Hanzi tradisional:
Hanzi sederhana:

(pengucapan [tsʰɨ̌]; Hanzi: ) adalah jenis puisi lirik dalam tradisi puisi klasik Tiongkok. menggunakan seperangkat meter puitis yang diturunkan dari kumpulan dasar pola tertentu, dalam ritme dan nada yang tetap serta tipe formal panjang baris variabel atau contoh model. Pola ritme dan nada dari ci berdasarkan pada nada lagu musik tertentu yang pasti. Dikenal juga sebagai Changduanju (長短句/长短句, "baris-baris panjang yang tidak teratur") dan Shiyu (詩餘/诗馀, "puisi tersebut selain Shi").

Catatan dan referensi

sunting
  • Kang-i Sun Chang. The evolution of Chinese tz'u poetry from late T'ang to Northern Sung.Princeton, New Jersey: Princeton University Press, 1980.
  • Davis, A. R. (Albert Richard), Editor and Introduction,(1970), The Penguin Book of Chinese Verse. (Baltimore: Penguin Books).
  • Frankel, Hans H. (1978). The Flowering Plum and the Palace Lady. (New Haven and London: Yale University Press) ISBN 0-300-02242-5

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tarumanagara

Kecamatan Munjul, Kapubaten Pandeglang. Lokasinya masih insitu, ditemukan di tepi Ci Danghiang. Pada prasasti ini tertulis dalam bahasa Sanskerta, dengan aksara

Yo Ko

Rajawali dan terkenal karena melakukan beberapa kekejaman. Ibunya, Bok Liam-ci, adalah kekasih Yo Kang. Ia meninggalkan Yo Kang setelah melihat bahwa Yo-Kang

Chu Ci

Chu Ci, sering diterjemahkan sebagai Ayat-ayat Chu atau Lagu Chu, merupakan sebuah antologi dari puisi Tionghoa yang secara tradisional berhubungan terutama

Bujangga Manik (naskah)

mengelilingi Tanah Jawa dan Bali. Naskah ini ditulis pada daun nipah, dalam puisi naratif berupa lirik yang terdiri dari delapan suku kata, dan saat ini disimpan

Lüshi (puisi)

bentuk tertentu dari sebuah bait dalam puisi klasik Tiongkok. Sebagai salah satu bentuk puisi terpenting dari puisi klasik Tiongkok, Lushi merujuk pada bentuk

Bagus Rangin

mati dengan cara dipenggal kepalanya di daerah Karangsambung, tepian sungai Ci Manuk[butuh rujukan]. Bagus Rangin pada akhirnya gugur, tetapi semangat pembelaan

Banten

di tepi Ci Danghiyang, Kecamatan Munjul, Pandeglang, Banten. Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947, dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan

Citranggada (raja)

"Bab 20", The S'rîmad Devî Bhâgawatam - First Book Shambava Parva, Section CI, The Mahabharata, Book 1: Adi Parva, diakses tanggal 3 November 2017 Bhanu