Inquiry into the nature and causes of the wealth of nations, 1922

An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations, umumnya dikenal sebagai The Wealth of Nations, adalah buku karangan Adam Smithโ€”seorang ekonom berkebangsaan Skotlandiaโ€”yang diterbitkan pada tanggal 9 Maret 1776 Dari judulnya sendiri, buku itu memberikan gambaran tentang bangsa-bangsa, khususnya di Eropa, yang kaya-kaya dan sejahtera, yang mana buku itu menjelaskan apa yang menjadi sumber kekayaan bangsa-bangsa. Pandangan orang pada masa itu adalah bahwa uang, emas, dan logam mulia yang menjadi sumber kekayaan bangsa-bangsa. Pandangan tersebut diruntuhkan oleh karya Adam Smith ini. Kekayaan bangsa-bangsa ditentukan oleh jumlah seluruh nilai produksi barang dan jasa yang dapat diperjual-belikan (yang kemudian dikenal Produk Domestik Bruto). Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa negara yang punya sedikit emas tetapi sangat produktif adalah negara yang lebih kaya dalam jangka panjang daripada negara yang punya banyak emas tetapi tidak produktif. Di samping itu, buku ini jelas sekali menggambarkan tentang politik ekonomi yang terjadi pada awal revolusi industri, dan diperkirakan menjadi buku teori ekonomi modern pertama yang mendapat sambutan luas di Inggris Raya, yaitu tempatnya pertama kali diterbitkan . Boleh dikatakan buku ini terbit pada masa yang tepat, karena langsung mendapatkan lahan praktik yang subur berkat revolusi industri di Inggris raya pada masa itu. Teori yang dikebangkan dalam buku ini juga menjadi semacam landasan dari kebijakan teori pasar bebas, karena di dalamnya dikemukakan bahwa peran campur tangan pemerintah dalam perkonomian harus dibatasi. Pembatasannya itu sedemikian rupa sehingga perekonomian berjalan dengan dikendalikan oleh tangan-tangan tak kelihatan (menurut istilah Adam Smith) yang tak lain adalah mekanisme tarikan permintaan dan penawaran yang sering disebut mekanisme pasar. Buku ini dipecah dalam 5 buku yang terbagi menjadi 2 jilid.

Bab pertama buku

sunting

Pada bab pertama Adam smith membahas tentang bagaimana cara bangsa bangsa yang barbar akhirnya mengenal cara bekerjasama dan akhirnya melakukan diferensiasi pekerjaan, menurut Adam Smith uang bukanlah sumber pertukaran yang sejati melainkan tenaga manusia lah yang menjadi sumber pertukaran yang sejati.

Setelah itu di singgung juga bagaimana sejarah awal perdagangan dan dampaknya bagi pengumpulan kekayaan bangsa-bangsa awal.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Adam Smith

berjudul An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (disingkat The Wealth of Nations) adalah buku pertama yang menggambarkan sejarah

Like a Dragon: Infinite Wealth

Like a Dragon: Infinite Wealth adalah sebuah permainan video tahun 2024 yang dibuat oleh SEGA dan Ryu Ga Gotoku Studio. Permainan tersebut dirilis tanggal

IQ and the Wealth of Nations

IQ and the Wealth of Nations adalah buku yang ditulis oleh psikolog Richard Lynn dan ilmuwan politik Tatu Vanhanen yang diterbitkan pada tahun 2002. Lynn

Bank DBS Indonesia

industri, bank ini juga memperoleh berbagai penghargaan, antara lain "Best Wealth Manager in Indonesia" dari The Asset dan "Best Foreign Exchange Bank in

Wealth (film)

Wealth adalah sebuah film drama bisu Amerika Serikat tahun 1921 garapan William Desmond Taylor, ditulis oleh Cosmo Hamilton dan Julia Crawford Ivers, serta

Gibran Rakabuming Raka

Diakses tanggal 10 October 2019. "Solo Election Candidate Gibran Rakabuming's Wealth Worth Rp22 billion". Tempo. 25 September 2020. Diarsipkan dari asli tanggal

Lukas Enembe

2017. Accessed 17 October 2017. Kharishar Kahfi, Papua governor clarifies wealth report to KPK. Jakarta Post, 5 October 2017. Accessed 17 October 2017. "Inilah

Teori Adam Smith

sangat terkenal yaitu buku An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations yang diterbitkan tahun 1766 menggambarkan sejarah perkembangan