SM
Turun takhta626 SM (Babilonia)
609 SM (Asiria)

Dinasti Sargonid adalah dinasti pemerintahan terakhir Asiria, yang berkuasa sebagai raja Asiria pada Kekaisaran Neo-Asiria selama lebih dari seabad dari kenaikan Sargon II pada 722 SM sampai kejatuhan Asiria pada 609 SM. Meskipun Asiria jatuh pada masa kekuasaan mereka, dinasti Sargonid memerintah negara tersebut pada masa puncak kekuasaannya dan tiga penerus langsung Sargon II yakni Sanherib (m.ย 705โ€“681 SM), Esarhaddon (m.ย 681โ€“669 SM) dan Ashurbanipal (m.ย 669โ€“631 SM) umumnya dipandang sebagai tiga penguasa Asiria terbesar. Meskipun dinasti tersebut meliputi tujuh raja Asyur, dua raja vasal di Babilonia dan sejumlah pangeran dan putri, istilah "Sargonid" terkadang dipakai sendiri untuk Sanherib, Esarhaddon dan Ashurbanipal.

Catatan

sunting
  1. ^ liblibbi ล arru-kฤซn artinya "keturunan Sargon", merujuk kepada Sargon II.[1] Deskripsi silsilah ini dipakai oleh banyak anggota dinasti, yang meliputi Shamash-shum-ukin[1] dan Sinsharishkun,[2] dalam gelar keningratan mereka.

Referensi

sunting
  1. ^ a b Karlsson 2017, hlm.ย 10.
  2. ^ Luckenbill 1927, hlm.ย 413.

Daftar pustaka

sunting

Sumber web

sunting
  • "Ashurbanipal". Encyclopaedia Britannica. Diakses tanggal 28 November 2019.
  • Mark, Joshua J. (2009). "Ashurbanipal". Ancient History Encyclopedia. Diakses tanggal 28 November 2019. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
  • Mark, Joshua J. (2014). "Esarhaddon". Ancient History Encyclopedia. Diakses tanggal 23 November 2019.
  • Mark, Joshua J. (2014). "Sargonid Dynasty". Ancient History Encyclopedia. Diakses tanggal 9 December 2019.
  • Mark, Joshua J. (2014). "Sargon II". Ancient History Encyclopedia. Diakses tanggal 9 February 2020.
  • Parpola, Simo (1980). "The Murderer of Sennacherib". Gateways to Babylon. Diakses tanggal 11 February 2020. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
  • Radner, Karen (2012). "Sargon II, king of Assyria (721-705 BC)". Assyrian empire builders. Diakses tanggal 9 February 2020. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)
  • Radner, Karen (2013). "Royal marriage alliances and noble hostages". Assyrian empire builders. Diakses tanggal 26 November 2019. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Enheduanna

karya-karya tersebut kepadanya sebagai bagian dari narasi legendaris wangsa Sargon dari Akkadia dalam tradisi Babilonia di kemudian hari. Ingatan budaya

Sanherib

kemangkatan ayahnya, Sargon II, pada tahun 705 SM sampai dengan akhir hayatnya pada tahun 681 SM. Raja kedua dari Wangsa Sargon ini terbilang salah seorang

Sumer

meneruskan kebiasaan mendaku diri sebagai dewa yang merupakan adat raja-raja wangsa Sargon. Kulawangsa Lagasy sebelumnya, Gudea dan anak-cucunya juga memajukan

Sungai Efrat

naskah-naskah beraksara paku yang ditemukan di kota ล urupak dan di kota Nipur pra-Sargon yang berada di kawasan selatan Irak. Naskah-naskah ini diperkirakan berasal

Syamas-syum-ukin

bawaan (link) Frahm, Eckart (2005). "Observations on the Name and Age of Sargon II and on Some Patterns of Assyrian Royal Onomastics" (PDF). NABU. 2: 46โ€“50

Sargon I

Sargon I (juga ditulis sebagai ล arru-kฤซn I dan Sharru-ken I) merupakan seorang raja (Iลกลกiโ€™ak Aลกลกur, "Pelayan Assur") dari Kekaisaran Asyur Kuno dari sekitar

Salmaneser V

hari ke-12 bulan Tebet 722 SM dan tahtanya diambil alih oleh saudaranya Sargon II. Saat wafatnya Tiglat-Pileser, ia meneruskan tahta Asyur pada hari ke-25

Babilonia

keberadaan kota Babilon adalah sekeping loh lempung dari masa pemerintahan Raja Sargon Agung (2334โ€“2279 SM) sekitar abad ke-23 SM. Ketika itu Babilon hanya sebuah