| Borduria | |
|---|---|
| Lokasi dalam Petualangan Tintin | |
Bendera | |
Wilayah Balkan, lokasi umum Syldavia dan Borduria | |
| Pencipta | Hergé |
| Genre | Komik |
| Informasi dalam cerita | |
| Nama lain | Republik Borduria |
| Jenis | Kediktatoran fasis semi-totaliter |
| Lokasi penting | Szohôd (ibu kota) |
| Penguasa | Marsekal Plekszy-Gladz |
| Suku bangsa | Orang Borduria (campuran akar Turki Ottoman dan Slavia Selatan) |
| Bahasa | Borduria |
| Mata uang | Dinar Borduria |
Borduria adalah sebuah negara fiktif dalam serial komik Petualangan Tintin karya Hergé. Negara ini terletak di Semenanjung Balkan dan berseteru dengan negara tetangganya yang juga fiktif, Syldavia.[1] Borduria diperlihatkan di buku Tongkat Ottokar dan Penculikan Lakmus, dan disebutkan dalam cerita Tintin dan Picaros.[2] Dalam buku-buku komik ini, negara ini digambarkan seperti negara-negara Eropa Timur pada umumnya. Saingan internasional lainnya adalah Khemed.[3]
Kemunculan dalam buku Tintin
suntingDalam Tongkat Ottokar, Tintin membaca sebuah pamflet pariwisata Syldavia yang menceritakan sejarah awal Syldavia dan hubungannya dengan Borduria. Pada tahun 1195, Borduria menjajah negara tetangganya, Syldavia, yang berlangsung hingga tahun 1275 ketika Baron Almazout berhasil mengusir tentara Borduria dan kemudian mengangkat dirinya sendiri sebagai Raja Ottokar I. Di cerita-cerita Petualangan Tintin lainnya, perseteruan abadi ini terus berlangsung dengan Borduria selalu berusaha untuk menyerang atau menjajah Syldavia. Angkatan Udara Borduria menggunakan pesawat tempur yang sangat mirip dengan pesawat Messerschmitt Bf 109 yang digunakan oleh Jerman dalam Perang Dunia II.

Dalam cerita Tongkat Ottokar (ditulis oleh Hergé pada tahun 1939) menggambarkan sebuah usahaya yang gagal dari pihak Borduria untuk melancarkan kudeta terhadap Syldavia dengan cara mencoba menggulingkan sang raja dan menginvasi negara tersebut dengan bantuan para simpatisan Borduria di Syldavia.
Dalam film Penculikan Lakmus (1956), Borduria digambarkan sebagai negara Blok Timur yang stereotipis, dengan polisi rahasia (ZEP) (dipimpin oleh Kolonel Sponsz) dan seorang diktator militer, Marsekal Plekszy-Gladz (atau Kûrvi-Tasch dalam versi bahasa Inggris). Patung Plekszy-Gladz berdiri di depan gedung pemerintah, di mana ia mengenakan kumis mirip Josef Stalin dan memberikan hormat ala Nazi. Militer Borduria pada masa ini digambarkan tidak mahir secara teknologi—tidak mampu menghentikan tank curian yang dikemudikan oleh Tintin dan teman-temannya akibat ranjau dan senjata anti-tank yang rusak. Profesor Lakmus diculik oleh orang-orang Borduria setelah mengembangkan senjata ultrasonik, tetapi pada akhirnya ia berhasil diselamatkan.
Dalam Tintin dan Picaros (1976), sebuah republik pisang di Amerika Selatan bernama San Theodoros yang diperintah oleh Jenderal Tapioca, telah membentuk aliansi dengan pemerintah Borduria yang telah mengirimkan para penasehat militernya, termasuk di antaranya Kolonel Sponsz. Dalam sebuah halaman yang digambar oleh Hergé tetapi tidak diterbitkan dalam cetakan buku, patung setengah badan Plekszy-Gladz dapat terlihat di dalam sebuah kantor milik seorang kolonel San Theodoros. Nantinya, Jenderal Tapioca akan digulingkan oleh salah seorang teman Tintin bernama Jenderal Alcazar, dan Kolonel Sponsz akan dikirim ke pembuangan.
Pemerintahan dan militer
suntingBorduria adalah negara fasis dengan pemerintahan totaliter. Beberapa negara di Eropa Tengah seperti Hongaria, Kroasia, Albania, dan Rumania pernah diperintah oleh pemerintahan fasis sebelum atau selama Perang Dunia II. Banyak di antaranya menjadi negara klien Uni Soviet setelah perang; Borduria diperkirakan berada dalam situasi yang serupa. Namun, dalam kisah-kisah Tintin pasca-perang, negara ini tidak digambarkan sebagai negara Blok Timur pada umumnya, melainkan sebagai negara fasis. Fakta bahwa presiden negara tersebut memegang pangkat militer Marsekal merupakan referensi terhadap pemimpin Soviet Josef Stalin, pemimpin Rumania pada masa perang Ion Antonescu, dan presiden Yugoslavia pasca-perang Josip Broz Tito. Namun, kultus kepribadian pemimpin Borduria paling mirip dengan Josef Stalin.
Tentara dalam cerita pra-perang Tongkat Ottokar digambarkan sebagai pasukan yang disuplai oleh Jerman, dengan pesawat utama yang digambarkan adalah Bf 109. Dalam cerita pasca-perang, tentara tersebut memiliki semua ciri khas militer Soviet. Dalam Tintin dan Picaros, tentara San Theodoros disuplai oleh Borduria dengan senapan serbu Beretta AR70/90 dan helikopter Mil Mi-1. Selain itu, mobil limusin kenegaraan dengan kumis Plekszy-Gladz terinspirasi oleh ZIL-114 Soviet.
Dalam Tongkat Ottokar, bendera Borduria berwarna hitam dengan lingkaran merah dan dua segitiga hitam, yang mengingatkan pada simbol-simbol yang tegas dan mencolok yang digunakan oleh beberapa gerakan fasis. Dalam Penculikan Lakmus, bendera tersebut berwarna merah, dengan lambang kumis Plekszy-Gladz di dalam lingkaran putih, sehingga lebih mirip dengan bendera Nazi, dan lambang ini juga dikenakan sebagai ban lengan militer oleh personel militer Borduria. Dalam Tongkat Ottokar, tentara Borduria menggunakan senapan aksi-baut Gewehr 98, vz. 24, dan Karabiner 98k. Dalam Penculikan Lakmus, tentara dan agen Borduria dilengkapi dengan pistol mitraliur Beretta Model 38 buatan Italia. Karena sifat pemerintahannya dan persenjataan militernya, Borduria kemungkinan besar merupakan sekutu Poros selama Perang Dunia II, meskipun hal ini tidak disebutkan secara eksplisit dalam buku-buku tersebut.
Lambang pascaperang Borduria mirip dengan simbol sirkumfleks, dan dirancang menyerupai kumis Marsekal Plekszy-Gladz. Dalam The Penculikan Lakmus, bukti kultus kepribadian seputar Marsekal dapat ditemukan pada berbagai benda di Borduria, mulai dari tulisan pada papan nama dan bangunan hingga logo perusahaan-perusahaan Borduria dan bahkan karakteristik serta detail tertentu pada mobil, termasuk bumper mobil, yang memasukkan bentuk tersebut ke dalam desainnya.
-
Bendera lama Borduria (dari Tongkat Ottokar edisi hitam putih tahun 1939)
-
Interpretasi alternatif dari edisi hitam putih tahun 1939
-
Bendera lama Borduria (dari Tongkat Ottokar edisi berwarna tahun 1947)
-
Bendera Borduria pascaperang (dari Penculikan Lakmus tahun 1956)
-
Varian bendera pascaperang
Bahasa
suntingBuku-buku Tintin hanya menggambarkan bahasa Borduria, secara sekilas. Sama seperti bahasa Syldavia, bahasa ini tampaknya didasarkan pada dialek Marols dari Brussel, seperti kata mänhir untuk "Tuan" atau "Pak" (mirip kata mijnheer dalam bahasa Belanda). Berbeda dengan bahasa Syldavia, Borduria sepenuhnya menggunakan alfabet Latin, dan banyak menggunakan digraf sz (mungkin serapan dari bahasa Hongaria), serta huruf ô.
Lihat pula
suntingReferensi
sunting- ^ Thompson, Harry (2011-10-13). Tintin: Hergé and His Creation (dalam bahasa Inggris). John Murray Press. ISBN 978-1-84854-673-8.
- ^ Apostolidès, Jean-Marie (2010). The Metamorphoses of Tintin: or Tintin for Adults (dalam bahasa Inggris). Stanford University Press. ISBN 978-0-8047-6030-0.
- ^ Núñez, Jorge E. (2017-05-12). Sovereignty Conflicts and International Law and Politics: A Distributive Justice Issue (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. ISBN 978-1-351-79479-4.