Falcon 9
Fungsi Kendaraan peluncur orbital
Produsen SpaceX
Negara asal Amerika Serikat
Biaya per peluncuran (2026) $62M (2016),[1] $50M (2018)[2]
Ukuran
Tinggi
  • FT: 70 m (230 ft)[3]
  • v1.1: 684 m (2.244 ft)[4]
  • v1.0: 549 m (1.801 ft)[5]
Diameter 37 m (121 ft)[3]
Massa
  • FT: 549,054 kg (1.210,46 pon)[3]
  • v1.1: 505,846 kg (1.115,20 pon)[4]
  • v1.0: 333,400 kg (735,02 pon)[5]
Tingkatan 2
Kapasitas
Muatan menuju LEO (28.5°)
Massa
  • FT: 22.800 kg (50.300 pon)[1] expendable, 15.600 kg (34.400 pon) untuk misi dengan pendaratan tahap pertama
  • v1.1: 13.150 kg (28.990 pon)[4]
  • v1.0: 10.450 kg (23.040 pon)[5]
Muatan menuju GTO (27°)
Massa
  • FT: 8.300 kg (18.300 pon) expendable,
    5.500 kg (12.100 pon) untuk misi dengan pendaratan tahap pertama di ASDS[1]
    3.500 kg (7.700 pon) when RTLS[6]
  • v1.1: 4.850 kg (10.690 pon)[4]
  • v1.0: 4.540 kg (10.010 pon)[5]
Muatan menuju Mars
MassaFT: 4,020 kg (8,86 pon)[1]
Roket terkait
Derivatif Falcon Heavy
Sejarah peluncuran
Status
  • FT Block 5: Aktif[7]
  • FT Block 4: Pensiun
  • FT Block 3: Pensiun
  • v1.1: Pensiun
  • v1.0: Pensiun
Tempat peluncuran
Total peluncuran
  • 106
    • FT: 86
    • v1.1: 15
    • v1.0: 5
Keberhasilan
peluncuran
  • 104
    • FT: 86
    • v1.1: 14
    • v1.0: 4
Kegagalan 1 (v1.1: CRS-7)
Kegagalan parsial 1 (v1.0: CRS-1)[8]
Lainnya 2 (FT: Amos-6[a], Zuma)
Penerbangan perdana
Penerbangan terakhir
  • FT Block 5: 24 Januari 2021 (Transporter-1)
  • FT Block 4: 29 Juni 2018 (CRS-15)
  • v1.1: 17 Januari 2016 (Jason-3)
  • v1.0: 1 Maret 2013 (CRS-2)

Falcon 9 adalah kendaraan peluncur luar angkasa yang dirancang dan diproduksi oleh SpaceX. Falcon 9 merupakan salah satu roket keluarga Falcon yang berada dalam status aktif. Dua tahap pertama Falcon 9 dapat dikonversi menjadi pendorong samping Falcon Heavy, roket yang 3 kali lebih kuat dibandingkan Falcon 9.

Penamaan roket ini terinspirasi oleh kendaraan Millennium Falcon dan sembilan mesin di tahapan pertama roket. Roket ini memiliki beberapa versi, yaitu v1.0 (2010–2013), v1.1 (2013–2016), v1.2 "Full Thrust" (2015–2018), Block 4, dan varian Block 5 yang mulai meluncur sejak Mei 2018. Tidak seperti roket pada umumnya yang merupakan sistem peluncur expendable (roket dibuang setelah digunakan), Falcon 9 adalah roket yang sebagian komponennya dapat digunakan kembali, dengan tahapan pertamanya mampu memasuki kembali atmosfer dan mendarat vertikal setelah dilepaskan dari tahapan kedua. Pendaratan seperti ini berhasil dilakukan untuk pertama kalinya pada penerbangan ke-20 Falcon 9 dengan versi Falcon 9 v1.2 pada Desember 2015.

Dari kiri ke kanan: Falcon 1, Falcon 9 v1.0, tiga versi Falcon 9 v1.1, tiga versi Falcon 9 v1.2 (FT), dua versi Falcon 9 Block 5, dan dua versi Falcon Heavy

Propelan yang digunakan oleh Falcon 9 adalah oksigen cair (LOX) dan RP-1. Falcon 9 dapat mengangkat muatan hingga 22.800 kilogram (50.300 lb) ke orbit Bumi rendah, dan 8.300 kilogram (18.300 lb) ke orbit transfer geostasioner (GTO) ketika menggunakan konfigurasi sekali pakai, dan 5.500 kilogram (12.100 lb) ke orbit GTO ketika tahap pertama dipulihkan. Biaya untuk sewa roket ini sekitar ($62 juta) untuk transfer ke orbit GTO.

Riwayat peluncuran

sunting

Peluncuran penting

sunting
Peluncuran roket Falcon 9 pada misi COTS Demo Flight 1.
Falcon 9 Flight 20 Momen bersejarah ketika pendorong roket Falcon 9 mendarat di Landing Zone 1, CCAFS pada 21 Desember 2015.
Penerbangan Falcon 9 361 Starlink Group 9-1, Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg dengan efek contrail space jellyfish pada 18 Juni 2024.

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama spacex-capabilities
  2. ^ Baylor, Michael (Mei 17, 2018). "With Block 5, SpaceX to increase launch cadence and lower prices". NASASpaceFlight.com. Diarsipkan dari asli tanggal April 20, 2020. Diakses tanggal Mei 24, 2018.
  3. ^ a b c Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama falcon9-2015
  4. ^ a b c d Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama falcon9-2013
  5. ^ a b c d Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama falcon9-2010
  6. ^ "Air Force requirements will keep SpaceX from landing Falcon 9 booster after GPS launch – Spaceflight Now". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 20, 2019. Diakses tanggal Mei 17, 2019.
  7. ^ "SpaceX Test-Fires New Falcon 9 Block 5 Rocket Ahead of Maiden Flight (Updated)". Diarsipkan dari asli tanggal April 7, 2019. Diakses tanggal November 16, 2018.
  8. ^ de Selding, Peter B. (Oktober 15, 2012). "Orbcomm Craft Launched by Falcon 9 Falls out of Orbit". Space News. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 1, 2021. Diakses tanggal Oktober 15, 2012. Orbcomm requested that SpaceX carry one of their small satellites (weighing a few hundred pounds, vs. Dragon at over 12,000 pounds)... The higher the orbit, the more test data [Orbcomm] can gather, so they requested that we attempt to restart and raise altitude. NASA agreed to allow that, but only on condition that there be substantial propellant reserves, since the orbit would be close to the space station. It is important to appreciate that Orbcomm understood from the beginning that the orbit-raising maneuver was tentative. They accepted that there was a high risk of their satellite remaining at the Dragon insertion orbit. SpaceX would not have agreed to fly their satellite otherwise, since this was not part of the core mission and there was a known, material risk of no altitude raise.
  9. ^ Graham, William (Desember 21, 2015). "SpaceX returns to flight with OG2, nails historic core return". NASASpaceFlight. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 22, 2015. Diakses tanggal Desember 22, 2015. The launch also marked the first flight of the Falcon 9 Full Thrust, internally known only as the "Upgraded Falcon 9"
  10. ^ Graham, Will. "SpaceX successfully launches debut Falcon 9 v1.1". NASASpaceFlight. Diarsipkan dari asli tanggal September 29, 2013. Diakses tanggal September 29, 2013.
  11. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama MSDB
  12. ^ Grush, Loren (Maret 30, 2017). "SpaceX makes aerospace history with successful launch and landing of a used rocket". The Verge. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 30, 2017. Diakses tanggal Mei 2, 2017.
  13. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama fairing-recovery
  14. ^ "SpaceX Falcon 9 sets new record with Telstar 19V launch from SLC-40". nasaspaceflight.com. Juli 21, 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juli 22, 2018. Diakses tanggal Februari 2, 2019.
  15. ^ Ralph, Eric. "SpaceX Falcon 9 bids temporary goodbye to West Coast in launch and landing photos". Teslarati. Diarsipkan dari asli tanggal Juni 13, 2020. Diakses tanggal Juni 13, 2020.
  16. ^ Ralph, Eric. "SpaceX's Falcon 9 sticks foggy booster recovery at California landing zone". Teslarati. Diarsipkan dari asli tanggal November 17, 2020. Diakses tanggal Juni 13, 2020.
  17. ^ "Launch of SpaceX Falcon 9 Block 5 with RADARSAT Constellation". Spacetv. Diarsipkan dari asli tanggal Maret 2, 2021. Diakses tanggal Juni 13, 2020.

Pranala luar

sunting


Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "lower-alpha", tapi tidak ditemukan tanda <references group="lower-alpha"/> yang berkaitan

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Falcon 9 Full Thrust

Falcon 9 Full Thrust (atau dikenal juga sebagai Falcon 9 v1.2,) merupakan salah satu jenis wahana luncur antariksa yang didesain dan diproduksi oleh SpaceX

Falcon 9 Block 5

Falcon 9 Block 5 adalah kendaraan peluncur kelas medium dua tahap yang dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat oleh SpaceX. Versi ini adalah versi

Falcon Heavy

roket Falcon 9 dan terdiri dari tahap pertama Falcon 9 yang dimodifikasi sebagai inti tengah (center core) dan ditambah dua buah tahap pertama Falcon 9 sebagai

SpaceX

landing" untuk pertama kalinya (Falcon 9 tahun 2015), peluncuran kembali roket kelas orbital untuk pertama kalinya (Falcon 9 tahun 2017), perusahaan pertama

Falcon 1

pengembangan dihentikan demi Falcon 9. Falcon 1 Liftoff of Falcon 1 Flight 4 on September 29, 2008 carrying Ratsat demo SpaceX Falcon 1 Flight 5 photographed

Jonah Falcon

Adam Falcon (kelahiran 29 Juli 1970) adalah seorang aktor dan penulis Amerika Serikat dari New York City. Jonah Falcon memiliki penis sebesar 9 inci (22

Falcon (keluarga roket)

dalam keluarga ini terdiri atas Falcon 1, Falcon 9, dan Falcon Heavy serta BFR yang masih dalam tahap pengembangan. Falcon 1 melakukan penerbangan sukses

Starlink

pada tanggal 22 Februari 2018. Satelit tersebut diluncurkan oleh roket Falcon 9, dan merupakan muatan piggy-pack yang diluncurkan dengan satelit Paz. Tintin