📑 Table of Contents
Diktator Nazi Adolf Hitler (foto diambil pada tahun 1938) menobatkan dirinya sebagai Führer dan memerintah Jerman dari tahun 1933 hingga 1945.

Nazi, atau secara resmi Nasional Sosialisme (bahasa Jerman: Nationalsozialismus), merujuk pada sebuah ideologi totalitarian Partai Nazi (Partai Pekerja Nasional-Sosialis Jerman, bahasa Jerman: Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei atau NSDAP) di bawah kepemimpinan Adolf Hitler. Kata ini juga merujuk pada kebijakan yang dianut oleh pemerintahan Jerman pada tahun 19331945, sebuah periode yang kemudian dikenal sebagai Jerman Nazi atau Reich Ketiga. Kata Nazi jadi merupakan singkatan Nasional Sosialisme atau Nationalsozialismus di bahasa Jerman. Sampai hari ini orang-orang yang berhaluan ekstrem kanan dan rasisme sering disebut sebagai Neonazi (neo = "baru" dalam bahasa Yunani).

Partai yang semula bernama Partai Pekerja Jerman (DAP) ini didirikan pada tanggal 5 Januari 1919 oleh Anton Drexler.[1][2] Hitler kemudian bergabung dengan partai kecil ini pada bulan September 1919[2][3] dan menjadi pemimpin propaganda, mengubah nama partai itu (menjadi Partai Buruh Nasional-Sosialis Jerman) (1 April 1920),[4][5] dan menjadi pemimpin partai pada tanggal 29 Juli 1921.[2][5]

Seorang tentara Amerika berdiri di dekat sebuah gerobak penuh dengan mayat di luar krematorium kamp konsentrasi Buchenwald, Jerman, setelah pembebasannya.

Nazisme bukanlah sebuah ideologi baru, melainkan sebuah kombinasi dari berbagai ideologi dan kelompok yang memiliki kesamaan pendapat tentang penentangan Perjanjian Versailes dan kebencian terhadap Yahudi dan Komunis yang dipercaya berada di balik perjanjian tersebut.

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Nazi Party - Encyclopædia Britannica" (overview), Encyclopædia Britannica, 2006, Britannica.com webpage: Britannica-NaziParty.
  2. ^ a b c "February 24, 1920: Nazi Party Established" (history), Yad Vashem, The Holocaust Martyrs' and Heroes' Remembrance Authority, 2004, webpage: YV-Party.
  3. ^ "Australian Memories Of The Holocaust" (history), Glossary, definition of "Nazi" (party), N.S.W. Board of Jewish Education, New South Wales, Australia, webpage: HolocaustComAu-Glossary Diarsipkan 2006-12-12 di Wayback Machine..
  4. ^ "The History Place - Hitler Youth" (history), The History Place, 1999, webpage: HPlace-HitlerYouth.
  5. ^ a b "Kriegsverbrechen der alliierten Siegermächte" ("war crimes of allied powers"), Pit Pietersen, ISBN 3-8334-5045-2, 2006, page 151, webpage: GoogleBooks-Pietersen: describes Hitler as "Propagandachef" and becoming chairman on July 29, 1921.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Neo-Nazisme

adalah ideologi pasca Perang Dunia II yang ingin menghidupkan kembali Nazisme. Kelompok-kelompok neo-Nazi memiliki ide yang berbeda, tetapi biasanya

Nazisme esoteris

Nazisme esoteris adalah istilah payung yang digunakan untuk menggambarkan berbagai interpretasi serta adaptasi mistis dari Nazisme pada zaman pasca-Perang

Adolf Hitler

Ketiga, sebuah kediktatoran satu partai yang didasarkan pada ideologi Nazisme yang totalitarian dan autokrasi. Tujuan Hitler adalah mendirikan Orde Baru

Dietrich Bonhoeffer

Lutheran Jerman dan seorang anggota dalam gerakan perlawanan Jerman terhadap Nazisme. Ia terlibat dalam sebuah komplotan yang dirancang oleh anggota-anggota

Perlawanan Jerman terhadap Nazisme

Perlawanan Jerman terhadap Nazisme (Jerman: Widerstand gegen den Nationalsozialismus) adalah perlawanan oleh orang-orang dan kelompok di Jerman terhadap

Nazisme dan ras

Nazisme dan ras meliputi adopsi Partai Nazi dan pengembangan lebih lanjut beberapa hipotesis terkait konsep ras mereka. Klasifikasi ras manusia dibuat

Pengeboman SMA Negeri 72 Jakarta

Natalie Lynn Rupnow. Semuanya menganut supremasi kulit putih atau neo-nazisme. Pihak sekolah turut diselidiki untuk menelusuri akar permasalahan. Meskipun

Ideologi politik

neoliberalisme, demokrasi kristen, fasisme, monarkisme, nasionalisme, nazisme, liberalisme, libertarianisme, sosialisme, Falsisme Konservatif dan demokrat