📑 Table of Contents

Will Roscoe
Lahir8 Februari 1955
Tempat tinggalSan Francisco, California, AS
PekerjaanAktivis

Will Roscoe (8 Februari 1955) adalah seorang aktivis, cendekiawan, dan penulis asal San Francisco, California.

Kehidupan awal

sunting

Will Roscoe lahir pada 8 Februari 1955. Ia besar di Missoula, Montana.

Aktivisme gay

sunting

Roscoe membantu mendirikan Lambda Alliance di Universitas Montana, organisasi LGBT pertama di negara bagian itu pada 1975.[1] Ia mengukti magang di National Gay and Lesbian Task Force pada 1976, dan tahun berikutnya ia mendirikan Oregon Gay Alliance, koalisi kelompok di negara bagian tersebut.

Referensi

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Seks anal dalam Islam

(1997). "Mohammad and Male Homosexuality". Dalam Stephen O. Murray & Will Roscoe (ed.). Islamic Homosexualities: Culture, History and Literature. New

Islam dan LGBT

Stephen O. (1997). "The Will Not to Know: Islamic Accommodations of Male Homosexuality". Dalam Murray, Stephen O.; Roscoe, Will (ed.). Islamic Homosexualities:

Roscoe Lee Brown

Roscoe Lee Browne (Mei 2, 1922 โ€“ April 11, 2007) adalah seorang aktor dan sutradara berkebangsaan Amerika Serikat. Namanya dikenal melalui sulih suara

The Man Who Saw Tomorrow (film 1922)

Frank Condon, Will M. Ritchey, dan Perley Poore Sheehan. Film tersebut menampilkan Thomas Meighan, Theodore Roberts, Leatrice Joy, Alan Roscoe, Alec B. Francis

Reacher (seri TV)

dibebaskan, dia bekerja sama dengan dua polisi jujur, Oscar Finlay dan Roscoe Conklin, untuk menyelidiki sebuah konspirasi lokal yang melibatkan petugas

Dua-jiwa

Tribes". Rewire. Diakses tanggal Oct 17, 2016. Non-Native anthropologist Will Roscoe gets much of the public credit for coining the term two spirit. However

Sejarah homoseksualitas

berbagai bentuk ekspresi homoseksual. Antropolog Stephen O. Murray dan Will Roscoe melaporkan bahwa perempuan di Lesotho melakukan sanksi sosial berupa

Homoseksualitas

berbagai bentuk ekspresi homoseksual. Antropolog Stephen O. Murray dan Will Roscoe melaporkan bahwa perempuan di Lesotho melakukan sanksi sosial berupa