📑 Table of Contents

Pengangkatan anak atau adopsi adalah proses pengalihan hak asuh suatu anak dari orang tua kandung atau wali yang memiliki hak asuh kepada orang lain yang akan menjadi orang tua ganti bagi si anak. Lebih lengkapnya, suatu perbuatan hukum yang mengalihkan seorang anak dari lingkungan kekuasaan orang tua, wali yang sah, atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak tersebut, ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkat.[1] Anak yang diasuh oleh orang tua ganti disebut anak angkat atau anak adopsi, sedangkan orang tua ganti tersebut disebut orang tua angkat atau orang tua adopsi, yang laki-laki disebut ayah angkat dan yang perempuan disebut ibu angkat.

Anak angkat berbeda dengan anak asuh (anak telantar yang dipelihara oleh lembaga atau instansi tertentu, tetapi tetap tinggal bersama orang tua kandung) atau anak tiri (anak bawaan istri/suami hasil pernikahannya dengan pasangan si istri/suami sebelumnya).

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Bacaan lanjut

sunting
  • Christine Ward Gailey. Blue-Ribbon Babies and Labors of Love: Race, Class, and Gender in U.S. Adoption Practice (University of Texas Press; 185 pages; 2010). Uses interviews with 131 adoptive parents in a study of how adopters' attitudes uphold, accommodate, or subvert prevailing ideologies of kinship in the United States.
  • Pertman, A. (2000). Adoption Nation: How the Adoption Revolution Is Transforming America. New York: Basic Books.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Anak-anak Muhammad

satu pun putra Muhammad yang mencapai usia dewasa, tetapi ia memiliki anak angkat yang sudah dewasa, Zaid bin Haritsah. Putri-putri Muhammad semuanya mencapai

Islam dan anak-anak

Topik ini berlaku bagi anak lelaki dan perempuan, serta anak kandung dan anak angkat. Dalam Al-Quran, terdapat banyak istilah anak-anak yang digunakan (contoh-contoh

Ibu

dengan seorang anak yang ia lahirkan, juga membuatnya memiliki tanggung jawab hukum, salah satunya berupa dukungan keuangan. Ibu angkat merujuk pada seorang

Keluarga Joko Widodo

masing-masing anak kandung mereka tetapi juga melalui satu-satunya anak angkat mereka, Jokowi, Nurdin juga merupakan kakek angkat sekaligus kakek buyut angkat, karena

Tiongkok

Han. Terdapat banyak rumah anak yatim untuk anak-anak telantar ini, akan tetapi hanya 2% saja yang dijadikan anak angkat oleh orang lain. Yang selebihnya

Toyotomi Hideyoshi

yang bernama Matsudaira Hideyasu dikirim ke Hideyoshi untuk dijadikan anak angkat sebagai syarat berdamai . Hideyoshi selanjutnya mengirim ibu kandung

Ratu Kalinyamat

pemberani". Ratu Kalinyamat tidak memiliki anak kandung. Ia mengasuh beberapa kerabat sebagai anak angkat, antara lain Pangeran Timur Rangga Jumena, Arya

Ayah

laki-laki seorang anak. Hubungannya dengan sang anak, seorang "ayah" merupakan ayah kandung (ayah secara biologis) bukan ayah angkat. Panggilan "ayah"