📑 Table of Contents

Zanj (bahasa Arab: زَنْج, artinya "Orang kulit hitam"[1][2][3]) adalah sebuah nama yang dipakai oleh para geografer Muslim pada abad pertengahan untuk menyebut bagian tertentu dari Afrika Tenggara (terutama Pesisir Swahili), dan untuk para penduduk suku bangsa Bantu di kawasan tersebut.[4] Kata tersebut juga merupakan asal muasal dari nama-nama tempat Zanzibar ("pantai orang kulit hitam") dan Laut Zanj.

Etimologi

sunting

Zanj dalam bahasa Arab berarti negara orang hitam. Transliterasi lainnya adalah Zenj, Zinj, and Zang.[5][6] Anthony Christie berpendapat bahwa kata zanj atau zang mungkin bukan berasal dari bahasa Arab, bentuk bahasa Cina (seng-ch'i) dicatat pada awal 607 Masehi. Christie berpendapat bahwa kata itu berasal dari Asia Tenggara.[7] Diketahui bahwa orang Austronesia dari Indonesia mencapai Madagaskar sekitar 50–500 M.[8][9] Adapun rute mereka, satu kemungkinan adalah bahwa orang Indonesia datang langsung melintasi Samudera Hindia dari Jawa ke Madagaskar. Sangat mungkin bahwa mereka pergi melalui Maladewa di mana bukti teknologi nelayan dan desain kapal Indonesia yang lama masih ada sampai sekarang.[10]

Referensi

sunting
  1. ^ "Zanj dictionary definition | zanj defined". www.yourdictionary.com (dalam bahasa Inggris).
  2. ^ "Zanj - WordSense.eu". www.wordsense.eu (dalam bahasa Inggris).
  3. ^ Deutsche Morgenländische Gesellschaft, Zeitschrift der Deutschen Morgenländischen Gesellschaft, Volume 131 (Kommissionsverlag F. Steiner, 1981), p. 130.
  4. ^ F. R. C. Bagley et al., The Last Great Muslim Empires (Brill: 1997), p. 174.
  5. ^ Bagley, F. R. C.; Kissling, Hans Joachim (1997). The Last Great Muslim Empires. Brill. hlm. 174. ISBN 1-55876-112-8.
  6. ^ Raunig, Walter (2005). Afrikas Horn: Akten der Ersten Internationalen Littmann-Konferenz 2. bis 5. Mai 2002 in München. Otto Harrassowitz Verlag. hlm. 130. ISBN 3-447-05175-2. ancient Arabic geography had quite a fixed pattern in listing the countries from the Red Sea to the Indian Ocean: These are al-Misr (Egypt)—al-Muqurra (or other designations for Nubian kingdoms)—Zanj (Azania, i.e. the country of the "blacks"). Correspondingly almost all these terms (or as I believe: all of them!) also appear in ancient and medieval Chinese geography.
  7. ^ Dick-Read, Robert (July 2006). "Indonesia and Africa: questioning the origins of some of Africa's most famous icons". The Journal for Transdisciplinary Research in Southern Africa. 2: 23–45.
  8. ^ Dewar, Robert E.; Wright, Henry T. (1993). "The culture history of Madagascar". Journal of World Prehistory. 7 (4): 417–466. doi:10.1007/BF00997802. hdl:2027.42/45256. S2CID 21753825.
  9. ^ Burney DA, Burney LP, Godfrey LR, Jungers WL, Goodman SM, Wright HT, Jull AJ (August 2004). "A chronology for late prehistoric Madagascar". Journal of Human Evolution. 47 (1–2): 25–63. doi:10.1016/j.jhevol.2004.05.005. PMID 15288523.
  10. ^ P. Y. Manguin. Pre-modern Southeast Asian Shipping in the Indian Ocean: The Maldive Connection. ‘New Directions in Maritime History Conference’ Fremantle. December 1993.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pemberontakan Zanj

Pemberontakan Zanj (bahasa Arab: ثورة الزنجcode: ar is deprecated Thawrat al-Zanj / Zinj) adalah pemberontakan besar yang berlangsung di Kekhalifahan

Hitam jangat

warna ini melambangkan kulit hitam yang dimiliki oleh bangsa Zanggi atau Zanj (Habsyi) yang merupakan leluhur dari penduduk Afrika Timur, khususnya penduduk

Al-Muwaffaq

Pada periode pengangkatan ini sedang terjadi pemberontakan oleh orang-orang Zanj yang memasuki wilayah Bashrah dan wilayah-wilayah lainnya pada tahun 256

Al-Mu'tadhid

militer, dengan peran yang sangat penting dalam penumpasan Pemberontakan Zanj. Ketika ayahnya meninggal pada bulan Juni 891, al-Mu'tadhid menggantikannya

Perdagangan budak Arab

dan berbagai suku bangsa lainnya. Pada abad ke-18 dan ke19, aliran budak Zanj (Bantu) dari Afrika Tenggara meningkat dengan menguatnya Sejarah Zanzibar

Sejarah ekonomi Indonesia

718 Masehi. Surat tersebut kembali bersama dengan Zanji (budak wanita dari Zanj), sebagai hadiah dari Khalifah untuk maharaja yang menjadi pertanda baik

Perbudakan

banyak budak Zanj sebagai tentara dan, pada awal 696, ada pemberontakan budak Zanj melawan majikan Arab mereka di Irak. Pemberontakan Zanj, serangkaian

Kekhalifahan Abbasiyah

sebagian besar urusan pemerintahan. Pemulihan terhambat oleh pemberontakan Zanj, yang meletus pada tahun 869 dan mengancam pusat kendali Abbasiyah di Irak