📑 Table of Contents
Infotaula de geografia políticaWasith, Irak
situs arkeologi Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
PetaKoordinat: 32°11′20.800″N 46°16′54.200″E / 32.18911111°N 46.28172222°E / 32.18911111; 46.28172222 
Negara berdaulatIrak
Daftar kegubernuran di IrakKegubernuran Wasit Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIrak Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Zona waktu


Wasith adalah sebuah kota tua yang berada di antara Baghdad dan Basrah di Irak, di sisi barat Tigris di seberang sungai dari kota bersejarah Kashkar. Sekarang tempat ini berada dalam wilayah Kegubernuran Wasith, Irak bagian timur. Wilayah ini telah dimasukkan kedalam Daftar Tentatif Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tanggal 7 September 2000 untuk kategori Budaya.[1]

Sejarah

sunting

Kota ini dibangun oleh Al-Hajjaj bin Yusuf sebagai pusat administrasi bagi negeri Irak di akhir abad pertama Hijriyah (702 M). Kota ini pula tempat di mana Al-Hajaj meninggal pada 714 M.[2] Lingkupan keliling kotanya mencapai hingga 16 kilometer untuk sebuah kota kuno. Kota ini sempat ditinggalkan pada abad kesepuluh Hijriah akibat perubahan aliran sungai Tigris, tetapi kota tetap mampu bertahan karena lokasi yang jauh dari pengaruh pembangunan dan pertanian. Sebagian besar dari bangunannya menggunakan batu bata.[1]

Lihat pula

sunting

Rujukan

sunting
  1. ^ a b Wasit - UNESCO World Heritage Centre, dilihat pada 2014-03-23.
  2. ^ Mirecki, BeDuhn; Jason, Paul Allan (2007). Frontiers of faith: the Christian encounter with Manichaeism in the Acts of Archelaus. BRILL. hlm. 10. ISBN 978-90-04-16180-1.

32°14′N 46°18′E / 32.233°N 46.300°E / 32.233; 46.300

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kegubernuran Wasit

Kegubernuran Wasit (Arab: واسط) merupakan sebuah kegubernuran di Irak. Kegubernuran ini terletak di bagian timur di negara itu. Ibu kotanya ialah Al-Kut

Hadis

H.) Pengumpul pertama di Syam, Al-Auza'i (w. 95 H) Pengumpul pertama di Wasith, Husyain Al-Wasithy (104 - 188 H) Pengumpul pertama di Yaman, Ma'mar al-Azdy

Ahmad ar-Rifa'i

di Desa Hasan, Kegubernuran Wasith, Irak, dan meninggal di Desa Ummu 'Ubaidah, suatu tempat yang terletak di antara Wasith dan Basra. Beberapa di antara

Abul Hasan Asy-Syadzili

Di Irak, ia menemui pemimpin Thariqah Rifā’iyyah, Syekh Abul-Fattah Al-Wasithi. Dalam pertemuan tersebut, Imam Asy-Syādzili dinasihati untuk mencari seorang

Nurcholish Madjid

Islam yang murni, adalah pengemban tugas sebagai “mediator” atau penengah (wasith) antara berbagai kelompok umat manusia, dan diharapkan untuk menjadi saksi

Sa'id bin Jubair

mati di istana Hajjaj pada bulan Sya'ban tahun 95 H atau 714 M di kota Wasith. Beberapa bulan kemudian Hajjaj menyusul kematian Sa'id karena penyakit

Kekhalifahan Umayyah

lebih lanjut di Irak, al-Hajjaj mendirikan garnisun Suriah permanen di Wasith, terletak di antara Kufah dan Basra, dan melembagakan administrasi yang

Sejarah hadis

M) Khurasan - 'Abdullah bin Mubarrak (tahun 117 - 181 H / 735 - 798 M) Wasith (Irak) - Hasyim (tahun 95 - 153 H / 713 - 770 M) Jarir bin 'Abdullah Hamid