Coves d'Artร , Mallorca, Spanyol

Stalagmit adalah pembentukan gua secara vertikal (tumbuh dari bawah ke atas).[1] Stalagmit terbentuk dari kumpulan kalsit yang berasal dari air yang menetes.[2] Stalagmit ditemukan di lantai gua, biasanya langsung ditemukan di bawah stalaktit.[1] Mineral yang dominan dalam pembentukan stalagmit adalah kalsit (kalsium karbonat).[3] Mineral lainnya meliputi karbonat lain, opal, kalsedon, limonit dan beberapa sulfida.[3]

Stalagmit mempunyai berbagai bentuk, yaitu lebar, pendek, tinggi, kurus dan seperti menara.[1][2] Sebagian besar bentuk tersebut ditentukan oleh tingkat menetesnya air, ketinggian langit-langit, kondisi atmosfer gua dan kandungan karbonat dalam air yang menetes.[2] Stalagmit berbentuk kurus misalnya terjadi karena pengendapan kalsit yang terjadi dengan cepat.[2] Stalagmit seperti ini terjadi di daerah tropis yang mempunyai tingkat karbondioksida tinggi dan di daerah kering sehingga pengendapan dapat dipercepat oleh penguapan.[2]

Kondisi yang membentuk stalagmit

sunting
  • Adanya batuan di atas gua[3]
  • Meresapnya air yang berasal dari air hujan[3]
  • Adanya ruang udara yang memadai sehingga memungkinkan terjadinya penguapan atau keluarnya karbondioksida dari air[3]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c "Stalagmites". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-17. Diakses tanggal 4 Juni 2014.
  2. ^ a b c d e "Stalagmites". Diakses tanggal 4 Juni 2014.
  3. ^ a b c d e "Stalactite and Stalagmite". Diakses tanggal 4 Juni 2014.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kabupaten Kutai Timur

sangat menarik untuk dikunjungi, baik karena keindahannya (stalagtit dan stalagmit) serta terdapat lukisan-lukisan dinding berupa gambar negatif tangan manusia

Gamping

yang mengendapkan material di gua). Ini menciptakan speleothem seperti stalagmit dan stalaktit. Bentuk yang lebih jauh terbentuk dari Oolite (Gamping Oolitik)

Travertin

atau di gua batu kapur. Di gua, batuan ini dapat membentuk stalaktit, stalagmit, dan speleotem lainnya. Travertin sering digunakan di Italia dan di tempat

Pantai Pangandaran

ribuan tahun. Gua alam yang terbentuk itu di dalamnya terdapat bebatuan stalagmit (endapan berbentuk batuan keras) dan stalaktit yang menggantung di langit-langit

Desa Wisata Sawarna

pemandangan isi bumi yang penuh dengan keindahan formasi batuan stalagtit dan stalagmit. Formasi batuan tersebut merupakan bentukan dari tetesan air ribuan tahun

Gua Batu Cermin

areal lain dalam gua sehingga terlihat seperti cermin. Stalaktit dan stalagmit dalam gua terlihat berkilauan saat disinari cahaya senter maupun cahaya

Gua

dihasilkan melalui pengendapan lambat. Ini termasuk batu alir, stalaktit, stalagmit, heliktit, sedotan soda, dan tiang. Endapan mineral sekunder di dalam

Gua Jatijajar

Gua Jatijajar banyak terdapat stalagmit dan juga pilar atau tiang kapur, yaitu pertemuan antara stalaktit dengan stalagmit. Kesemuanya ini terbentuk dari