Tanggal dan waktu WU (UTC ยฑ0)
ekuinoks dan titik balik matahari di Bumi[1][2]
peristiwa ekuinoks titik balik ekuinoks titik balik
bulan Maret[3] Juni[4] September[5] Desember[6]
tahun tanggal waktu tanggal waktu tanggal waktu tanggal waktu
2021 20 09:37 21 03:32 22 19:21 21 15:59
2022 20 15:33 21 09:14 23 01:04 21 21:48
2023 20 21:25 21 14:58 23 06:50 22 03:28
2024 20 03:07 20 20:51 22 12:44 21 09:20
2025 20 09:02 21 02:42 22 18:20 21 15:03
2026 20 14:46 21 08:25 23 00:06 21 20:50
2027 20 20:25 21 14:11 23 06:02 22 02:43
2028 20 02:17 20 20:02 22 11:45 21 08:20
2029 20 08:01 21 01:48 22 17:37 21 14:14
2030 20 13:51 21 07:31 22 23:27 21 20:09
2031 20 19:41 21 13:17 23 05:15 22 01:56
Selama ekuinoks, sumbu bumi tidak mendekati atau menjauhi Matahari dan panjang hari sama di seluruh permukaan bumi

Ekuinoks matahari, adalah momen ketika Matahari melintas tepat di atas garis khatulistiwa Bumi, artinya, muncul tepat di atas khatulistiwa, bukan di utara atau di selatan garis khatulistiwa. Pada hari di mana terjadi ekuinoks, Matahari tampak terbit "tepat dari arah timur" dan terbenam "tepat ke arah barat". Hal ini terjadi dua kali setiap tahun, tetapi tidak selalu tepat pada tanggalnya, yaitu sekitar tangal 20 Maret dan sekitar tanggal 23 September.

Ekuinoks terjadi dua kali setahun (ekuinoks Maret dapat terjadi antara 19 hingga 21 Maret, sedangkan ekuinoks September dapat terjadi antara 21 hingga 24 September) ketika sumbu Bumi tidak terinklinasi terhadap Matahari, dan pusat Matahari berada di bidang yang sama dengan khatulistiwa Bumi. Istilah ekuinoks dapat pula digunakan untuk arti yang lebih luas, yaitu tanggal saat peristiwa semacam ini terjadi.

Nama "ekuinoks" berasal dari bahasa Latin aequus (yang berarti sama) dan nox (yang bermakna malam), karena selama ekuinoks, panjang siang dan malam sama.

Ekuinoks yang terjadi pada musim semi di suatu belahan Bumi disebut ekuinoks vernal, sedangkan ekuinoks pada musim gugur disebut ekuinoks autumnal.

Ekuinoks Maret

sunting

Ekuinoks Maret[7][8] (atau ekuinoks utara) adalah sebuah ekuinoks yang terjadi di Bumi ketika titik subsolar terlihat meninggalkan Belahan Bumi selatan dan melintasi ekuator langit, menuju ke arah utara seperti yang terlihat dari Bumi. Ekuinoks Maret juga dikenal sebagai ekuinoks vernal (ekuinoks musim semi) di Belahan Bumi utara dan sebagai ekuinoks musim gugur di Belahan Bumi selatan.[7][8][9]

Dalam kalender Gregorian, ekuinoks Maret dapat terjadi paling cepat 19 Maret atau paling lambat 21 Maret pada garis bujur 0ยฐ. Untuk tahun biasa, selisih waktu yang dihitung adalah sekitar 5 jam 49 menit lebih lambat daripada tahun sebelumnya, dan selisih waktu untuk tahun kabisat adalah sekitar 18 jam 11 menit lebih cepat daripada tahun sebelumnya. Dengan menyeimbangkan kenaikan tahun biasa dengan penurunan tahun kabisat, dapat menjaga tanggal kalender ekuinoks Maret agar tidak menyimpang lebih dari satu hari dari tanggal 20 Maret setiap tahunnya.

Ekuinoks Maret dapat dipakai untuk menandai awal musim semi dan akhir musim dingin di Belahan Bumi utara, tetapi menandai awal musim gugur dan akhir musim panas di Belahan Bumi selatan.[10]

Dalam astronomi, ekuinoks Maret adalah titik nol dari waktu sideris dan asensio rekta.[11] Ekuinoks Maret juga digunakan sebagai referensi untuk beberapa kalender dan perayaan di banyak budaya dan agama.

Ekuinoks September

sunting

Ekuinoks September (atau ekuinoks selatan) adalah momen ketika Matahari tampak melintasi ekuator langit, menuju ke arah selatan. Karena perbedaan antara tahun kalender dan tahun tropis, ekuinoks September dapat terjadi kapan saja dari tanggal 21 hingga 24 September.

Saat ekuinoks, Matahari jika dilihat dari ekuator akan terbit tepat ke arah timur dan terbenam tepat ke arah barat. Sebelum ekuinoks September, Matahari terbit dan terbenam lebih ke arah utara, dan setelah itu, terbit dan terbenam lebih ke arah selatan.

Ekuinoks September dapat dipakai untuk menandai akhir musim panas dan awal musim gugur (ekuinoks musim gugur) di Belahan Bumi Utara, sementara menandai akhir musim dingin dan awal musim semi (ekuinoks musim semi) di Belahan Bumi Selatan.[12]

Efek terhadap satelit

sunting

Salah satu dampak dari periode ekuinoks adalah terganggunya sementara komunikasi satelit. Pada semua satelit geostasioner, terdapat beberapa hari di sekitar waktu ekuinoks ketika posisi Matahari berada tepat di belakang satelit jika dilihat dari Bumi (berada dalam lebar pancaran antena stasiun bumi) selama beberapa saat setiap hari. Kekuatan radiasi Matahari yang sangat tinggi dan spektrumnya yang luas menambah kebisingan pada sistem penerima di stasiun bumi, sehingga tergantung ukuran antena dan faktor lain dapat menyebabkan gangguan atau penurunan kualitas sinyal untuk sementara waktu. Lama gangguan ini bervariasi, umumnya berlangsung dari beberapa menit hingga sekitar satu jam. (Pada frekuensi tertentu, antena yang lebih besar memiliki sudut penerimaan lebih sempit sehingga waktu terjadinya โ€œpemadaman matahariโ€ menjadi lebih singkat).[13]

Satelit geostasioner juga mengalami tantangan dalam mempertahankan pasokan daya selama ekuinoks karena mereka melewati bayangan Bumi dan hanya bisa mengandalkan baterai. Biasanya, satelit bergerak sedikit ke utara atau selatan bayangan Bumi karena kemiringan sumbu Bumi yang tidak tegak lurus terhadap garis antara Bumi dan Matahari di luar waktu ekuinoks. Namun saat ekuinoks, karena satelit geostasioner berada tepat di atas Khatulistiwa, mereka masuk ke bayangan Bumi untuk durasi terlama dalam setahun.[14]

Ekuinoks pada planet lain

sunting

Ekuinoks dapat terjadi pada planet mana pun yang memiliki kemiringan sumbu rotasi. Salah satu contoh yang paling mencolok adalah Saturnus, di mana saat ekuinoks terjadi, cincin-cincinnya tampak berada pada posisi tepi menghadap Matahari. Jika dilihat dari atas seperti dalam pengamatan pertama dari wahana antariksa Cassini pada tahun 2009 cincin tersebut hampir tidak mendapat cahaya Matahari; bahkan, cahayanya lebih banyak berasal dari pantulan cahaya Saturnus sendiri daripada dari Matahari. Peristiwa ini terjadi setiap rata-rata 14,7 tahun, dan efeknya dapat berlangsung beberapa minggu sebelum dan sesudah momen ekuinoks yang tepat. Ekuinoks Saturnus terbaru jatuh pada 6 Mei 2025. Ekuinoks Saturnus terbaru jatuh pada 6 Mei 2025.[15]

Untuk Mars, ekuinoks terbaru terjadi pada 12 Januari 2024 (menandai musim gugur di belahan utara), dan sebelumnya pada 26 Desember 2022 (menandai musim semi di belahan utara).[16]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Astronomical Applications Department of USNO. "Earth's Seasons - Equinoxes, Solstices, Perihelion, and Aphelion". Diakses tanggal 3 Januari 2024.
  2. ^ "Solstices and Equinoxes: 2001 to 2100". AstroPixels.com. 20 Februari 2018. Diakses tanggal 3 Januari 2024.
  3. ^ ร‰quinoxe de printemps entre 1583 et 2999
  4. ^ Solstice dโ€™รฉtรฉ de 1583 ร  2999
  5. ^ ร‰quinoxe dโ€™automne de 1583 ร  2999
  6. ^ Solstice dโ€™hiver
  7. ^ a b Serway, Raymond; Jewett, John (8 Januari 2013). Physics for Scientists and Engineers. Cengage Learning. hlm.ย 409. ISBNย 978-1-285-53187-8.
  8. ^ a b United States Naval Training Command (1972). Navigation compendium. U.S. Govt. Print. Off. hlm.ย 88.
  9. ^ Desonie, Dana (2008). Polar Regions: Human Impacts. Infobase Publishing. hlm.ย 6. ISBNย 978-1-4381-0569-7.
  10. ^ "Defining Seasons". timeanddate.com.
  11. ^ Zeilik, M.; Gregory, S. A. (1998). Introductory Astronomy & Astrophysics (Edisi 4th). Saunders College Publishing. hlm.ย 36. ISBNย 0030062284.
  12. ^ "Defining Seasons" (dalam bahasa Inggris). Time and Date AS. Diakses tanggal 2 Juni 2022.
  13. ^ "Satellite Basics | Intelsat". www.intelsat.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-23.
  14. ^ "Latest News". Viasat.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-23.
  15. ^ "Oppositions, conjunctions, seasons, and ring plane crossings of theโ€ฆ". The Planetary Society (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-23.
  16. ^ "Mars' Calendar". The Planetary Society (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-23.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Matahari terbenam

setelah ekuinoks September hingga ekuinoks Maret dan sebaliknya cenderung terbenam di arah barat laut setelah ekuinoks Maret hingga ekuinoks September

Ekuinoks September

Ekuinoks September (atau ekuinoks selatan) adalah momen ketika Matahari tampak melintasi ekuator langit, menuju ke arah selatan. Karena perbedaan antara

Belahan Bumi selatan

selatan, tanggal 22 dan 23 September menjadi ekuinoks musim semi dan tanggal 21 Maret menjadi ekuinoks musim gugur. Kutub selatan merupakan pusat dari

Bumi

titik balik matahari musim panas pada 21 Juni, ekuinoks musim semi sekitar tanggal 20 Maret, dan ekuinoks musim gugur tanggal 23 September. Di belahan selatan

Belahan Bumi utara

hingga ekuinoks bulan Maret (biasanya tanggal 20 Maret waktu UTC), sedangkan musim panas berlangsung dari titik balik matahari bulan Juni hingga ekuinoks bulan

Uranus

perubahan musim dan aktivitas cuaca yang meningkat ketika Uranus mencapai ekuinoksnya pada tahun 2007. Kecepatan angin di permukaan Uranus dapat mencapai 250

Ekuinoks Maret

Ekuinoks Maret (atau ekuinoks utara) adalah ekuinoks yang terjadi di Bumi ketika titik subsolar tampak meninggalkan belahan Bumi selatan dan melintasi

Khatulistiwa

khatulistiwa, Matahari berada tepat di atas kepala pada tengah hari pada saat ekuinoks sehingga durasi masa siang hari sama sepanjang tahun kira-kira 12 jam.