📑 Table of Contents
Perpisahan Santo Petrus dan Paulus, menampilkan para rasul tersebut memberikan ciuman kudus satu sama lain sebelum kemartiran mereka. (Alonzo Rodriguez, abad ke-16, Museo Regionale di Messina).

Ciuman kudus adalah sebuah penyambutan Kristen tradisional kuno, yang terkadang disebut "ciuman damai", "ciuman persaudaraan" (di kalangan laki-laki), atau "cium persaudarian" (di kalangan perempuan). Penyambutan semacam itu mengisyaratkan harapan dan berkait yang damai kepada penerima, dan meskipun dilakukan secara spontan, tindakan tersebut memiliki unsur ritual dan formal tertentu yang lama timbul dalam liturgi. Beberapa aliran gereja memakai bentuk penyambutan lain (di samping cium harfiah) untuk melakukan tujuan serupa; ini meliputi jabat tangan, isyarat, dan pelukan, yang dapat disebut salam damai.

Sumber

sunting
  • Roma 16:16 — "Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus" (Yunani: ἀσπάσασθε ἀλλήλους ἐν φιλήματι ἁγίῳ).
  • 1 Korintus 16:20 — "Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus" (Yunani: ἀσπάσασθε ἀλλήλους ἐν φιλήματι ἁγίῳ).
  • 2 Korintus 13:12 — "Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus" (Yunani: ἀσπάσασθε ἀλλήλους ἐν ἁγίῳ φιλήματι).
  • 1 Tesalonika 5:26 — "Sampaikanlah salam kami kepada semua saudara dengan cium yang kudus" (Yunani: ἀσπάσασθε τοὺς ἀδελφοὺς πάντας ἐν φιλήματι ἁγίῳ).
  • 1 Petrus 5:14 — "Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus" (Yunani: ἀσπάσασθε ἀλλήλους ἐν φιλήματι ἀγάπης).

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ciuman

atau orang lain. Pandangan budaya terhadap ciuman sangat bervariasi. Tergantung budaya dan konteks, ciuman dapat mengekspresikan perasaan dan emosi, seperti

Kekristenan pada periode Pranikea

mereka tidak boleh menyampaikan ciuman damai sejahtera lantaran ciuman mereka belum kudus" (18:3). Dengan demikian cium kudus diistimewakan sebadai suatu

S. Bono

memperlihatkan adegan ciuman. Dan percobaan itu gagal karena tantangan yang keras dari berbagai golongan dalam masyarakat. Adegan ciuman itu dipotong oleh

Parakletos

Kristen, istilah "parakletos" lazimnya digunakan sebagai sebutan bagi Roh Kudus. Parakletos adalah sebuah kata dalam bahasa Yunani Koine (παράκλητος, paráklētos)

Ratu Kalinyamat

Sunan Kudus menancapkannya pada tubuh kakaknya. Bersama suaminya, Pangeran Kalinyamat, ia pergi ke Kudus untuk menuntut penjelasan. Sunan Kudus, pendukung

Misteri Gunung Merapi (seri televisi 1998)

peti mati bertuliskan ayat Alquran oleh Kyai Ageng Prayogo, murid Sunan Kudus yang diperintahkan oleh Sultan, Raden Patah untuk membasmi bid'ah dan menghancurkan

Jam kanonis

tujuh jumlahnya, sebanyak jumlah karunia Roh Kudus, karena sembahyang-sembahyang suci itu berasal dari Roh Kudus"). Kebiasaan sembahyang semacam ini dipercaya

Lempeng

memasaknya adalah dibakar diatas wajan sampai daunya agak gosong dan aroma daun tercium. Nama belayung diambil dari alat potong zaman dulu yaitu kapak belayung