Harimau

Tank Medium Modern Harimau TNI AD Batalyon Kavaleri 13 Tahun 2024
JenisTank Medium Modern
Negara asal Turki
 Indonesia
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan2023–Sekarang
Digunakan oleh Indonesia
Pada perangTidak ada
Sejarah produksi
PerancangFNSS Defence Systems
PT PINDAD
Tahun2015
Biaya produksiUS$7 Juta (Rp108,98 Miliar)
Diproduksi2017–Sekarang
Jumlah produksi18 (Rencana: 412 Unit)[1]
Spesifikasi
Berat30–35 ton
PanjangLambung: 6,952 m; dengan laras senjata: 9,105 m
Lebar3,36 m
Tinggi2,456 m atap kubah
Awak3 (komandan, penembak, pengemudi)

PerisaiSTANAG 4569[2] level 4 untuk pelindung lambung[3]
Pelindung modular tambahan sampai STANAG level 5, mampu menahan peluru 30 mm dari depan

Lambung berbentuk V untuk menahan hulu ledak 10 kg ranjau anti tank

Senjata
utama
Meriam Cockerill 105 mm[4]
Senjata
pelengkap
Senapan mesin 7,62 mm
Jenis MesinMesin diesel Caterpillar C13
711 hp
Daya kuda/ton22,2 hp/ton
SuspensiPegas batang (torsion bar)
Kecepatan70 km/jam (spesifikasi), 78 km/jam (hasil pengujian)[5]

Kaplan MT / Harimau adalah tank ringan/tank medium yang dikembangkan bersama oleh pabrikan Turki FNSS dan pabrikan Indonesia PT Pindad. Program pengembangan tank tersebut disebut Modern Medium Weight Tank (MMWT). Tank itu sendiri dinamakan Kaplan MT oleh Turki dan Harimau oleh Indonesia.

Sejarah

sunting

Pemerintah Indonesia dan Turki pertama kali menyepakati kerjasama pada Mei 2015 untuk bersama-sama mengembangkan 'Tank Medium Modern' untuk Angkatan Darat Indonesia dengan biaya yang dilaporkan sebesar 30 juta dolar AS.[6] Tahap pengembangan dari program ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 37 bulan, dengan purwarupa pertama diproduksi di Turki, dan yang kedua di Indonesia.[7] Hak milik intelektual disepakati untuk dibagi antara kedua pemerintahan.

Pada tanggal 1 November 2016, selama pameran Indo Defence tahun 2016, model pertama dari tank ini diluncurkan, bersama dengan beberapa spesifikasi teknisnya.[8] Yang paling menonjol, keseluruhan bobot kendaraan dilaporkan sekitar 35 ton, dan persenjataan utama akan disediakan oleh turret buatan Belgia yang dikembangkan oleh CMI Defense yang menampilkan meriam kaliber 105mm, yang mampu menembakkan berbagai proyektil.

Selain itu, tank ini juga memiliki fitur senapan mesin kaliber 7,62 mm sebagai daya gempur maksimum. Tank harimu adalah tipe medium tank yang memang didesain khusus untuk daerah operasi tropis seperti di hutan yang banyak ada di wilayah sepanjang khatulistiwa. Tak heran bila tank harimau juga diminati oleh negara-negara tetangga.[9]

Pada IDEF 2017 (9 Mei 2017), purwarupa pertama dari tank ini dipamerkan. Tank ini dapat dipasang dengan meriam Cockerill XC-8 105mm atau meriam modular Cockerill 3105. Selain itu, tank ini menggunakan armor modular sehingga dapat diganti dengan cepat ketika rusak.[10]

Pada 5 September 2018, manajer umum FNSS mengatakan kepada kantor berita Anadolu Agency Turki bahwa tank tersebut telah melewati tes kualifikasi yang diperlukan selama berbulan-bulan untuk Angkatan Darat Indonesia, dan siap untuk produksi massal. Dia menyatakan bahwa batch pertama dari 20 hingga 25 tank dapat dipesan paling cepat akhir 2018, dan jumlah tank yang akan diproduksi kemungkinan akan berada di antara 200 dan 400 tank.[11]

Pada 7 Februari 2020, diumumkan bahwa produksi massal MMWT telah dimulai.[12]

Dalam IDEF 2021 (17–20 Agustus 2021), model produksi Harimau/Kaplan MT diperlihatkan. Banyak perbaikan dilakukan pada tank selama transisi dari prototipe ke produksi massal. Dalam konteks ini, visibilitas pengemudi dan penanganan ergonomis telah ditingkatkan. Desain bodi disempurnakan sejalan dengan umpan balik dari pengguna akhir. Berdasarkan pengalaman yang diperoleh dari pengujian, perbaikan dilakukan pada sistem menara, grup transmisi daya, sistem pendingin, dan sistem suspensi.[13]

Varian

sunting

Kaplan / Harimau APC

sunting
Harimau APC di Indo Defence 2024

FNSS dan Pindad menandatangani perjanjian pada Oktober 2024 untuk memproduksi dua prototipe varian armored personnel carrier (APC) dari platform MMWT guna memenuhi kontrak Angkatan Darat Indonesia untuk kendaraan pembawa personel lapis baja beroda rantai seberat 30 ton. Prototipe pertama dibangun oleh FNSS dan yang kedua oleh Pindad, dengan kedua unit dijadwalkan untuk dikirim pada tahun 2026.[14] APC ini memiliki tiga awak—pengemudi, penembak, komandan kendaraan—dan dapat membawa 10 prajurit. Kaplan / Harimau APC dirancang secara modular dan dapat dilengkapi dengan berbagai kubah meriam berkawak maupun tanpa awak. Harimau APC pertama diluncurkan pada Indo Defence Expo 2024 yang diselenggarakan pada 11–14 Juni 2025.[15]

Kaplan FSRV

sunting

Kaplan Fire Support and Reconnaissance Vehicle (FSRV) adalah kendaraan tempur lapis baja beroda rantai Turki buatan FNSS yang diturunkan dari Kaplan MT. Diluncurkan pada IDEF 2025 di Istanbul, kendaraan ini memadukan sasis Kaplan dengan kubah meriam dua awak TEBER-II 30/40 yang mengintegrasikan meriam otomatis (autocannon) yang dapat dikonversi dari kaliber 30mm ke 40mm, ditambah peluncur ganda untuk ATGM atau munisi pintar (loitering munition) yang terintegrasi di setiap sisi kubah dengan 4 rudal cadangan tambahan yang disimpan di bawah kompartemen lapis baja. Sistemnya mencakup manajemen pertempuran, alat bidik termal standar dan LSR, serta pelacakan target otomatis—dengan opsi kamera 360 derajat, drone yang diluncurkan dari tabung atau drone tertambat untuk pengintaian, serta paket Peperangan Elektronik. Platform FSRV ini ditujukan untuk misi ISTAR (intelijen, pengawasan, akuisisi target, dan pengintaian) dan untuk memberikan dukungan tembakan langsung di depan pasukan utama, dengan konfigurasi yang disesuaikan untuk lingkungan perkotaan dan medan yang padat dengan drone.[16]

CFL-120 "Karpat"

sunting

Peluncuran CFL-120 "Karpat" di pameran pertahanan IDEB di Bratislava menandai lompatan signifikan dalam teknologi kendaraan tempur darat. Proyek kolaborasi antara FNSS (Turki) dan Czechoslovak Group/CSG (Ceko/Slovakia) ini secara efektif menggabungkan mobilitas sasis tank medium Kaplan MT dengan daya tembak tank berkaliber besar. Meskipun dipamerkan di Eropa melalui kolaborasi dengan perusahaan Ceko/Slovakia, integrasi ini juga memiliki signifikansi historis mengingat sasis dasarnya (Kaplan MT/Harimau) merupakan program pengembangan bersama antara FNSS dan Pindad dari Indonesia, namun dimodifikasi dengan meriam utama 120mm yang lebih kuat.[17]


Spesifikasi

sunting

Sumber:[18][19]

  • Berat Total: 36 ton
  • Kecepatan maksimum: 78 km/h
  • Tenaga mesin: 711 hp
  • Transmisi: Otomatis penuh
  • Jarak jelajah: 750 km
  • Rasio tenaga terhadap berat: 22,2 hp/ton
  • Kaliber meriam: Cockerill 105 mm high-pressure
  • Senapan kedua: Senapan mesin 7.62 mm
  • Gradien: 60%
  • Kemiringan sisi: 30%
  • Tanjakan hambatan: 0,9 m
  • Penyeberangan: 2 m

Pengguna

sunting

Pengguna masa depan

sunting
  •  Indonesia: 18 unit mulai diproduksi. 10 unit sudah selesai diproduksi dan siap dikirim pada 2022. dan 8 sisanya sudah dikirim pada 2024, rencana produksi 200-400 Unit

.[20][21][22]

Pengguna potensial

sunting
  •  Brunei: Menyatakan minat pada November 2018.[23]
  •  Ghana: Menyatakan minat pada November 2019.[24]

Tawaran gagal

sunting
  •  Bangladesh: Menyatakan minat pada September 2018[23][25] tetapi kemudian memilih tank ringan VT-5.
  •  Filipina: Menyatakan minat pada September 2018.[26] Pada awal Agustus 2020, Departemen Pertahanan Nasional (Filipina) telah merilis Pemberitahuan Penghargaan yang memilih tank ringan Sabrah ASCOD 2[27] daripada Kaplan MT/Harimau.[28][29]

Lihat juga

sunting

Pesaing sezaman

sunting

Tank dengan daya tembak yang sebanding

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ https://www.aa.com.tr/id/ekonomi/indonesia-targetkan-produksi-412-medium-tank-/1453779#
  2. ^ Kable Intelligence Limited (2018). "Kaplan MT Modern Medium-Weight Tank". www.army-technology.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-03-15. Diakses tanggal 29 April 2018.
  3. ^ "Technical Specifications - FNSS Savunma Sistemleri A.Ş." FNSS Savunma Sistemleri A.Ş. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-06. Diakses tanggal 29 April 2018.
  4. ^ "KAPLAN MT - FNSS Savunma Sistemleri A.Ş." FNSS Savunma Sistemleri A.Ş. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-24. Diakses tanggal 29 April 2018.
  5. ^ Indomiliter.com Official Channel (2018-08-10), Hadapi Medan Berat, Medium Tank Pindad Jalani Uji Dinamis, diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-08, diakses tanggal 2018-09-02
  6. ^ Gumilang, Prima (2 November 2016). "Industri Pertahanan Akan Teken Kerja Sama di Indo Defence". CNN Indonesia (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-04. Diakses tanggal 2 November 2016. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  7. ^ "Turkey, Indonesia agree to develop medium-weight tank". Ankara. 7 May 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-03. Diakses tanggal 2 November 2016.
  8. ^ "Light weight, low profile [INDODEF16-D1]". IHS Jane's 360. 1 November 2016. Diakses tanggal 2 November 2016.
  9. ^ "Tank Harimau, Alutsista Produksi Pindad Dilirik Banyak Negara". ZONA MILITER. 2021-10-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-15. Diakses tanggal 2022-12-26.
  10. ^ "FNSS Resmi Perlihatkan Kaplan MT, Prototipe Medium Tank Garapan Bersama PT Pindad – Indomiliter.com". www.indomiliter.com (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-04. Diakses tanggal 2017-10-04.
  11. ^ Dominguez, Gabriel (6 September 2018). "Kaplan MT ready for mass production, says report". IHS Jane's 360. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 September 2018. Diakses tanggal 7 September 2018.
  12. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-06. Diakses tanggal 2020-08-28.
  13. ^ "Seri üretimdeki Kaplan tankı IDEF'te boy gösterecek". www.aa.com.tr. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-06. Diakses tanggal 2021-08-18.
  14. ^ Perdana, Gilang (23 October 2024). "Lanjutkan Pengembangan Medium Tank Harimau, PT Pindad dan FNSS Luncurkan "Kaplan APC" – Dibekali Sistem Perlindungan Modular". indomiliter.com. Diakses tanggal 21 July 2025.
  15. ^ "FNSS/PT Pindad: Kaplan/Harimau APC, is revealed at Indo Defence 2025". edrmagazine.eu. 12 June 2025. Diakses tanggal 21 July 2025.
  16. ^ "KAPLAN FSRV IDEF 2025 Unveiled". fnss.com. Diakses tanggal 21 October 2025.
  17. ^ "Czechoslovak Group Unveils New CFL-120 Karpat Medium Tank with 120mm Gun". militarnyi.com. Diakses tanggal 2 June 2026.
  18. ^ "Kaplan MT, Medium Tank FNSS-Pindad (foto) Part 2". LANCER CELL (dalam bahasa American English). 2017-05-10. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-04. Diakses tanggal 2017-10-04.
  19. ^ antaranews.com. "Medium Tank Buatan Anak Negeri - ANTARA News". ANTARA News. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-09-02. Diakses tanggal 2018-09-02.
  20. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-13. Diakses tanggal 2020-08-28.
  21. ^ "Archived copy". Pikiran-Rakyat.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-03-30. Diakses tanggal 2019-07-01. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  22. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-02-25. Diakses tanggal 2020-08-28.
  23. ^ a b Grevatt, Jon (8 November 2018). "Indo Defence 2018: PT Pindad pursues medium tank exports". IHS Jane's 360. Jakarta. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 November 2018. Diakses tanggal 10 November 2018.
  24. ^ "Ghanaian military interested in equipment from Indonesia's PT Pindad". defenceWeb. 2 December 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-09. Diakses tanggal 2022-01-12.
  25. ^ Dominguez, Gabriel (10 September 2018). "Philippines, Bangladesh interested in Kaplan MT". IHS Jane's 360. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 September 2018. Diakses tanggal 10 September 2018.
  26. ^ "Janes | Latest defence and security news". Janes.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-12. Diakses tanggal 2020-10-24.
  27. ^ Sabrah Light Tank, Elbit Systems, diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-23, diakses tanggal 2022-01-12
  28. ^ "Elbit to supply Sabrah light tanks to Philippine Army | Israel Defense". www.israeldefense.co.il (dalam bahasa Inggris). 8 October 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-08. Diakses tanggal 2020-10-29.
  29. ^ "PREMIUM: Philippines selects new tracked and wheeled armour - Land Warfare - Shephard Media". www.shephardmedia.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-06. Diakses tanggal 2020-10-29.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

The Heirs

Gyun-dyeo-ra – Sangsokjadeul; lit. "He Who Wishes To Wear the Crown, Endure Its Weight – The Heirs"; bahasa Indonesia: Dia yang Ingin Memakai Mahkota, Bertahan

HMX

Melting Explosive, High-velocity Military Explosive, atau High-Molecular-weight RDX. HMX adalah bahan peledak yang kuat dan relatif stabil. Stabilitas ini

Michael Jordan

Jordan's weight fluctuated from 195 pon (88 kg) to 223 pon (101 kg) during the course of his professional career. However, his listed weight was 216 pon

Weight Gain 4000

Weight Gain 4000 adalah episode ketiga dalam serial South Park musim pertama. Episode ini merupakan episode ketiga dalam sejarah South Park. Weight Gain

Suzuki Satria F150

dengan bobot sangat ringan yaitu 109 KG. Sehingga dapat mencapai Power Weight to Ratio (PWR) 0,1669724771, di mana ini merupakan yang terbesar di kelas

Pesawat terbang

(relative wind). Weight gaya berat adalah kombinasi berat dari muatan pesawat itu sendiri, awak pesawat, bahan bakar, dan kargo atau bagasi. Weight menarik pesawat

WW

War, perang dunia, perang yang melibatkan sebagian besar negara dunia. Weight Watchers, perusahaan Amerika Serikat yg bergerak dibidang diet, kode: WW

C-130 Hercules

093 m) at 155,000 lb (70,300 kg) max gross weight; 1,400 ft (427 m) at 80,000 lb (36,300 kg) gross weight C-130 Hercules "Family Ties: Three Generations