Gambar mulut kering

Xerostomia adalah gejala berupa mulut kering akibat produksi kelenjar ludah yang berkurang. Gangguan produksi kelenjar ludah tersebut dapat diakibatkan oleh gangguan / penyakit pada pusat ludah, saraf pembawa rangsang ludah ataupun oleh perubahan komposisi faali elektrolit ludah. Gangguan tersebut di atas dapat terjadi oleh karena rasa takut / cemas, depresi, tumor otak, obat-obatan tertentu, penyakit kencing manis, penyakit ginjal dan penyakit radang selaput otak.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Venlafaksin

efek samping yang umum terjadi seperti hilangnya nafsu makan, sembelit, xerostomia, pusing, berkeringat, dan gangguan seksual. Kejadian efek samping yang

Kuetiapin

muncul seperti rasa mengantuk, sembelit, berat badan bertambah, dan juga xerostomia . Efek samping lainnya dari obat ini yakni bisa meningkatkan hipotensi

Pencernaan

karies pada gigi, seriawan pada mulut, parotitis, enteritis, hepatitis, xerostomia dan apendisitis. Gunawan, Andang (1999). Food Combining: Kombinasi Makanan

Tizanidin

diminum secara oral. Efek samping yang umum dari tizanidine termasuk xerostomia, kantuk, lemah, dan pusing. Efek samping yang serius mungkin termasuk

Sukralfat

dilaporkan (<0,5%) termasuk flatulensi, sakit kepala, hipofosfatemia, xerostomia (mulut kering), dan pembentukan bezoar. Penggunaan obat ini tidak dianjurkan

Trifluoperazin

menyebabkan somnolensi dan efek samping antikolinergik seperti mata merah dan xerostomia (mulut kering). Semua antipsikotik dapat menyebabkan sindrom neuroleptik

Antagonis muskarinik

bradikardia Antispasmodik untuk hipermotilitas gastrointestinal Retensi urin Xerostomia Penglihatan kabur depresi SSP Symax, HyoMax, Anaspaz, Egazil, Buwecon

Obat kumur

pengganti air liur untuk menetralkan asam dan menjaga mulut tetap lembap di xerostomia (mulut kering). Sebagian besar obat kumur yang digunakan sebagai kosmetik