📑 Table of Contents

Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya? adalah sebuah film Indonesia tahun 2026 yang disutradarai oleh Kuntz Agus, yang juga merangkap sebagai penulis naskah bersama Oka Aurora, serta diproduseri oleh Soemijato Muin dan Ody Mulya Hidayat. Film tersebut menandai debut perdana bagi rumah produksi Five Elements Pictures. Dalam proses produksinya, mereka berkolaborasi dengan Kults Creative serta mendapatkan dukungan penuh dari IFI Sinema, A&Z Films, dan Leo Pictures. Film ini berdasarkan buku yang ditulis oleh Khoirul Trian dengan judul yang sama.[1]

Film tersebut menampilkan Mawar Eva de Jongh, Rey Bong, Dwi Sasono, Unique Priscilla, Baskara Mahendra, dan Kiara McKenna. Film tersebut dirilis pada 9 April 2026.[2]

Sinopsis[3]

sunting

Seorang anak perempuan tumbuh serumah dengan ayah yang selalu ada namun tak pernah benar-benar hadir, ketika krisis keluarga memaksanya menanggung beban orang dewasa, ia harus belajar hidup tanpa arah yang seharusnya datang dari sosok yang paling ia rindukan ayahnya sendiri.

Dira (Mawar De Jongh) dan Darin (Rey Bong) tumbuh di bawah atap โ€œSoto Bu Liaโ€: sebuah rumah warung yang tampak akrab dari luar tapi dipenuhi bisu kata-kata yang tak sempat diucap dan janji-janji yang selalu meleset. Yudi (Dwi Sasono) ada di sana, tapi kehadirannya tidak pernah memberi arah, Lia (Unique Priscilla) bekerja tanpa henti, menutupi utang dan luka keluarga agar tampak utuh untuk anak-anaknya. Kenangan awal mereka manis dan sederhana, namun di bawahnya tersimpan kekosongan yang menunggu pemicu. Segalanya berubah saat sebuah insiden dalam rumah, ledakan kompor yang brutal menghantam langsung rutinitas keluarga.

Lia terluka parah, penopang utama rumah tangga runtuh. Lalu rumah menjadi rumah sakit darurat, dan beban biaya medis menjulang. Momen itu membuka pintu ke kerapuhan yang selama ini disembunyikan, utang yang menumpuk, ketidakpastian, dan kebenaran yang tak lagi bisa ditutup dengan senyum. Dari situ kehidupan keluarga yang semula berputar dalam kebiasaan dipercepat menjadi darurat, dan Dira ditarik ke garis depan perjuangan.

Pemeran

sunting
  • Mawar Eva De Jongh sebagai Dira
    • Saras sebagai Dira kecil
  • Rey Bong sebagai Darin
    • Elnathan Christian sebagai Darin kecil
  • Dwi Sasono sebagai Yudi
    • Haniv Hawakin sebagai Yudi muda
  • Unique Priscilla sebagai Lia
    • Elissa Knapp sebagai Lia muda
  • Baskara Mahendra sebagai Bumi
  • Kiara McKenna sebagai Nesya
  • Dinda Kanyadewi sebagai Anita
  • Azamy Syauqi sebagai Damar
  • Bambang Paningron Astiaji sebagai Pakde Wawan
  • Retno Soetarto sebagai Bukde Wawan
  • Shinta Devi sebagai Lastri
  • Aldo Wohon sebagai Teman Darin
  • Rafael Rindang Arga sebagai Teman Darin
  • Hammam Aufa sebagai Teman Darin
  • Indrasati Rumluan sebagai Hartati
  • Nasarius Sudaryono sebagai Pak RT
  • Noel Kefas sebagai Pak Polisi
  • Sukaptinah sebagai Juragan Beras
  • Bayu Aji sebagai Mas Jitto
  • Alicia Nayla sebagai Mbah Nur
  • Maulana Harun sebagai Adi
  • Khalied Rafsnan sebagai Teman Yudi
  • Angela Dorothy sebagai Teman Lia
  • Kessya Anjani sebagai Teman Lia
  • Uri Hidayat sebagai Teman Lia
  • Dira Kartika sebagai Teman Lia
  • Alvira Rahmania sebagai Resepsionis Kantor
  • Nuryanto Karput sebagai Dokter UGD
  • Edy Krisjanto sebagai Dokter OGD
  • Sholehah Azzanro sebagai Kasir Rumah Sakit
  • Siti Nur Azizah sebagai Petugas Administrasi Rumah Sakit
  • R, Rafif sebagai Karyawan Kantor Dira
  • Parno sebagai Kiai Pemakaman
  • Igit Hadi Prasetyo sebagai Pedagang Pasar
  • Said Arin sebagai Teman Klaith Darin
  • Sarli Rahman sebagai Teman Klaith Darin
  • Fredy Amin sebagai Staff HRD

Referensi

sunting
  1. ^ "Jual Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, ya? Karya Khoirul Trian | Toko Buku Online Terbesar | Gramedia.com". https://gramedia.com. Diakses tanggal 2026-04-26.
  2. ^ "Jadwal Tayang dan Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya ke Mana Ya". CNN Indonesia.
  3. ^ cinema21, AYAH, INI ARAHNYA KEMANA, YA?, diakses tanggal 2026-04-26 Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kidung Jemaat

22 โ€” Mari Bersukaria Datang kepadaNya KJ 23 โ€” Ya Allah Bapa KJ 24 โ€” Dari Lembah Sengsaraku KJ 25 โ€” Ya Allahku, di Cah'yaMu KJ 26 โ€” Mampirlah, Dengar

Surah Yasin

termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Ya Sin karena surah ini dimulai dengan dua abjad Arab Ya Sin. Sebagaimana halnya arti tersembunyi huruf-huruf

Arlida Putri

bergabung dengan Om Adella dan New Pallapa. Ia semakin populer ketika lagu ya dibawakan berjudul Ikan dalam Kolam trending nomor dua yang pernah dinyanyikan

Ya

Ya dapat mengacu kepada beberapa hal berikut: Ya (huruf Arab) Ya (aksara Bali) Ya (aksara Jawa) Ya (kana) Ya (Kiril) Halaman disambiguasi ini berisi artikel

Rudi Setiawan (polisi)

Rudi Setiawan gelar Pangiran Sangun Ratu Ya Bandar II (lahir 9 November 1968) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 7 Mei 2026 menjabat sebagai

Pelengkap Kidung Jemaat

95: Datang, Ya Roh Kudus PKJ 96: Datang, Ya Datang Roh Kudus PKJ 97: Roh Kudus, Kuatkanlah Kami PKJ 98: Ya Roh Kudus, Baharuilah PKJ 99: Ya Roh Kudus,

Doa Rosario

Terpujilah ... Ya Yesus ... Peristiwa (Gembira/Terang/Sedih/Mulia) Kedua ... Bapa Kami ... Salam Maria ... (10 kali) Kemuliaan ... Terpujilah ... Ya Yesus .

Ya Maulana

Ya Maulana merupakan sebuah album studio religi karya Opick. Dirilis pada tahun 2013. Opick sengaja memberikan judul 'Ya Maulana' pada album terbarunya