| Zanthoxylum armatum | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Sapindales |
| Famili: | Rutaceae |
| Genus: | Zanthoxylum |
| Spesies: | Z. armatum
|
| Nama binomial | |
| Zanthoxylum armatum | |
| Varieties | |
| |
| Sinonim | |
| |
Zanthoxylum armatum, juga disebut lada rotan atau dalam bahasa Inggris dipanggil winged prickly ash, adalah spesies tanaman dari keluarga Rutaceae. Tanaman ini merupakan semak aromatik berduri yang tumbuh hingga sekitar 3,5 meter (11 kaki), dan berasal dari wilayah yang membentang dari Pakistan ke Asia Tenggara, hingga Korea dan Jepang. Lada rotan menjadi salah satu sumber rempah lada sichuan, serta dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, ekstraksi minyak esensial, dan sebagai tanaman hias di kebun.
Deskripsi
suntingTanaman ini tumbuh sebagai pemanjat berkayu, semak, atau pohon kecil hingga setinggi 3,5 meter,[1][2] dengan daun yang rontok setiap tahun, hampir tanpa tangkai, berhadapan, dan berbentuk memanjang seperti tombak, oval, atau lonjong, serta batang dan daunnya berduri tajam. Cabang muda serta tangkai bunga biasanya halus tanpa bulu atau kadang sedikit berbulu halus, sementara tulang daunnya halus atau berwarna karat dengan sayap kecil hingga 6 mm di kedua sisi, ciri khas yang membuatnya disebut "winged prickly ash" dalam bahasa Inggris dan membedakannya dari jenis Zanthoxylum lain.[3] Urat daun sekunder agak samar terutama di sisi atas dengan 7–15 urat di tiap sisi tulang utama, bunga jantan memiliki kepala sari kuning sebelum mekar, dan bunga betina punya 1–3 ruang bakal buah. Buahnya berupa kapsul kecil merah keunguan berdiameter 4–5 mm, dengan biji hitam berukuran 3–4 mm. Di Tiongkok, tanaman ini berbunga pada April–Mei dan berbuah Agustus–Oktober, di Nepal jadwal bunganya sama tapi buahnya tersedia sepanjang tahun, sedangkan di India berbunga pada Maret–April.[4]
Habitat
suntingZanthoxylum armatum dapat tumbuh di berbagai habitat hingga ketinggian 3.100 meter.[1] Di Distrik Salyan, Nepal, semak ini ditemukan di lantai bawah hutan Pinus roxburghii di dataran rendah, tumbuh berdampingan dengan Aesculus indica dan Bassia latifolia, serta di hutan ek dataran tinggi (Quercus incana dan Q. lanuginosa), berasosiasi dengan Rhododendron arboreum dan Lyonia ovalifolia. Buahnya disukai burung, yang membantu penyebaran tanaman ini secara luas.[2]
Kegunaan
suntingBuah dan biji Zanthoxylum armatum digunakan sebagai rempah yang dikenal sebagai lada timut, serupa dengan lada sichuan tetapi dengan rasa yang lebih ringan.[5] Selain itu, kulit kayu, buah, dan bijinya dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di India, Nepal, dan Thailand. Tanaman ini juga menjadi sumber minyak esensial yang dikenal sebagai minyak wartara, dan sering dibudidayakan sebagai tanaman hias.[6]
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstraknya mampu menghambat pertumbuhan Porphyromonas gingivalis, bakteri utama penyebab penyakit periodontal dan diduga terlibat dalam penyakit Alzheimer.[7]
Referensi
sunting- ^ a b "31. Zanthoxylum armatum Candolle, Prodr. 1: 727. 1824". Flora of China. eFloras.org. Diakses tanggal 2 January 2021.
- ^ a b Hertog, W. Hden; Wiersum, K. F. (2000-05). "Timur (Zanthoxylum armatum) Production in Nepal: Dynamics in Nontimber Forest Resource Management". Mountain Research and Development (dalam bahasa Inggris). 20 (2): 136–145. doi:10.1659/0276-4741(2000)020[0136:TZAPIN]2.0.CO;2. ISSN 0276-4741.
- ^ "1. Zanthoxylum Linnaeus, Sp. Pl. 1: 270. 1753". Flora of China. eFloras.org. Diakses tanggal 2 January 2021.
- ^ "Zanthoxylum armatum - Winged Prickly Ash". Flowers of India. Diakses tanggal 2025-11-07.
- ^ Xiang, Li; Liu, Yue (April 2016). "The Chemical and Genetic Characteristics of Szechuan Pepper (Zanthoxylum bungeanum and Z. armatum) Cultivars and Their Suitable Habitat". Frontiers in Plant Science. 7: 467. doi:10.3389/fpls.2016.00467. PMC 4835500. PMID 27148298.
- ^ "Zanthoxylum armatum DC. GRIN-Global". npgsweb.ars-grin.gov. Diakses tanggal 2025-11-07.
- ^ Carrol, Danielle H.; Chassagne, François; Dettweiler, Micah; Quave, Cassandra L. (2020-10-08). "Antibacterial activity of plant species used for oral health against Porphyromonas gingivalis". PLOS ONE. 15 (10) e0239316. doi:10.1371/journal.pone.0239316. ISSN 1932-6203. PMC 7544490.