Filsafat Romawi kuno adalah filsafat yang diterapkan di Republik Romawi dan negara penerusnya, Kekaisaran Romawi. Filsafat Romawi meliputi filsafat yang ditulis dalam bahasa Latin serta filsafat yang ditulis dalam bahasa Yunani pada zaman Republik dan Kekaisaran Romawi. Para penulis berbahasa Latin awal yang berpengaruh meliputi Lucretius, Cicero, dan Seneca the Younger. Yunani menjadi bahasa populer untuk penulisan tentang filsafat, sehingga Kaisar Romawi Marcus Aurelius memilih untuk menulis Meditationsdalam bahasa Yunani.

Catatan

sunting

Referensi

sunting
  • Adamson, Peter (28 August 2015). Philosophy in the Hellenistic and Roman Worlds: A history of philosophy without any gaps, Volume 2 (dalam bahasa Inggris). OUP Oxford. ISBNย 978-0-19-104389-5. Diakses tanggal 18 January 2023.

Bacaan tambahan

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Filsafat

meliputi estetika, filsafat bahasa, filsafat pikiran, filsafat agama, filsafat ilmu, filsafat matematika, filsafat sejarah, dan filsafat politik. Di dalam

Filsafat Yunani Kuno

bagian dari wilayah kedaulatan Kekaisaran Romawi. Filsafat digunakan untuk mengenali dunia melalui penalaran. Filsafat diberdayakan di berbagai bidang ilmu

Romawi Kuno

Di bidang historiografi modern, Romawi Kuno adalah sebutan bagi peradaban bangsa Romawi mulai dari berdirinya kota Roma pada abad ke-8 Pramasehi sampai

Kekaisaran Romawi Timur

Kekaisaran Romawi Timur, juga dikenal sebagai Kekaisaran Bizantium (Bahasa Yunani: ฮ’ฮฑฯƒฮนฮปฮตฮฏฮฑ แฟฌฯ‰ฮผฮฑฮฏฯ‰ฮฝ, Vasileรญa Romaรญon), adalah bagian dari Kekaisaran Romawi di

Stoikisme

Stoisisme adalah sebuah aliran filsafat Yunani Kuno yang kemudian menjadi filsafat Romawi pada periode Helenistik dan Kekaisaran Romawi. Kaum Stoik percaya bahwa

Markus Aurelius

oleh Senat Romawi. Kepemimpinannya yang bijaksana dan filsafatnya yang mendalam membuatnya dikenang sebagai salah satu kaisar terbesar Romawi. Birley, Anthony

Agustinus dari Hippo

Kekristenan Barat dan filsafat Barat. Ia adalah uskup Hippo Regius (sekarang Annaba, Aljazair), yang terletak di Numidia (provinsi Romawi di Afrika). Ia dipandang

Aristoteles

ia menulis tentang filsafat dan ilmu lainnya yaitu fisika, politik, etika, biologi dan psikologi. Aristoteles membagi filsafat menjadi empat persoalan