Winayaka dapat mengacu pada beberapa hal berikut:
Mitologi Hindu
sunting- Para Winayaka, makhluk pembuat kekacauan.
- Nama lain Ganesa, dewa penguasa rintangan.
- Nama istri Garuda, burung suci yang menjadi wahana Wisnu.
Winayaka dapat mengacu pada beberapa hal berikut:
berlengan empat dan berbadan gemuk. Ia dikenal pula dengan nama Ganapati, Winayaka dan Pilleyar. Dalam tradisi pewayangan, ia disebut Bhatara Gana, dan dianggap
memiliki putra bernama Sempati (Sampāti) dan istrinya adalah Unati atau Winayaka. Menurut kitab Mahabharata, orang tuanya memberinya kebebasan untuk memangsa
dan putra-putra dewata, 25 la pañca. kuśika, nandīśwara, mahākāla ṣad-wināyaka nāga-rāja durggādewī catur-āśra, ananta surendra ananta hyang kāla-mrětyu
kinnara gandharwwa widyādhara dewaputra nandīśwara mahākala nāgarā 27. ja wināyaka lor kidul kulwan wetan dikwidik i sor i ruhur sakweḥ ta dewata prasiddha
setengah dewa), Bidadara, putra dewa , dewa Nandi , MaKakala, raja ular, 6. Winayaka, dewi Durga , dan kamu para dewata , hendaknya menjaga/melindungi keraton
Dawangsari berisi petuah dan pemujaan orang-orang sādhu (pendeta) kepada Wināyaka, nama lain dari Gaņeśa. Selain itu, disebutkan juga bahwa kebaikan dan
Wisnu dan Siwa, pembawa utama julukan Iswara, duduk di atas gunung bersama Laksmi dan Parwati, ditemani oleh Winayaka
dari sembilan pura di kompleks Pura Sad Kahyangan atau Pura Kahyangan Sad Winayaka dan merupakan tempat ibadah paling suci di Bali. Pura Lempuyang terletak