📑 Table of Contents
Penyerbuan Polandia
Bagian dari Perang Dunia II

Kapal Jerman Schleswig-Holstein, menembak Westerplatte, 1 September 1939.
Tanggal1 September – 6 Oktober 1939
(1 bulan, 5 hari)
LokasiPolandia dan Kota Merdeka Danzig
Hasil Kemenangan Blok Poros dan Soviet; Teritori Polandia terbagi antara Jerman dan Uni Soviet
Pihak terlibat
 Polandia Jerman Nazi
Uni Soviet
Slowakia
Tokoh dan pemimpin
Polandia Edward Rydz-Śmigły
Polandia Wacław Stachiewicz
Polandia Tadeusz Kutrzeba
Polandia Juliusz Rómmel
Fedor von Bock
Gerd von Rundstedt
Walter von Reichenau
Mikhail Kovalev
Semyon Timoshenko
Vasily Chuikov
Ferdinand Čatloš
Kekuatan
Polandia:
39 divisi,[1]
16 brigadir,[1]
4.300 senapan,[1]
880 tank,
800 pesawat[2]
Jumlah: 950.000
Jerman:
56 divisi,
4 brigadir,
9.000 senapan,[2]
2.500 tank,[2]
2.315 pesawat tempur[3]
Uni Soviet:
33+ divisi,
11+ brigadir,
4.959 senapan,
4.736 tank,
3.300 pesawat tempur
Slowakia:
3 divisi
Jumlah:
1.500.000 pasukan Jerman,[2]
800.000+ pasukan Soviet,
50.000 pasukan Slowakia
Seluruhnya: 2.350.000+
Korban
Polandia:
66.000 tewas,
133.700 terluka,
694.000 ditangkap
Jerman:
16.343 tewas,
27.280 terluka,
320 hilang
Uni Soviet:
1.475 tewas atau hilang,
2.383 terluka
Slowakia:
37 tewas,
114 terluka,
11 hilang

Penyerbuan Polandia 1939 (di Polandia juga disebut "Kampanye September", "Kampania wrześniowa," dan "Perang Defensif 1939," "Wojna obronna 1939 roku"; di Jerman, "Kampanye Polandia," "Polenfeldzug," , dan kadang-kadang disebut "Perang Polandia-Jerman 1939"), adalah invasi yang dilancarkan oleh Jerman Nazi, Uni Soviet, dan kontingen Slowakia yang merupakan sebab khusus Perang Dunia II.

Penyerbuan Polandia menandai dimulainya Perang Dunia II di Eropa. Sekutu Polandia: Britania Raya, Australia, dan Selandia Baru,[4] menyatakan perang kepada Jerman pada tanggal 3 September, yang segera diikuti oleh Prancis, Afrika Selatan, dan Kanada. Penyerbuan Polandia dimulai pada tanggal 1 September 1939, satu minggu setelah penandatanganan Pakta Molotov-Ribbentrop, dan penyerbuan ini berakhir pada tanggal 6 Oktober 1939, setelah Jerman dan Uni Soviet menduduki seluruh Polandia. Walaupun Britania Raya dan Prancis menyatakan perang setelah Jerman menyerang Polandia, sangat sedikit aksi militer langsung yang dilakukan (lihat Perang Phoney).

Dengan terjadinya Insiden Gleiwitz pada tanggal 31 Agustus 1939, pada 1 September, pasukan Jerman menyerang Polandia dari arah utara, selatan, dan barat. Pasukan Polandia terpencar untuk melindungi perbatasan panjang mereka, dan segera mundur ke timur. Setelah kekalahan Polandia pada pertengahan September dalam Pertempuran Bzura, tentara Polandia mulai mundur ke tenggara untuk melindungi przedmoście rumuńskie, tempat pasukan Polandia menunggu bantuan Sekutu.[5]

Pada tanggal 17 September 1939, tentara Merah Soviet menyerang daerah timur Polandia.[6] Soviet mengambil daerah mereka sesuai dengan pembagian pada pakta Molotov-Ribbentrop.[7] Pemerintah Polandia menyadari bahwa mempertahakan Przedmoście rumuńskie sudah tidak berguna dan memerintahkan evakuasi ke Rumania.[8] Pada 1 Oktober, Jerman dan Uni Soviet berhasil menguasai seluruh Polandia, walaupun pemerintah Polandia tidak pernah menyerah.

Setelah kampanye militer September, gerakan perlawanan dibentuk. Pasukan Polandia terus terlibat dalam operasi militer Sekutu.

Catatan kaki

sunting
  1. ^ a b c Переслегин. Вторая мировая: война между реальностями.- М.:Яуза, Эксмо, 2006, с.22; Р. Э. Дюпюи, Т. Н. Дюпюи. Всемирная история войн. — С-П,М: АСТ, кн.4, с.93
  2. ^ a b c d Ministry of Foreign Affairs. The 1939 Campaign Diarsipkan 2013-12-11 di Wayback Machine. Polish Ministry of Foreign Affairs, 2005
  3. ^ E.R Hooton, p85
  4. ^ History Group of the Ministry for Culture and Heritage, Wellington, New Zealand (2005). "Overview - New Zealand and the Second World War". New Zealand's History online (dalam bahasa English). Ministry for Culture and Heritage, Wellington, New Zealand. Diakses tanggal 2007-01-15. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  5. ^ Baliszewski, Most honoru
  6. ^ Fischer 1999–2000
  7. ^ Cienciala, Anna M. (2004). "The Coming of the War and Eastern Europe in World War II". University of Kansas. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-01. Diakses tanggal 2006-03-15.
  8. ^ (Sanford 2005, pp. 20–24)

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ryanair Penerbangan 4978

Office confirms: Ziobro ordered an investigation into the Ryanair plane]. Wprost (dalam bahasa Polski). 24 Mei 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal

Pemerkosaan

"war crimes". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-29. Numer: 17/18/2007 Wprost "Seksualne Niewolnice III Rzeszy". "holocaust studies". Diarsipkan dari

Ostarbeiter

2015. Cezary Gmyz, Wprost magazine (Number 17/18/2007), "Seksualne Niewolnice III Rzeszy" [Sex-slaves of the Third Reich] di www.wprost.pl Galat: URL arsip

Gereja Katolik di Polandia

"CBOS: Polak może nie chodzić do Kościoła, ale jajkiem się podzieli". Wprost. April 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-01. Diakses tanggal 2023-06-11

Zapiekanka

Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) "Zapiekanki z "keczukiem" wprost z przyczepy kempingowej: Poczatki malej gastronomii" [Zapiekanki with "ketchuk"

Bronisław Komorowski

web resmi Bronisław Komorowski (Inggris) Dewan Rendah Polandia ((Polandia) Versi bahasa Polandia) (Polandia) Civic Platform (Polandia) Wprost 24 l b s

Mathilde Marie dari Belgia

10 April 2023. Diakses tanggal 9 April 2023. "Królowa polsko-belgijska". Wprost.Pl (dalam bahasa Polski). 14 December 2008. Diarsipkan dari versi aslinya

Pangkalan terdepan Rumania

Soviet. Dariusz Baliszewski, (19 September 2004). "Most honoru". Tygodnik Wprost (dalam bahasa Polski) (1138). Diakses tanggal 24 March 2005. Pemeliharaan