📑 Table of Contents
Basofil

Basofil adalah granulosit dengan populasi paling minim, yaitu sekitar 0,01 - 0,3% dari sirkulasi sel darah putih

Basofil mengandung banyak granula sitoplasmik[1] dengan dua lobus. Seperti granulosit lain, basofil dapat tertarik keluar menuju jaringan tubuh dalam kondisi tertentu. Saat teraktivasi, basofil mengeluarkan antara lain histamin, heparin, kondroitin, elastase dan lisofosfolipase, leukotriena dan beberapa macam sitokina. Basofil memainkan peran dalam reaksi alergi (seperti asma).

Fungsi

sunting

Basofil diperlukan untuk respons alami sistem kekebalan terhadap penjajah, seperti infeksi kuman.

Respons tubuh terhadap alergen juga melibatkan basofil. Ketika alergen yang berbahaya berpotensi berbahaya memasuki tubuh, sistem kekebalan merespon dengan cara mengisolasi dan menghilangkan alergen.

Ketika merespons alergen, basofil yang mengalami kerusakan akan melepaskan histamin, yang sebagian bertanggung jawab atas peradangan selama alergi.

Selain itu, basofil meminkan peran integral dalam mencegah pembekuan darah. Heparin di dalam sel adalah bentuk pengencer darah alami yang membantu menjaga darah mengalir melalui tubuh.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ "Basophils: Definition, function, and normal range". www.medicalnewstoday.com (dalam bahasa Inggris). 2019-01-15. Diakses tanggal 2020-07-01.

Pranala luar

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Biduran

dihasilkan dari pelepasan histamin dari jaringan sel mast dan dari sirkulasi basofil. Faktor-faktor nonimunologik yang dapat melepaskan histamin dari sel tersebut

Darah

macam sel yaitu sel granulosit (terdiri dari neutrofil, eusinofil, dan basofil dan sel agranulosit) dan sel granulosit (terdiri dari limfosit, trombosit

Sel darah putih

sumsum tulang. Leukosit turunan meliputi: sel NK, mastosit, eosinofil, basofil, dan fagosit termasuk makrofag, neutrofil, dan sel dendritik. Ada beberapa

Leukemia

limfositik. Ketika leukemia memengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, maka disebut leukemia mielositik. Leukemia leukemik, bila

Histamin

kekebalan tubuh yang menyerang patogen asing, histamin diproduksi oleh basofil dan sel mast dari jaringan ikat sekitarnya. Histamin meningkatkan permeabilitas

Mastosit

mirip dengan granulosit basofil, salah satu golongan sel darah putih dan membuat banyak spekulasi bahwa mastosit dan basofil berasal dari jaringan yang

Kelenjar pituitari

mikroskopik terhadap adehipofisis, ditemukan tiga jenis sel yaitu asidofil, basofil dan kromofob. (Inggris) "Anatomy and Histology of the Pituitary Gland"

Alergi makanan

spesifik terhadap alergen tertentu yang berikatan dengan sel mast atau sel basofil. Ketika antigen terikat, terjadi silang molekul IgE, sel mast manusia dirangsang