Tambang batu kapur di Norwegia
Batu kapur di Plato Cumberland, Tennessee

Gamping atau batu kapur[1] (bahasa Inggris: limestone) (CaCO3) adalah batuan sedimen yang tersusun dari mineral kalsit dan aragonit, yang merupakan dua varian yang berbeda dari kalsium karbonat (CaCO3). Sumber utama dari kalsit adalah organisme laut. Organisme ini membentuk cangkang yang kaya dengan kapur, yang kemudian tertumpuk di dasar laut dan terdeposit di lantai samudra sebagai ooze pelagik (lihat lsoklin untuk informasi tentang dissolusi kalsit).

Kalsit sekunder juga dapat terdepositkan oleh air meteorik tersupersaturasi (air tanah yang mengendapkan material di gua). Ini menciptakan speleothem seperti stalagmit dan stalaktit. Bentuk yang lebih jauh terbentuk dari Oolite (Gamping Oolitik) dan dapat dikenali dengan penampilannya yang granular. Gamping membentuk 10% dari seluruh volume batuan sedimen.

Batu kapur dengan fosil.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "gamping". Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. 2016.


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Cagar Alam Gunung Gamping

C. Danisworo, menjelaskan bahwa Gunung Gamping merupakan formasi batuan tertua di Yogyakarta. Formasi batuan ini diperkirakan berasal dari kala Eosen

Ambarketawang, Gamping, Sleman

deprecated ) adalah sebuah desa atau kelurahan yang terletak di Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Terbentuknya

Karst

Karst atau kars adalah kawasan batu gamping. Penamaan karst berasal dari kawasan batu gamping di wilayah Yugoslavia. Ciri-ciri utama dari karst yaitu lahan

Kabupaten Raja Ampat

membentuk bukit-bukit rendah. Pada umumnya batu gamping tersebut bersifat padat dan mengandung pasir seperti batu gamping facet, daram, atkari, zaag, openta,

Batu pualam

Batu pualam atau marmer merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batu gamping. Pengaruh suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen

Pulau Tinjil

terdapat 3 lapisan batuan yang didapatkan dari hasil pengukuran geolistrik. Bagian atas berupa lapisan pasir pantai dan batu gamping lapuk, bagian tengah

Situs Purba Kala Semedo

berbahan batu koral kersikan (silicified coral). Alat batu berbahan koral kersikan ini baru ditemukan di Semedo. Sisanya berbahan batu gamping kersikan

Gua Batu Gelap

tengah. Litologi batuannya terdiri dari batu gamping sisipan pasir dan kuarsa, batu gamping klastik, dan batu gamping kristalin. Gua Batu Gelap digarap secara