Dromaeosauroides
Rentang waktu: Kapur Awal, 140ย jtyl
Cetakan gigi holotipe (DK 315), Museum Sejarah Alam, London
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: Theropoda
Famili: โ€ Dromaeosauridae
Klad: โ€ Eudromaeosauria
Subfamili: โ€ Dromaeosaurinae
Genus: โ€ Dromaeosauroides
Christiansen & Bonde, 2003
Spesies tipe
โ€ Dromaeosauroides bornholmensis
Christiansen & Bonde, 2003

Dromaeosauroides adalah sebuah genus dinosaurus teropoda dromaeosaurid dari zaman Kapur Awal di wilayah yang sekarang menjadi Denmark dan kemungkinan juga Inggris. Dinosaurus ini ditemukan di Formasi Jydegaard di lembah Robbedale, di pulau Bornholm yang terletak di Laut Baltik. Formasi ini berasal dari rentang usia Berriasium hingga Valanginium. Ini adalah satu-satunya tempat yang memungkinkan untuk penemuan sisa-sisa dinosaurus di wilayah Denmark, karena endapan Mesozoikum yang tersingkap di bagian lain negara tersebut merupakan endapan laut. Dromaeosauroides adalah dinosaurus pertama yang diketahui dari Denmark, dan satu-satunya yang telah diberi nama secara ilmiah. Hewan ini merupakan salah satu dromaeosauria tertua yang diketahui di dunia, dan dromaeosauria pertama yang keberadaannya tidak terbantahkan dari zaman Kapur Awal di Eropa.

Dinosaurus ini diketahui dari dua buah gigi, yang pertama ditemukan pada tahun 2000 dan yang kedua pada tahun 2008. Berdasarkan gigi pertama (holotipe tersebut), genus dan spesies Dromaeosauroides bornholmensis dinamai pada tahun 2003. Nama genusnya berarti "mirip Dromaeosaurus", karena kemiripannya dengan gigi genus tersebut, dan nama spesiesnya berarti "dari Bornholm". Gigi pertamanya disertifikasi sebagai "Danekrรฆ" ("makhluk Denmark") ketika nilai penting ilmiahnya dievaluasi. Setelah penemuan ini, sisa-sisa dan jejak dinosaurus lainnya ditemukan di berbagai formasi geologi di Bornholm. Koprolit berisi sisa-sisa ikan yang ditemukan di Formasi Jydegaard mungkin merupakan milik Dromaeosauroides. Beberapa gigi dari Britania Raya yang sebelumnya dikelompokkan ke dalam genus Nuthetes mungkin juga merupakan milik hewan ini.

Gigi holotipe tersebut memiliki panjang 21,7 milimeter (0,85ย in), dan gigi kedua berukuran 15 milimeter (0,59ย in). Keduanya melengkung dan bergerigi halus. Semasa hidupnya, Dromaeosauroides diperkirakan memiliki panjang 2 hingga 3 meter (7 hingga 10ย ft) dan berat sekitar 40 kilogram (88ย pon). Sebagai seekor dromaeosauria, hewan ini kemungkinan berbulu, dan memiliki cakar besar berbentuk sabit di kakinya seperti kerabatnya, Dromaeosaurus dan Deinonychus. Dinosaurus ini hidup di lingkungan laguna pesisir bersama kelompok sauropoda, sebagaimana dibuktikan oleh temuan yang diduga sebagai gigi titanosauria.

Penemuan dan penamaan

sunting
Peta area tempat gigi dinosaurus ditemukan
Peta yang menunjukkan Denmark (A) dan pulau Bornholm (B), dengan "lubang pasir Carl Nielsen" tempat Dromaeosauroides ditemukan ditandai dengan titik merah

Hanya sedikit sisa-sisa dinosaurus yang ditemukan di Skandinavia. Daratan utama Denmark bagian barat merupakan wilayah yang tidak memungkinkan untuk menemukan sisa-sisa dinosaurus, karena sedimen Mesozoikum di sana berupa kapur laut (chalk) berumur Maastrichtium. Fosil-fosil hewan laut non-dinosaurus, termasuk mosasaurus dan plesiosaurus, telah ditemukan di endapan tersebut.[1] Endapan Mesozoikum di Skรฅne, Swedia, jauh lebih kaya akan fosil, termasuk fosil dinosaurus. Pulau Bornholm milik Denmark di Laut Baltik dulunya adalah bagian dari daratan yang sama dengan Skรฅne (benua Skandinavia-Rusia), dan memiliki geologi yang serupa. Bagian barat daya pulau tersebut adalah satu-satunya tempat di Denmark yang menghasilkan sisa-sisa dinosaurus.[2]

Selama tahun 1990-an, Proyek Fosil (dibubarkan pada tahun 2005) dibentuk oleh sekelompok pengangguran yang menerima pendanaan dari Denmark dan MEE untuk memelihara situs-situs geologi di Bornholm.[2] Salah satu dari situs tersebut, "lubang pasir Carl Nielsen" di lembah Robbedale (jangan disamakan dengan Formasi Robbedale, tempat di mana tidak ada sisa-sisa vertebrata yang ditemukan), merupakan bagian dari Formasi Jydegaard. Formasi ini berumur 140 juta tahun, berasal dari tahap Berriasium Akhir (atau Ryazanium) pada periode Kapur Awal. Proyek Fosil menyaring pasir di situs-situs ini bekerja sama dengan pusat penafsiran NaturBornholm, yang memamerkan fosil-fosil yang ditemukan. Pada bulan September 2000, ahli paleontologi Denmark Per Christiansen dan Niels Bonde mengajar sebuah kursus lapangan di situs tersebut yang bertajuk, "Perburuan Dinosaurus Denmark". Selama kursus berlangsung, mahasiswa geologi Eliza Jarl Estrup menemukan sebuah gigi teropoda, dinosaurus pertama yang ditemukan di wilayah Denmark, dan penemuan tersebut direkam oleh stasiun televisi setempat.[1][3][4]

Gigi tersebut dipresentasikan pada pertemuan tahunan ke-45 Asosiasi Paleontologi pada tahun 2001, dan diidentifikasi sebagai kelompok dromaeosauria.[5] Pada tahun 2003, gigi tersebut (MGUH 27218/DK 315) dijadikan spesimen holotipe dari Dromaeosauroides bornholmensisโ€”yang dinamai secara ilmiah dan dideskripsikan oleh Christiansen dan Bonde. Nama genus ini menggabungkan Dromaeosaurus dengan bahasa Yunani Kuno -ides ("dalam bentuk"), yang merujuk pada kemiripan antara gigi kedua genus tersebut. Nama spesifiknya merujuk pada Bornholm.[6] Nama Dromaeosaurus sendiri telah diterjemahkan sebagai "reptil gesit" atau "reptil pelari".[7][8] Bonde dan Christiansen sebelumnya menduga sisa-sisa dinosaurus Denmark yang pertama akan berupa gigi dinosaurus herbivora seperti hypsilophodontia atau Iguanodon, dan terkejut ketika justru menemukan gigi dromaeosauria, karena sisa-sisa dromaeosauria jarang ditemukan di formasi Kapur Awal; herbivora seharusnya lebih melimpah dibandingkan karnivora.[1][9] Karena dromaeosauria tersebut tampaknya berukuran besar, mereka berharap tulang-tulang yang tangguh, seperti cakar, mungkin dapat ditemukan di masa depan. Para ahli paleontologi tidak berharap tulang-tulang dinosaurus yang lebih besar akan ditemukan di formasi tersebut (karena sebagian besar kemungkinan besar sudah ditemukan ketika pasir tersebut dieksploitasi secara komersial), tetapi berharap sisa-sisa mamalia Mesozoikum dapat ditemukan.[1] Gigi holotipe ini telah diilustrasikan dalam beberapa buku dan artikel penelitian. Gigi tersebut disertifikasi sebagai "Danekrรฆ" ("makhluk Denmark", menurut undang-undang museum Denmark tahun 1990 yang mengamankan fosil-fosil penting) ketika nilai penting ilmiahnya dievaluasi oleh Museum Geologi Kopenhagen.[1][2]

Dinosaurus berbulu dengan kepala besar, cakar, dan sayap yang belum sempurna
Dugaan rekonstruksi semasa hidupnya, berdasarkan genera yang berkerabat

Pada akhir musim panas tahun 2008, penjaga hutan Jens Kofoed menemukan gigi dromaeosaurid kedua.[10] Spesimen ini (DK 559) ditemukan di lokasi yang sama, dan kemudian dikelompokkan juga ke dalam spesies D. bornholmensis.[2] Kofoed menjelaskan bahwa penemuan ini mengejutkan karena orang-orang telah mencari sisa-sisa dinosaurus di Denmark selama bertahun-tahun tanpa hasil, dan hal ini ibarat menemukan "jarum di tumpukan jerami".[11] Dalam sebuah siaran pers, gigi dromaeosauria kedua tersebut juga disertifikasi Danekrรฆ oleh Museum Sejarah Alam Denmark, yang membandingkan hewan ini dengan raptor dalam film Jurassic Park, dan mencatat bahwa hewan-hewan tersebut, tidak seperti raptor dalam film, kemungkinan memiliki bulu.[10]

Sejak penemuan Dromaeosauroides, bukti adanya dinosaurus lain telah ditemukan di berbagai formasi geologi di Bornholm, seperti tambahan gigi dan jejak kaki dari beragam kelompok.[2][12][13][14][15][16] Pada tahun 2012, Jesper Milร n dan rekan-rekannya mendeskripsikan dua buah koprolit (kotoran yang membatu) yang berisi sisik dan tulang ikan. Fosil tersebut ditemukan di Formasi Jydegaard, dan menjadi fosil koprolit pertama yang ditemukan di endapan benua Mesozoikum Denmark. Meskipun penghasil kotoran ini tidak dapat diidentifikasi secara pasti, penyu laut dan kelompok dromaeosauridae seperti Dromaeosauroides adalah kandidat yang paling mungkin.[17]

Deskripsi

sunting
Kepala dan tubuh dinosaurus, dibandingkan dengan manusia untuk ukuran
Perkiraan ukuran Dromaeosauroides, dan kemungkinan letak dua gigi yang diketahui

Fosil gigi teropoda biasanya diidentifikasi berdasarkan ciri-cirinya, termasuk ukuran, proporsi, kelengkungan mahkota, serta morfologi dan jumlah dentikel (gerigi). Holotipe D. bornholmensis adalah sebuah mahkota gigi dengan panjang 217 milimeter (8,5ย in), ukuran dari depan ke belakang 97 milimeter (3,8ย in), dan lebar pangkal 66 milimeter (2,6ย in). Bagian depan gigi tersebut telah aus, yang menandakan bahwa gigi itu tanggal saat hewan tersebut masih hidup. Gigi ini juga terpengaruh oleh keausan tafonomi; pangkal giginya tidak beraturan, sehingga kemungkinan ukurannya sedikit lebih panjang semasa hidupnya.[1] Kelengkungan dan panjang gigi holotipe beserta panjang tepi pemotong bagian paling belakangnya (karina) menunjukkan bahwa gigi tersebut berada di rahang bagian depan.[9]

Gigi tersebut melengkung ke arah belakang, dan penampang melintangnya berbentuk oval. Tepi pemotong depan dan belakangnya bergerigi halus, yang memanjang sejauh dua pertiga bagian pada masing-masing tepi.[9] Terdapat enam dentikel per milimeter (0,04 in), dan setiap dentikel berbentuk persegi serta terlihat terpahat. Bentuk gigi secara keseluruhan, beserta lebar, bentuk penampang melintang, dan kelengkungannya menyerupai gigi pada maksila (tulang rahang atas) dan mandibula (tulang rahang bawah) spesies Dromaeosaurus albertensis dari Amerika Utara. Alur pembuluh darahnya tidak terlihat jelas atau tidak ada, ciri ini juga mirip dengan Dromaeosaurus, dan membedakannya dari anggota subfamili Velociraptorinae. Dromaeosauroides berbeda dari Dromaeosaurus di mana tepi pemotong di sisi depan posisinya lebih jauh dari bagian tengah gigi. Meskipun giginya lebih besar dan dentikelnya serupa, setiap dentikel berukuran lebih kecil daripada milik Dromaeosaurus, yang hanya memiliki 13โ€“20 dentikel per 5 milimeter (0,20ย in), sementara Dromaeosauroides memiliki 30.[1] Gigi kedua yang diketahui berukuran lebih kecilโ€”15 milimeter (0,59ย in)โ€”namun memiliki ciri-ciri yang sama seperti holotipenya.[2]

Gigi holotipe ini kira-kira 25 persen lebih besar dibandingkan gigi Dromaeosaurus yang ekuivalen, dari ukuran inilah didapatkan perkiraan panjang tubuh Dromaeosauroides yang mencapai 3 meter (120ย in) atau lebih; panjangnya mungkin bisa mencapai 3 hingga 4 meter (9,8 hingga 13,1ย ft).[1][9] Dalam sebuah wawancara, Christiansen memperkirakan tengkoraknya memiliki panjang 35 sentimeter (14ย in) dan berat hewan ini 40 kilogram (88ย pon); sebagai perbandingan, seekor harimau Benggala dengan panjang yang sama akan memiliki berat 150 hingga 180 kilogram (330 hingga 400ย pon).[18] Sebagai seekor dromaeosauria, Dromaeosauroides diyakini memiliki cakar besar berbentuk sabit pada jari kaki keduanya yang sangat lentur, mirip seperti kerabatnya Dromaeosaurus, Velociraptor, dan Deinonychus. Kelompok tersebut berkerabat dekat dengan burung, dan pusat penafsiran NaturBornholm memamerkan sebuah patung Dromaeosauroides seukuran aslinya yang ditutupi oleh bulu. Penemuan dromaeosauria berbulu dari Tiongkok yang terawetkan dengan baik di kemudian hari menunjukkan bahwa patung tersebut seharusnya memiliki bulu yang lebih banyak dan lebih panjang agar dapat dikatakan akurat. Meskipun beberapa dromaeosauria yang lebih kecil mungkin mampu terbang, kemampuan terbang sangat kecil kemungkinannya untuk dimiliki oleh hewan seukuran Dromaeosauroides.[9]

Klasifikasi

sunting
Tengkorak dinosaurus di museum dengan rahang disangga terbuka, memperlihatkan gigi-giginya
Cetakan tengkorak kerabatnya yang serupa, Dromaeosaurus, Museum Geologi

Beberapa ciri dari gigi ini hanya diketahui terdapat pada anggota famili Dromaeosauridae yang merupakan dinosaurus teropoda.[9] Dromaeosauroides diklasifikasikan sebagai anggota subfamili Dromaeosaurinae di dalam Dromaeosauridae, karena kemiripannya dengan Dromaeosaurus. Terlepas dari kemiripan tersebut, Dromaeosauroides tidak dianggap sebagai bagian dari genus yang sama. Sangat tidak mungkin sebuah genus dapat bertahan hidup selama 60 juta tahun; Dromaeosauroides hidup pada masa Kapur Awal, sementara Dromaeosaurus pada masa Kapur Akhir. Perbedaan pada dentikel keduanya juga menunjukkan bahwa mereka harus diklasifikasikan secara terpisah.[1]

Menurut Bonde, Dromaeosauroides adalah salah satu dromaeosauria tertua yang diketahui di dunia; sebagian besar sisa fosil yang lebih tua, hanya secara tentatif dimasukkan ke dalam kelompok Dromaeosauridae. Dromaeosauroides adalah dromaeosauridae pertama yang terkonfirmasi kebenarannya dari masa Kapur Awal di Eropa, hal ini bergantung pada status identitas Nuthetes dari formasi Middle Purbeck di Britania Raya (yang mungkin umurnya sedikit lebih tua dari Formasi Jydegaard). Belum dapat dipastikan apakah spesimen holotipe remaja Nuthetes memiliki ciri-ciri dromaeosauridae.[1] Spesimen-spesimen berukuran besar yang dimasukkan ke dalam kelompok Nuthetes tampaknya merupakan milik dromaeosauria sejati, dan kemungkinan besar adalah milik Dromaeosauroides daripada Nuthetes. Spesimen-spesimen ini berukuran 15 hingga 18 milimeter (0,59 hingga 0,71ย in).[2]

Dromaeosauroides dianggap sebagai dromaeosauria yang belum teridentifikasi pasti (indeterminate) oleh Johan Lindgren dan rekan-rekannya pada tahun 2008.[12] Bonde merespons bahwa karena giginya berbeda dari gigi dromaeosauria lain dari zaman Kapur Awal (dan anggota kelompok tersebut di kemudian hari, termasuk Dromaeosaurus), maka status takson ini harus dianggap valid. Ia juga mengatakan bahwa para ilmuwan tersebut telah memberikan informasi yang salah mengenai lokasi, strata, dan umur spesimen tersebut, serta menegaskan bahwa situasi penamaannya tidak berbeda dari takson-takson lain yang pendeskripsiannya hanya didasarkan pada gigi.[2] Oliver W. M. Rauhut dan rekan-rekannya memberikan peringatan pada tahun 2010 bahwa gigi teropoda dari zaman Jura Akhir/Kapur Awal yang mirip dengan gigi dromaeosauridae mungkin saja merupakan milik kelompok tyrannosauroid kecil Proceratosaurus atau takson yang berkerabat dengannya.[19] Nicholas R. Longrich dan rekan-rekannya pada tahun 2021 menyatakan bahwa Dromaeosauroides mungkin merupakan seekor eudromaeosaur purba.[20]

Paleolingkungan

sunting
Nuthetes menyerang Echinodon, berdasarkan gigi-gigi dari Inggris yang mungkin milik Dromaeosauroides

Saat ini, hanya sebagian kecil Formasi Jydegaard yang tersingkap; sisanya telah tertutup oleh tumbuhan. Jydegaard merupakan bagian dari Grup Nyker, yang mencakup tiga formasi (Rabekke, Robbedale, dan Jydegaard) dengan rentang usia mulai dari Berriasium hingga Valanginium pada zaman Kapur Awal. Jydegaard terdiri atas sedimen-sedimen yang terendapkan di sebuah laguna air tawar hingga payau yang berhadapan dengan garis pantai. Selain Dromaeosauroides dan hewan yang diduga sebagai titanosauria, sisa-sisa hiu hybodontiformes, ikan seperti Lepidotes dan Pleuropholis, kura-kura, kadal, buaya Pholidosaurus, serta serpihan tulang tipis dari burung atau pterosauria juga telah ditemukan di endapan tersebut.[1] Kelompok Bivalvia Neomiodon banyak ditemukan di lapisan sedimen di bawahnya (Lapisan Neomiodon), yang mengindikasikan terjadinya kematian massal, kemungkinan akibat racun dinoflagelata.[21]

Fosil ikan dan bivalvia ditemukan di tanah liat yang dulunya kemungkinan adalah laguna, sedangkan dinosaurus dan kadal di pasir yang dulunya kemungkinan adalah daratan, barangkali sebuah pantai; kura-kura dan buaya ditemukan di kedua jenis endapan tersebut. Siput air tawar ditemukan di tanah liat yang dulunya diduga merupakan danau dangkal dan mengering di balik penghalang berpasir antara laguna dan laut, dalam sebuah lingkungan yang mungkin mirip dengan Florida Keys atau pesisir barat daya Jutlandia.[2] Dinosaurus mungkin mencari makan di sana, berdasarkan sisa-sisa tumbuhan dan hewan darat berukuran kecil, serta kelompok teropoda yang mungkin berburu di sepanjang pantai.[1] Bornholm dan Skรฅne tampaknya menjadi satu-satunya tempat di mana sisa-sisa fauna Skandinavia-Rusia dari zaman Kapur Awal dapat ditemukan. Penyelidikan lebih lanjut di tempat tersebut mungkin dapat menunjukkan apakah fauna ini memiliki pertalian dengan wilayah Eropa atau Asia.[2]

Berdasarkan fosil yang diduga sebagai koprolit dromaeosauria dari Formasi Jydegaard yang berisi sisik ikan Lepidotes, Milร n dan rekan-rekannya berspekulasi bahwa beberapa dromaeosauridae mampu menangkap ikan menggunakan cakar besar berbentuk sabit pada jari kaki keduanya, mirip dengan "penangkapan ikan bertombak" yang telah diusulkan untuk teropoda Baryonyx dan cakar ibu jarinya yang membesar. Satu dari dua koprolit yang berukuran lebih besar tersebut memiliki bukti adanya organisme koprofag.[17]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f g h i j k l Bonde, N.; Christiansen, P. (2003). "New dinosaurs from Denmark". Comptes Rendus Palevol. 2 (1): 13โ€“26. Bibcode:2003CRPal...2...13B. doi:10.1016/S1631-0683(03)00009-5.
  2. ^ a b c d e f g h i j Bonde, N. (2012). "Danish Dinosaurs: A Review". Dalam Godefroit, P. (ed.). Bernissart Dinosaurs. Indiana University Press. hlm.ย 435โ€“449. ISBNย 978-0-253-00570-0.
  3. ^ Estrup, E. J. (2007). "Jurassic Park Denmark" (PDF). Scient. 4 (dalam bahasa Dansk). 1: 12โ€“14.[pranala nonaktif]
  4. ^ "Dinosaur tooth found in Denmark โ€“ November 22, 2000". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 November 2002. Diakses tanggal 21 August 2007.
  5. ^ Bonde, N. (2001). "A Berriasian "Wealden fauna" from Bornholm, Denmark". Palaeontological Association 45th Annual Meeting. 4.
  6. ^ Christiansen P. & Bonde N. (2003). "The first dinosaur from Denmark". Neues Jahrbuch fรผr Geologie und Palรคontologie, Abhandlungen. 227 (2): 287โ€“299. Bibcode:2003NJGPA.227..287C. doi:10.1127/njgpa/227/2003/287.
  7. ^ Holtz, T. R. Jr. (2012). Dinosaurs: The Most Complete, Up-to-date Encyclopedia for Dinosaur Lovers of All Ages. New York: Random House. hlm.ย 384. ISBNย 978-0-375-82419-7.
  8. ^ Norman, D. B. (1985). "Dromaeosaurids". The Illustrated Encyclopedia of Dinosaurs: An Original and Compelling Insight into Life in the Dinosaur Kingdom. New York: Crescent Books. hlm.ย 56. ISBNย 978-0-517-46890-6.
  9. ^ a b c d e f Bonde, N.; Andersen, S.; Hals, N.; Jakobsen, S.T. (2008). Danekrรฆ โ€“ Danmarks bedste fossiler (dalam bahasa Dansk). Gyldendal. hlm.ย 28โ€“32. ISBNย 978-87-02-04985-5.
  10. ^ a b "Sensationelt dinosaurfund pรฅ Bornholm" (dalam bahasa Dansk). Jyllands-Posten. 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-06-16.
  11. ^ Barslev, K. (2008). "Tand fra dinosaur fundet pรฅ Bornholm" (dalam bahasa Dansk). Kristeligt Dagblad. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-30.
  12. ^ a b Lindgren, J.; Currie, P. J.; Rees, J.; Siverson, M.; Lindstrรถm, S.; Alwmark, C. (2008). "Theropod dinosaur teeth from the lowermost Cretaceous Rabekke Formation on Bornholm, Denmark". Geobios. 41 (2): 253โ€“262. Bibcode:2008Geobi..41..253L. doi:10.1016/j.geobios.2007.05.001.
  13. ^ Surlyk, F.; Milร n, J.; Noe-Nygaard, N. (2008). "Dinosaur tracks and possible lungfish aestivation burrows in a shallow coastal lake; lowermost Cretaceous, Bornholm, Denmark" (PDF). Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology. 267 (3โ€“4): 292โ€“304. Bibcode:2008PPP...267..292S. doi:10.1016/j.palaeo.2008.07.004.
  14. ^ Milร n, J. (2011). "New theropod, thyreophoran, and small sauropod tracks from the Middle Jurassic Bagรฅ Formation, Bornholm, Denmark" (PDF). Bulletin of the Geological Society of Denmark. 59: 51โ€“59. Bibcode:2011BuGSD..59...51M. doi:10.37570/bgsd-2011-59-06. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2016-06-16. Diakses tanggal 2013-11-05.
  15. ^ Clemmensen, L. B.; Milร n, J.; Pedersen, G. K.; Johannesen, A. B.; Larsen, C. (2014). "Dinosaur tracks in Lower Jurassic coastal plain sediments (Sose Bugt Member, Rรธnne Formation) on Bornholm, Denmark". Lethaia. 47 (4): 485โ€“493. Bibcode:2014Letha..47..485C. doi:10.1111/let.12073.
  16. ^ Milร n, Jesper; Mateus, Octรกvio (2023). "A turiasaurian (Dinosauria, Sauropoda) tooth from the Pliensbachian Hasle Formation of Bornholm, Denmark, shows an Early Jurassic origin of the Turiasauria". Diversity. 16 (1): 12. Bibcode:2023Diver..16...12M. doi:10.3390/d16010012. hdl:10362/172148.
  17. ^ a b Milร n, J.; Rasmussen, B. W.; Bonde, N. (2012). "Coprolites with prey remains and traces from coprophagous organisms from the Lower Cretaceous (Late Berriasian) Jydegaard Formation of Bornholm, Denmark" (PDF). New Mexico Museum of Natural History and Science. Bulletin. 57: 235โ€“240. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2013-09-23. Diakses tanggal 2013-09-21.
  18. ^ Ejsing, J. (2003). "Fortidsmonstre ser dagens lys" (dalam bahasa Dansk). Berlingske. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-09-23. Diakses tanggal 2013-04-26.
  19. ^ Rauhut, Oliver W. M.; Milner, Angela C.; Moore-Fay, Scott (2010). "Cranial osteology and phylogenetic position of the theropod dinosaur Proceratosaurus bradleyi (Woodward, 1910) from the Middle Jurassic of England". Zoological Journal of the Linnean Society. 158 (1): 155โ€“195. doi:10.1111/j.1096-3642.2009.00591.x.
  20. ^ Longrich, Nicholas R.; Martill, David M.; Jacobs, Megan L. (2022). "A new dromaeosaurid dinosaur from the Wessex Formation (Lower Cretaceous, Barremian) of the Isle of Wight, and implications for European palaeobiogeography". Cretaceous Research. 134 105123. Bibcode:2022CrRes.13405123L. doi:10.1016/j.cretres.2021.105123. S2CIDย 245324247.
  21. ^ Bonde, N. (2004). "An early Cretaceous (Ryazanian) fauna of "Purbeck-Wealden type" at Robbedale, Bornholm, Denmark". Dalam Arratia, G.; Tintori, A. (ed.). Mesozoic Fishes 3 โ€“ Systematics, Paleoenvironments and Biodiversity. Verlag Dr. Friedrich Pfeil. hlm.ย 507โ€“528. ISBNย 978-3-89937-053-9.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Velociraptor

Saurornitholestes Dromaeosaurinae Achillobator Dakotaraptor? Deinonychus? Dromaeosauroides Dromaeosaurus Itemirus Saurornitholestes? Utahraptor Yurgovuchia Zapsalis

Daftar genus dinosaurus

Pachycephalosaurus Dracovenator Dravidosaurus โ€“ actually a plesiosaurian Drinker Dromaeosauroides Dromaeosaurus Dromiceiomimus Dromicosaurus โ€“ junior synonym of Massospondylus

Deinonychus

Saurornitholestes Dromaeosaurinae Achillobator Dakotaraptor? Deinonychus? Dromaeosauroides Dromaeosaurus Itemirus Saurornitholestes? Utahraptor Yurgovuchia Zapsalis

Dakotaraptor

Saurornitholestes Dromaeosaurinae Achillobator Dakotaraptor? Deinonychus? Dromaeosauroides Dromaeosaurus Itemirus Saurornitholestes? Utahraptor Yurgovuchia Zapsalis

Atrociraptor

Saurornitholestes Dromaeosaurinae Achillobator Dakotaraptor? Deinonychus? Dromaeosauroides Dromaeosaurus Itemirus Saurornitholestes? Utahraptor Yurgovuchia Zapsalis

Tianyuraptor

Saurornitholestes Dromaeosaurinae Achillobator Dakotaraptor? Deinonychus? Dromaeosauroides Dromaeosaurus Itemirus Saurornitholestes? Utahraptor Yurgovuchia Zapsalis

Utahraptor

Saurornitholestes Dromaeosaurinae Achillobator Dakotaraptor? Deinonychus? Dromaeosauroides Dromaeosaurus Itemirus Saurornitholestes? Utahraptor Yurgovuchia Zapsalis

Dromaeosauridae

Saurornitholestes Dromaeosaurinae Achillobator Dakotaraptor? Deinonychus? Dromaeosauroides Dromaeosaurus Itemirus Saurornitholestes? Utahraptor Yurgovuchia Zapsalis