Andreas Libavius adalah seorang dokter, kimiawan, filsuf, serta pemikir dari Jerman. Ia dilahirkan pada tahun 1555 di Halle, Jerman dengan nama Andreas Libau, dan meninggal pada 25 Juli 1616 di Coburg, Jerman. Dia bekerja sebagai pengajar di Ilmenau dan Coburg. Pada tahun 1588 dia diangkat sebagai profesor di Jena. Pada tahun 1597 ia menulis buku kimia sistematis pertamanya, Alchemia yang berisikan instruksi pembuatan berbagai asam kuat. Kadang kala ia menulis dengan nama Basilius de Varna

Referensi

sunting
  • Owen Hannaway (1986). "Laboratory Design and the Aim of Science: Andreas Libavius versus Tycho Brahe". Isis. 77: 584โ€“610.

Sumber

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Andreas (disambiguasi)

Lambertz Andreas Lasnik Andreas Libavius Andreas Mรถller Andreas Ottl Andreas Peter Cornelius Sol Andreas Schicker Andreas Schrott Andreas Schรถn Andreas Soeratman

Bahan bakar fosil

pembentukan bahan bakar fosil pertama kali dikemukakan pada abad ke-16 oleh Andreas Libavius, yang kemudian dikembangkan kembali oleh Mikhail Lomonosov pada abad

Daftar kimiawan

dan dekan pertama fakultas kimia Berkeley Henri Louis le Chatelier Andreas Libavius, (1555-1616), kimiawan, filsuf dan dokter Jerman Willard Libby (1908-1980)

Seng

Andreas Libavius menerima sejumlah apa yang dia sebut "calay" Malabar dari sebuah kapal kargo yang ditangkap dari Portugis pada tahun 1596. Libavius menggambarkan

Timbal(II) nitrat

pencetakan kaliko dan tekstil lainnya. Pada tahun 1597, alkimiawan Jerman Andreas Libavius adalah yang pertama menjelaskan senyawa ini, dengan merujuk pada nama

Penemuan unsur kimia

New York: Reinhold Book Corporation. hlm.ย 272. LCCNย 68-29938. Marggraf, Andreas Siegmund (1761). Chymische Schriften. hlm.ย 167. du Monceau, H. L. D. (1702โ€“1797)

Daftar kimiawan Jerman

Leonhardi Hermann Leuchs Rudolf Leuckart Carl Leverkus Julius Lewkowitsch Andreas Libavius Carl Theodore Liebermann Justus von Liebig Benjamin List Raphael Eduard

Asam asetat

asetat atau logam berat sejenis. Pada abad ke-16 ahli alkimia Jerman Andreas Libavius menjelaskan prosedur tersebut, dan membandingkan asam asetat glasial