Kompleksitas adalah sebuah perilaku sebuah sistem atau model yang komponen-komponennya berinteraksi dengan banyak cara, dan mengikuti peraturan atau hukum lokal, mengarah ke non-linieritas, keacakan, dinamika kolektif, hierarki dan kemunculan.[1][2]

Istilah ini umumnya digunakan untuk mencirikan sesuatu dengan banyak bagian, yang mana bagian tersebut berinteraksi dengan satu sama lain dengan beragam jenis cara, berujung pada keteraturan tinggi kemunculan, lebih besar daripada jumlah dari bagian-bagian dari suatu tersebut digabungkan. Bidang ilmu yang mempelajari hubungan dan interaksi kompleks tersebut pada skala yang beragam adalah tujuan utama dari Teori sistem kompleks.

Kriteria intuitif dari kompleksitas dapat dirancang sebagai berikut: sebuah sistem menjadi lebih kompleks bila dapat membedakan lebih banyak bagian, dan bila terdapat lebih banyak hubungan antara bagian-bagian tersebut.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ Johnson, Steven (2001). Emergence: The Connected Lives of Ants, Brains, Cities. New York: Scribner. hlm.ย 19. ISBNย 978-3411040742.
  2. ^ "What is complex systems science? | Santa Fe Institute". www.santafe.edu (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-04-14. Diakses tanggal 2022-04-17.
  3. ^ Heylighen, Francis (1999). The Growth of Structural and Functional Complexity during Evolution, in; F. Heylighen, J. Bollen & A. Riegler (Eds.) The Evolution of Complexity. (Kluwer Academic, Dordrecht): 17โ€“44.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Linguistik

but It Matters What and How You Count: A Typological Study of Verbal and Nominal Complexity". Frontiers in Psychology. 9: 187โ€“205. doi:10.3389/fpsyg.2018

Brian Goodwin

Univ Press, 1996. 1997. How the Leopard Changed its Spots: The Evolution of Complexity, Scribner, 1994, ISBN 0-02-544710-6 (German: Der Leopard, der seine

Guillermo Gonzalez

International Society for Complexity, Information, and Design. Accessed November 13, 2006 The Galactic Habitable Zone I. Galactic Chemical Evolution Diarsipkan 2023-05-02

Evolusi

devolution. Carroll SB (2001). "Chance and necessity: the evolution of morphological complexity and diversity". Nature. 409 (6823): 1102โ€“09. doi:10.1038/35059227

William A. Dembski

design (ID; "Perancangan cerdas"), khususnya konsep mengenai specified complexity. Sejak tahun 2003 ia menjabat sebagai "senior fellow" pada Discovery Institute

Indonesia

Exports, Imports, and Trade Partners | OEC". OEC - The Observatory of Economic Complexity (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-19

Jonathan Wells

pusat gerakan perancangan cerdas, dan pada International Society for Complexity, Information, and Design, yang juga mendukung perancangan cerdas. Pada

Ekologi

1007/s12064-002-0020-9. S2CIDย 23760946. Holling, C. S. (2004). "Understanding the complexity of economic, ecological, and social systems". Ecosystems. 4 (5): 390โ€“405