📑 Table of Contents
Ilustrasi kondensat Bose–Einstein yang menggambarkan fisika termal.

Fisika termal adalah studi fisika yang menggabungkan antara termodinamika, mekanika statistika, dan teori kinetika gas. Subjek yang mendasari fisika termal biasanya dirancang untuk fisika dan fungsi untuk memberikan pengantar umum untuk masing-masing dari tiga ilmu dasar terkait termal inti. Sebagian penulis ada yang mendefinisikan fisika termal sebagai studi yang hanya dilandasi oleh termodinamika dan mekanika statistika.[1] Fisika termal dapat dilihat sebagai ilmu yang mempelajari sistem dengan jumlah atom yang banyak, menggabungkan termodinamika dengan mekanika statistika.

Selayang pandang

sunting

Fisika termal, secara umum, adalah ilmu yang mempelajari statistika alami dari sistem fisika dari perspektif energi. Dimulai dengan daras kalor dan suhu, fisika termal menganalisis hukum pertama termodinamika dan hukum kedua termodinamika dari perspektif statistika. Analisis ini dalam hal jumlah keadaan mikro terhadap keadaan makro yang diberikan. Sebagai tambahan, konsep dari entropi dipelajari dengan teori kuantum.

Topik sentral dari fisika termal adalah ensambel kanonis [en]. Sifat elektromagnetik dari foton dan fonon dipelajari dan memperlihatkan bahwa osilasi dari bidang elektromagnetik dan kekisi kristal memiliki kesamaan. Gelombang membentuk dasar pada kedua hal tersebut, memperbolehkan penggabungan dengan teori kuantum.

Topik lainnya yang dipelajari pada fisika termal termasuk: potensial kimia, sifat kuantum dan gas ideal (misalnya dalam bentuk fermion dan boson), kondensat Bose–Einstein, energi bebas Gibbs, energi bebas Helmholtz, kesetimbangan kimia, hukum fasa, teorema ekuipartisi, entropi di nol absolut, dan proses pemindahan sebagai jalur bebas rerata, kekentalan, dan konduksi.[2]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Chang Lee, Joon (2001). Thermal Physics – Entropy and Free Energies. World Scientific. ISBN 981-02-4874-1.
  2. ^ Ralph, R. (1999). Thermal Physics. Cambridge University Press. ISBN 0-521-65838-1.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Konduktivitas termal

Konduktivitas termal atau keterhantaran panas adalah suatu besaran intensif bahan yang menunjukkan kemampuannya untuk menghantarkan panas. Konduksi termal adalah

Analisis termal

Analisis Termal merupakan instrument untuk mengukur indikator fisika yang terjadi pada material setelah diberi perlakuan pada suhu tinggi dan rendah.

Radiasi termal

Radiasi termal adalah radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh gerakan termal dari partikel pada suatu benda. Setiap benda yang memiliki suhu lebih

Asas Black

dalam termodinamika yang dikemukakan oleh Joseph Black, seorang ahli kimia-fisika yang berasal dari Skotlandia. Asas black menjabarkan bahwa : Apabila ada

Energi termal

Energi termal adalah energi internal yang ada dalam suatu sistem akibat suhunya. Energi termal ialah energi yang memiliki kaitan dengan gerak acak atom

Batu bara

oksigen Batu bara juga adalah batuan organik yang memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang kompleks yang dapat ditemui dalam berbagai bentuk, bisa berbentuk

Hukum radiasi termal Kirchhoff

Dalam termodinamika, Hukum Kirchhoff tentang radiasi termal adalah pernyataan umum dalam menghitung emisi dan absorpsi objek yang dipanaskan. Hukum ini

Padat

pada umumnya). Cabang ilmu fisika yang berurusan dengan padatan disebut fisika benda padat, dan merupakan cabang utama fisika benda terkondensasi (yang