📑 Table of Contents
1718
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsaย 
Tahun

1718 (MDCCXVIII) adalah tahun biasa yang diawali hari Sabtu dalam kalender Gregorianย dan tahun biasa yang diawali hari Rabu dalam kalender Julian, tahun ke-1718 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-718 pada Milenium ke-2, tahun ke-18 pada Abad ke-18, dan tahun ke- 9 pada dekade 1710-an. Mulai awal tahun 1718, kalender Gregorian terhitung 11 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923.

Peristiwa

sunting

Kematian

sunting

Lihat pula

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Sukjong dari Joseon

dan hidup bahagia bersama sang Raja), tidak memiliki keturunan. Pada tahun 1718, Sukjong membiarkan putra mahkota, yang bakal menjadi Gyeongjong, memerintah

Yeongjo dari Joseon

putra kedua Sukjong (์ˆ™์ข…๋Œ€์™•, 1661 - 1720) dengan Choe Suk-bin (์ˆ™๋นˆ์ตœ์”จ, 1670 - 1718), yang nantinya menggantikan kakandanya, seayah berlainan ibu, Gyeongjong

Aleksey Petrovich

Alexei Petrovich Romanov (28 Februari 1690 โ€“ 7 Juli 1718) merupakan seorang Tsarevich Rusia. Ia lahir di Moskow, sebagai putra Tsar Pyotr I dan istri pertamanya

Perang Utsmaniyah-Venesia (1714โ€“1718)

antara Republik Venesia melawan Kesultanan Utsmaniyah dari tahun 1714 hingga 1718. Konflik ini merupakan konflik terakhir di antara kedua negara tersebut dan

Kesultanan Palembang

Sultan Muhammad Mansyur Jayo Ing Lago (1706โ€“1718), putra Abdurrahman Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno (1718โ€“1724), putra Abdurrahman Sultan Mahmud Badaruddin

Resolusi 1718 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa

Resolusi 1718 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa diadopsi oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 14 Oktober 2006. Resolusi tersebut

Choe Suk-bin

deprecated ; Hanja:ย ๆท‘ๅฌชๅด”ๆฐcode: ko is deprecated ) (17 Desember 1670 - 9 April 1718) merupakan salah seorang selir Raja Sukjong dari Joseon yang terkenal. Selir

Amangkurat IV

IV ini ikut berjasa memerangi pemberontakan Jayapuspita di Surabaya tahun 1718 silam. Ia pernah memiliki keyakinan bahwa Madura akan lebih makmur jika berada