Jenis perusahaan | Publik |
|---|---|
| Kode emiten | |
| Industri | Pusat data |
| Didirikan | 2011 |
| Pendiri | Otto Toto Sugiri |
Wilayah operasi | Indonesia |
Tokoh kunci | Otto Toto Sugiri (Presiden Direktur) |
| Produk | Colocation Provider |
| Pendapatan | Rp2.1 triliun (2023)[1] |
| Rp800 miliar (2023)[2] | |
| Total aset | Rp10 triliun (2023)[3] |
| Situs web | www |
PT DCI Indonesia Tbk (BEI: DCII ) adalah perusahaan pusat data terkemuka di Indonesia serta pusat data Tier IV pertama di Asia Tenggara yang didirikan pada tahun 2011 oleh Otto Toto Sugiri. Perusahaan ini menyediakan layanan infrastruktur pusat data yang aman dan andal bagi perusahaan teknologi, perbankan, dan berbagai industri lainnya di Indonesia. DCI Indonesia telah berkontribusi besar dalam mendukung transformasi digital di Indonesia.
Sejarah
suntingPT DCI Indonesia Tbk didirikan pada tahun 2011 dengan tujuan menyediakan infrastruktur pusat data berstandar internasional di Indonesia. Pada tahun 2021, PT DCI resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham DCII.[4] Perusahaan ini telah mendapatkan berbagai sertifikasi internasional seperti Tier IV dari Uptime Institute, menjadikannya salah satu pusat data dengan tingkat keandalan tertinggi di Asia Tenggara.[5] Pada tahun 2022 menjalin kerjasama dengan Bank BJB dalam rangka mendukung IT.[6]
Lokasi
sunting| Lokasi | Alamat / Keterangan |
|---|---|
| Kantor Pusat | Jakarta |
| H1 Data Center | Cibitung |
| H2 Data Center | Karawang |
| E1 Data Center | Jakarta |
| E2 Data Center | Surabaya |
PT DCI Indonesia memiliki sejumlah data center di 4 lokasi utama yakni Cibitung, Karawang Jakarta dan Surabaya.Total kapasitas daya yang tersedia mencapai 132 MW.[7]
Layanan
suntingPT DCI Indonesia Tbk menawarkan berbagai layanan pusat data, termasuk:
- Colocation
- Cross Connect
- Flexspace
- Smart Hands
- DCI-IX
- DCI Connect
- DCI BareMetal
Penghargaan dan Sertifikasi
sunting- Sertifikasi Tier IV Design, Constructed Facility dan Operations dari Uptime Institute[8]
- Penghargaan "Best Data Center Provider" dari Frost & Sullivan pada 2023[9]
- Penghargaan "Datacenter Service & Maintenance Team" dari WMedia pada 2021
- Penghargaan "Hyperscale Innovation (Power & Cooling)" dari pada 2021
- WMedia Penghargaan "Carbon Reduction" dari WMedia pada 2022
- Penghargaan "Hyperscale Innovation (Automation)" dari WMedia pada 2022
- Penghargaan "Digital Technology Inside the Data Center" dari WMedia pada 2023
- Penghargaan "Skills Development Initiative" dari WMedia pada 2024
- Penghargaan "Network & Interconnect Initiative" dari WMedia pada 2024
- Penghargaan "Data Center Design & Build" dari WMedia pada 2025
Referensi
sunting- ^ "Pendapatan DCI Indonesia Tembus Rp2,1 Triliun". Tempo. 2024-01-10. Diakses tanggal 2024-01-16.
- ^ "DCI Indonesia Catat Laba Bersih Rp800 Miliar". Detik Finance. 2024-01-11. Diakses tanggal 2024-01-16.
- ^ "Aset DCI Indonesia Tembus Rp10 Triliun". CNBC Indonesia. 2024-01-12. Diakses tanggal 2024-01-16.
- ^ "DCI Indonesia Resmi Melantai di BEI". Kontan. 2021-01-06. Diakses tanggal 2024-01-16.
- ^ "DCI Indonesia Raih Sertifikasi Tier IV". Bisnis.com. 2022-03-15. Diakses tanggal 2024-01-16.
- ^ Purwanti, Teti. "Cakep! Bank BJB Getol Bangun Ekosistem Digital". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2026-04-04.
- ^ "PT. DCI Indonesia Tbk [DCII] | IDNFinancials". www.idnfinancials.com. Diakses tanggal 2025-09-16.
- ^ "DCI Indonesia Raih Tier IV Constructed Facility". Data Center Dynamics. 2023-05-20. Diakses tanggal 2024-01-16.
- ^ "DCI Indonesia Dinobatkan sebagai Best Data Center Provider". Liputan6. 2023-09-10. Diakses tanggal 2024-01-16.
Pranala luar
suntingTemplat:Perusahaan teknologi Indonesia Templat:Bursa Efek Indonesia