Zoea adalah stadium lanjut dari sebagian larva kelompok Crustacea (udang-udangan). Pada stadium ini sistem pencernaan larva mulai terbentuk dalam bentuk sangat sederhana. Zoea memakan plankton yang berada disekitarnya dengan cara menyaringnya dari air di sekitar larva tersebut.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kelomang

semasa dalam telur. Kebanyakan larva kelomang menetas pada tahap ketiga, zoea. Pada tahap larva ini, anak ketam memiliki beberapa duri panjang, abdomen

Homarus gammarus

Larva Zoea dari Homarus gammarus

Brachyura

diselaraskan dengan siklus pasang surut dan siklus terang/gelap harian.. Larva zoea yang kecil dan berenang bebas dapat mengapung dan memanfaatkan arus air.

Larva

Larva udang dan krustasea lainnya dikenal dalam tiga tahapan: nauplius, zoea, dan mysis. Larva katak dan kodok dikenal sebagai berudu. Larva dari berbagai

Cancer pagurus

perkembangan pertama setelah menetas adalah larva planktonik (1 mm) disebut zoea yang berkembang menjadi postlarva (megalopa), dan akhirnya menjadi remaja

Ketam kenari

saat pasang naik. Seperti pada krustasea dekapoda lain, larvanya bertipe zoea. Dilaporkan bahwa semua ketam kenari melakukan hal ini pada malam yang sama

Hemigrapsus nudus

dimulai pada pertengahan musim dingin, dan larva kepiting melewati lima tahap zoea sebelum menjadi juvenil. Kepiting dewasa sebagian besar memakan alga, tetapi

Caridea

(nauplius). Nauplius kemudian bermetamorfosis memasuki fase kedua yaitu zoea (jamak zoeae). Zoea memakan ganggang liar. Setelah beberapa hari bermetamorfosis lagi