Granulosit
Sebuah granulosit basofil
Rincian
SistemSistem imun
Pengidentifikasi
MeSHD006098
FMA62854
Daftar istilah mikroanatomi

Granulosit (bahasa Inggris: granulocytes, polymorphonuclear, PMN) adalah sebuah sub-kelompok sel darah putih yang mempunyai butir-butir granula dalam sitoplasmanya.[1] Tiga jenis granulosit dengan inti sel yang berlainan dikeluarkan oleh sumsum tulang sebagai protein komplemen wewenang (bahasa Inggris: regulatory complement system). Neutrofil, eosinofil, dan basofil adalah granulosit.[2]

Granulosit merupakan yang paling banyak dari sel darah putih dan berdiameter sekitar 12-15 mikrometer, membuatnya lebih besar dari sel darah merah (eritrosit).[2]

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "granulosit | Arti Kata granulosit". www.kamusbesar.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-08. Diakses tanggal 2020-10-15.
  2. ^ a b "Pengertian Granulosit โ€“ jenis dan fungsi | Biologi | Sridianti.com". www.sridianti.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-08. Diakses tanggal 2020-10-15.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Agranulosit

sitoplasma, terdiri atas monosit dan limfosit. Jenis leukosit lainnya adalah Granulosit. Limfosit secara umum dibagi lagi menjadi dua kelompok sebagai limfosit

Pegfilgrastim

adalah bentuk PEGylated dari analog filgrastim faktor perangsang koloni granulosit manusia (GCSF) rekombinan. Obat ini berfungsi untuk merangsang produksi

Sel darah putih

neutrofil, dan sel dendritik. Ada beberapa jenis sel darah putih yang disebut granulosit atau sel polimorfonuklear yaitu: Basofil Eosinofil Neutrofil Ada dua jenis

Faktor stimulasi koloni granulosit

Faktor stimulasi koloni granulosit (bahasa Inggris: Granulocyte colony-stimulating factor, colony-stimulating factor 3, G-CSF, CSF-3code: en is deprecated

Darah

dari dua macam sel yaitu sel granulosit (terdiri dari neutrofil, eusinofil, dan basofil dan sel agranulosit) dan sel granulosit (terdiri dari limfosit, trombosit

Ikan zebra

ditemukan kelompok granulosit neutrofilik dan granulosit eosinofilik. Komposisi granulosit neutrofilik lebih banyak dibandingkan dengan granulosit eosinofilik

Sitokin

Eritropoietin (EPO), digunakan untuk mengobati anemia Faktor stimulasi koloni granulosit (G-CSF), digunakan untuk mengobati neutropenia pada pasien kanker Granulocyte

Basofil

Basofil adalah granulosit dengan populasi paling minim, yaitu sekitar 0,01 - 0,3% dari sirkulasi sel darah putih Basofil mengandung banyak granula sitoplasmik