Teledu sigung[1]
Periode Holosen Suntingan nilai di Wikidata
Mydaus Suntingan nilai di Wikidata

Sunda stink badger (M. javanensis) and Palawan stink badger (M. marchei)
Taksonomi
KelasMammalia
OrdoCarnivora
FamiliMephitidae
GenusMydaus Suntingan nilai di Wikidata
F.Cuvier, 1821
Species

Mydaus ranges

Teledu sigung atau Teledu bau adalah spesies dari genus Mydaus dari keluarga karnivora sigung, Mephitidae. Mereka menyerupai anggota keluarga Mustelidae yang lebih terkenal yang juga disebut ' luak ' (yang merupakan kelompok polifiletik ). Hanya ada dua spesies yang masih ada โ€“ teledu sigung Palawan ( M. marchei ), dan teledu sigung Sunda ( M. javanensis ). Mereka tinggal di sebelah barat Garis Wallaceย ; spesies Sunda di pulau-pulau di Kepulauan Sunda Besar, yaitu Sumatera, Jawa, dan Kalimantanย ; di Kalimantan ia ditemukan di Indonesia, Malaysia dan Brunei. Spesies Palawan hidup di pulau Palawan , Filipina, serta pulau-pulau di sekitarnya.

Nama teledu sigung ini diambil karena kemiripannya dengan teledu lain dan karena cairan berbau busuk yang mereka keluarkan dari kelenjar dubur untuk membela diri (yang lebih kuat pada spesies Sunda).

Teledu sigung secara tradisional dianggap berkerabat dengan teledu Eurasia di subfamili Melinae dari keluarga musang karnivora ( Mustelidae ), tetapi analisis DNA terbaru menunjukkan bahwa mereka memiliki nenek moyang yang sama dengan sigung, sehingga para ahli kini menempatkan mereka di sigung. famili [2] ( Mephitidae, yang merupakan kelompok saudara dari klade yang terdiri dari Mustelidae dan Procyonidae, dengan panda merah juga termasuk dalam salah satu klade saudara [3] ). Kedua spesies yang ada cukup berbeda satu sama lain sehingga teledu sigung Palawan terkadang diklasifikasikan dalam genusnya sendiri, Suillotaxus.[4]

Referensi

sunting
  1. ^ Wozencraft, W. C. (2005). "Order Carnivora". Dalam Wilson, D. E.; Reeder, D. M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm.ย 622โ€“623. ISBNย 978-0-8018-8221-0. OCLCย 62265494.
  2. ^ Koepfli KP, Deere KA, Slater GJ, etย al. (2008). "Multigene phylogeny of the Mustelidae: resolving relationships, tempo and biogeographic history of a mammalian adaptive radiation". BMC Biol. 6 (1): 4โ€“5. doi:10.1186/1741-7007-6-10. PMCย 2276185. PMIDย 18275614. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  3. ^ Law, C. J.; Slater, G. J.; Mehta, R. S. (2018-01-01). "Lineage Diversity and Size Disparity in Musteloidea: Testing Patterns of Adaptive Radiation Using Molecular and Fossil-Based Methods". Systematic Biology. 67 (1): 127โ€“144. doi:10.1093/sysbio/syx047. PMIDย 28472434.
  4. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama badgerpages3

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

I Dewa Gde Oka

DAERAH TINGKAT I BALI PERIODE TAHUN 1977/1982. DPRD Bali. 1982. hlm.ย 89. "Col. (Engineers) I Dewa Gde Oka has been appointed ..." Indonesia Reports (dalam

Indonesia pada Pesta Olahraga Asia 2022

Off Indonesian Contingents for Asian Games 2023" (dalam bahasa Inggris). Tempo. Diakses tanggal 20 September 2023. "Medal Standings" (dalam bahasa Inggris)

Belimbing

Wine dari Belimbing Wuluh, Minuman Sehat yang Punya Khasiat Antidiabetes". Tempo. Diakses tanggal 2026-02-02. Wikimedia Commons memiliki media mengenai Averrhoa

Ercis

(erwtensoep dalam bahasa Belanda) merupakan sup yang memberikan sentuhan tempo doeloe bagi kalangan senior di Indonesia. Sejumlah salad juga menggunakan

Biul

2008). "Multigene phylogeny of the Mustelidae: Resolving relationships, tempo and biogeographic history of a mammalian adaptive radiation". BMC Biology

Mephitidae

(2008). "Multigene phylogeny of the Mustelidae: Resolving relationships, tempo and biogeographic history of a mammalian adaptive radiation". BMC Biol.

Kareo padi

Kabar Indonesia. Diakses tanggal 14 Mei 2014. "Burung Kareo Padi". Tempo.co. Tempo Store. Diakses tanggal 14 Mei 2014. Derek Holmes, dkk (1999).Burung-burung

Kanguru pohon mbaiso

"Mengenal Dingiso, Kanguru Mirip Beruang yang Dianggap Sakral di Papua". Tempo. 17 Januari 2024 | 11.00 WIB. Diakses tanggal 2026-03-26. ""Dingiso" Satwa