Pesugihan Sate Gagak adalah film komedi horor Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Etienne Caesar dan Dono Pradana, berdasarkan skenario yang ditulis oleh Nuugro Agung.[1] Film yang diproduksi Cahaya Pictures ini dibintangi oleh Ardit Erwandha, Yono Bakrie, Benidictus Siregar, Yoriko Angeline, Nunung, Arief Didu, Firza Valaza, dan Ence Bagus. Ceritanya mengenai tiga sahabat yang melakukan ritual pesugihan sate gagak untuk menyelesaikan masalah ekonomi yang tengah mereka hadapi.
Pesugihan Sate Gagak tayang di bioskop Indonesia pada 13 November 2025, dan tayang di Netflix pada 26 Maret 2026.[2][3]
Plot
suntingAnto, seorang karyawan warung makan, berdiri di atas jembatan sambil merenungkan permasalahan hidup yang sedang ia hadapi. Dua sahabatnya, Dimas dan Indra, bersama warga yang melihatnya, segera memaksanya turun karena khawatir ia akan melompat untuk bunuh diri. Anto membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa dirinya sedang terdesak oleh tuntutan mahar sebesar 150 juta rupiah dari ibu pacarnya, Andini. Di sisi lain, Indra juga tengah terlilit utang pinjaman online sebesar 85 juta rupiah akibat penipuan melalui telepon. Indra kemudian mengusulkan sebuah ritual yang diyakini dapat membuat mereka kaya, yaitu ritual sate gagak. Ia mengetahui ritual tersebut dari buku mantra pesugihan kuno milik kakeknya yang seorang dukun. Meski awalnya ragu, Anto akhirnya setuju setelah mengetahui bahwa ibu Andini berencana menjodohkan putrinya dengan seorang penjual daging di pasar.
Malam harinya, di sebuah rumah kosong, Anto, Dimas, dan Indra mencoba melakukan ritual tersebut, tetapi gagal. Mereka kemudian mencari tahu penyebab kegagalan dengan memeriksa isi buku milik kakek Indra. Dengan cara membuat sang kakek mengalami diare, mereka berhasil mengakses buku ritual tersebut. Mereka kembali melakukan ritual dengan mengikuti syarat-syarat yang tertulis, seperti menggunakan minyak duyung, kembang setaman, serta melakukannya dalam keadaan telanjang. Tiba-tiba, sosok genderuwo muncul dan membeli sate gagak dari Indra. Daun-daun yang diberikan makhluk tersebut seketika berubah menjadi uang. Setelah menyadari bahwa ritual tersebut benar-benar menghasilkan uang, ketiga sahabat itu terus melakukannya sambil memperbaiki dan meningkatkan rasa sate gagak agar memperoleh hasil yang lebih besar. Dalam waktu singkat, mereka menjadi kaya. Indra berhasil melunasi utangnya, Anto membeli mobil yang membuat ibu Andini terkesan, dan Dimas membuka toko untuk ibunya. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Mereka mulai mengalami berbagai gangguan di rumah masing-masing. Dalam salah satu sesi ritual, mereka menyadari bahwa para demit yang membeli sate bisa menjadi agresif jika tidak kebagian.
Anto akhirnya menikah dengan Andini, dan tak lama kemudian Andini hamil. Suatu malam, Andini diganggu oleh para demit yang menuntut sate. Gangguan tersebut membuat Anto memutuskan untuk berhenti melakukan ritual, yang kemudian memicu pertengkaran dengan Dimas. Anto lalu memanggil seorang paranormal untuk membantu membebaskan mereka dari gangguan tersebut. Paranormal itu menyarankan Anto melakukan ritual obong bondho, yaitu membakar sebagian harta pribadi untuk melepaskan diri dari gangguan para demit.
Di tempat lain, Dimas dan Indra tetap melanjutkan ritual sate gagak. Dimas, yang kini mengembangkan resep baru, justru menaikkan โhargaโ sate tersebut. Namun, setelah memakannya, para demit mendadak muntah sehingga mereka tidak memperoleh uang. Pada saat itu, Anto menelepon Indra dan memintanya ikut menjalankan ritual obong bondho. Sementara itu, orang tua Andini yang datang berkunjung ke rumah Anto menjadi saksi meningkatnya gangguan dari para demit. Ketika Indra dan Dimas tiba, ibu Andini kesurupan dan menyerang Anto. Dalam situasi genting, Anto akhirnya berhasil membakar sebagian hartanya, sehingga ritual obong bondho selesai dan para demit pun menghilang. Peristiwa tersebut membuat ibu Andini menyalahkan Anto dan sempat meminta mereka bercerai. Namun, ayah Andini menengahi dengan menyadari bahwa semua itu bisa terjadi karena dipicu oleh tuntutan tidak masuk akal istrinya. Pada akhirnya, mereka semua menyadari kesalahan masing-masing dan saling memaafkan. Anto, Indra, dan Dimas kembali menjalani kehidupan sederhana serta bertekad untuk tidak lagi terlibat dalam ritual pesugihan.
Pemeran
sunting- Ardit Erwandha sebagai Anto
- Yono Bakrie sebagai Dimas
- Benidictus Siregar sebagai Indra
- Yoriko Angeline sebagai Andini
- Nunung sebagai Imas, Ibu Andini
- Arief Didu sebagai Kardi, Bapak Andini
- Firza Valaza sebagai Abah Budi
- Ence Bagus sebagai Mbah Jati
- Niniek Arum sebagai Ibu Rina
- Insan Nur Akbar sebagai Pak Slamet
- Arif Alfiansyah sebagai Pak Tua
Produksi
suntingProses pengambilan gambar film Pesugihan Sate Gagak dimulai pada Selasa, 22 Juli 2025 oleh perusahaan produksi film Cahaya Pictures.[4] Ide cerita film komedi horor ini berangkat dari praktik mistis paling aneh dan juga menggelitik dalam budaya Jawa, yakni menjual sate burung gagak kepada makhluk halus demi mendapat kekayaan secara instan. Pesugihan Sate Gagak terinspirasi kisah nyata ritual pesugihan yang tersebar melalui tradisi lisan dan diyakini masih eksis di berbagai daerah di Indonesia, seperti Banyuwangi, Jember, pesisir Jawa Tengah, bahkan Sulawesi dan Sumatera. Sutradara film ini yang juga seorang komika, Dono Pradana, mengakui, "Lewat film ini, saya mau bilang, hidup itu absurd. Kadang hal paling gelap justru bisa bikin kita ketawa, dan ternyata ada pesugihan yang tumbalnya bukan manusia.[5]
Produser film ini, Aoura Lovenson, menyatakan bahwa sejak awal ingin bikin sesuatu yang fresh, segar, dan tidak biasa melalui film Pesugihan Sate Gagak ini. Aoura meyakini film ini bisa menjadi hiburan untuk melepas stres, apalagi dengan kehadiran ketiga komika, yakni Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benidictus Siregar, sebagai tiga karakter utamanya. โDi tengah tantangan hidup yang makin berat, kami percaya film ini bisa jadi pelarian sejenak dari tumpukan masalah dan ramainya berita buruk yang enggak ada habisnya. Daripada terus stres, lebih baik kita sama-sama menertawakan masalah dan hal-hal absurd di sekitar kita, dan lewat film inilah semua itu bisa kejadian,โ ujar Aoura.[6]
Ardit Erwanda, pemeran Anto dalam film ini, mengungkapkan, "Waktu pertama dengan judulnya, Pesugihan Sate Gagak, saya mikir. Ini pesugihannya yang makan satai, atau burung gagaknya yang buka lapak? Justru dari keanehan itu saya langsung tertarik. Premisnya segar dan absurd, jualan satai ke setan itu sudah lucu duluan di kepala.[5]
Referensi
sunting- ^ Hypeabis. "Hypeabis - Cahaya Pictures Hadirkan Film Pesugihan Sate Gagak, Disutradarai Dono Pradana & Etienne Caesar". Hypeabis. Diakses tanggal 2026-04-30.
- ^ "Pesugihan Sate Gagak Kapan Tayang? Ini Kabar Terbarunya". kumparan. Diakses tanggal 2026-04-30.
- ^ Official Account Pesugihan Sate Gagak. "TRIO GAGAK BALIK LAGI! ๐ฅ๐ข". www.instagram.com. Diakses tanggal 2026-04-29.
- ^ Asnurida, Rani (2025-07-22). "Sinopsis dan Daftar Pemain Film Pesugihan Sate Gagak, Ada Yono Bakrie". IDN Times. Diakses tanggal 2026-04-30.
- ^ a b Liputan6.com (2025-07-29). "Film Pesugihan Sate Gagak Siap Tayang 2025, Dibintangi Ardit Erwandha, Nunung Hingga Yono Bakrie". liputan6.com. Diakses tanggal 2026-04-30. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
- ^ Riandi, Ady Prawira (Andika). "Film Pesugihan Sate Gagak Rilis Teaser, Dibintangi Yono Bakrie hingga Ardit Erwandha". Kompas. Diakses tanggal 2026-04-30. ;
Pranala luar
sunting- Pesugihan Sate Gagak di IMDb (dalam bahasa Inggris)