Glodok
Kantor kelurahan Glodok
Kantor kelurahan Glodok
Negaraย Indonesia
ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota AdministrasiJakarta Barat
KecamatanTaman Sari
Kodepos
11120
Kode Kemendagri31.73.03.1007 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3174060007 Suntingan nilai di Wikidata
Luas0,38 kmยฒ[1]
Jumlah penduduk8.626 jiwa (2016)[1]
Kepadatan22.700 jiwa/kmยฒ (2016)[1]
Jumlah RT61[1]
Jumlah RW5[1]
Jumlah KK4.772 [1]
Peta
PetaKoordinat: 6ยฐ8โ€ฒ43.08โ€ณS 106ยฐ48โ€ฒ46.80โ€ณE๏ปฟ / ๏ปฟ6.1453000ยฐS 106.8130000ยฐE๏ปฟ / -6.1453000; 106.8130000

Glodok adalah sebuah kelurahan yang terletak di Kecamatan Taman Sari, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia.[2] Pada masa kini Glodok lebih dikenal sebagai kawasan pecinan (Chinatown) di Jakarta yang menjadi tujuan wisata kuliner, budaya, dan perbelanjaan. Glodok juga sempat dikenal akan beberapa tempat toko elektronik di sebagaian wilayanhya.

Sejarah

sunting

Kata Glodok berasal dari Bahasa Sunda golodog. Golodog berarti pintu masuk rumah.Nama Glodok juga berasal dari suara air pancuran dari sebuah gedung kecil persegi delapan di tengah-tengah halaman gedung Balai Kota (Stadhuis) โ€“ pusat pemerintahan VOC Belanda di kota Batavia. Gedung persegi delapan ini, dibangun sekitar tahun 1743 dan sempat dirobohkan sebelum dibangun kembali tahun 1972, banyak membantu serdadu Kumpeni Belanda karena di situlah mengalir air bersih yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Tak cuma bagi serdadu Kumpeni Belanda tetapi juga dimanfaatkan minum bagi kuda-kuda serdadu usai mengadakan perjalanan jauh. Bunyi air pancurannya grojok..grojok..grojok. Sehingga kemudian bunyi yang bersumber dari gedung kecil persegi delapan itu dieja penduduk pribumi sebagai Glodok.[3]

Dari nama "pancuran" akhirnya menjadi nama sebuah daerah yang kini dikenal sebagai Pancoran atau orang di kawasan Jakarta Kota menyebutnya dengan istilah โ€Glodok Pancoranโ€. Hingga kini kedua nama yakni Glodok dan Glodok Pancoran masih akrab di telinga orang Jakarta, bahkan hingga ke luar Jakarta.

Peristiwa penting

sunting
  • 4 Oktober 1984 โ€” Tiga gedung Bank Central Asia (BCA), satu di antaranya di Glodok, dibom. Beberapa orang yang dituduh terlibat dalam kasus ini ditangkap, termasuk H.R. Dharsono.
  • 13โ€“14 Mei 1998 โ€” Glodok menjadi salah satu sasaran penjarahan dan pembakaran.[4]
  • 13 Mei 2000 โ€” Massa mengamuk setelah Mabes Polri melakukan razia terhadap para penjual VCD porno. Terbit desas-desus bahwa kerusuhan ini dimaksudkan untuk menggoyahkan kedudukan Presiden Abdurrahman Wahid.[5]

Pariwisata

sunting

Tempat bersejarah

sunting
Toa Se Bio / Hong San Bio
Paifang
  • Pasar Petak Sembilan Jalan Kemenangan Raya
  • Pertokoan Chandra
  • Klenteng Fat Cu Kung
  • Klenteng Tanda Bhakti
  • Ex Chandra Naya
  • Gereja Santa Maria de Fatima Jakarta (Circa Awal Abad Ke-19)
  • Klenteng Dharma Bhakti (Jin De Yuan) Kim Tek Ie (Circa 1650)
  • Toko Obat Thaij Seng Hoo
  • Klenteng Toa Se Bio (Circa 1751)
  • Toko Tian Liong
  • Waroeng "Kopi Es" Tak Kie (Circa 1927)
  • Gedung Toko Obat "Thaij Hoo Tong" (Circa 1921)
  • Gedung Rumah Keluarga Souw
  • Gedung Toko Tiga
  • Restoran Siauw A Tjiap
  • Gedung Toko Obat Lay An Tong
  • Toko Kue "Tiong Tjiu Phia" Sin Hap Hoat
  • Toko Pangkas Rambut Ko Tang Kapperszaak (Circa 1936)

Transportasi

sunting

Stasiun Jakarta Kota, yang terletak di kawasan Glodok, merupakan salah satu simpul transportasi utama di Jakarta. Stasiun ini dilayani oleh seluruh lintas utama KA Commuter Jabodetabek, sehingga stasiun tersebut menjadi salah satu stasiun padat di Jakarta. Di sisi jalan utama, terdapat dua halte Transjakarta, yakni Halte Kota dan Halte Glodok, yang keduanya dilayani oleh Koridor 1 (Kotaโ€“Blok M).

Selain Transjakarta, kawasan ini juga dilayani oleh armada bus reguler dan bus patas seperti Mayasari Bakti, PPD, dan APTB. Selain moda angkutan massal skala besar, kawasan Glodok juga menjadi titik awal dan lintasan berbagai angkutan kota (mikrolet dan KWK) yang menghubungkan area ini dengan permukiman di sekitarnya.

Demografi

sunting

Pada tahun 2016, Kelurahan ini dihuni oleh 8.626 penduduk yang terbagi dari 4.407 laki-laki dan 4.219 perempuan dengan seks rasio 104,46 dan 4.772 kepala keluarga.[1]

Kemudian dalam hal keagamaan, penduduk kelurahan ini juga cukup beragam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Jakarta Barat tahun 2020 mencatat jumlah pemeluk agama di kelurahan ini, di mana Buddha sebanyak 42,8%, kemudian Kristen 37,9% (Protestan 22,1% dan Katolik 15,8%), Islam 19,3%, dan sebagian kecil beragama Hindu 0,1%.[6]

Data Agama di Glodok, Jakarta Barat(2020)

ย ย Buddha (42.8%)
ย ย Kristen Protestan (22.1%)
ย ย Kristen Katolik (15.8%)
ย ย Islam (19.3%)
ย ย Hindu (0.1%)

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e f g "Kecamatan Taman Sari dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-25. Diakses tanggal 16-12-2018. ;
  2. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-19. Diakses tanggal 5 Desember 2018.
  3. ^ Dari โ€Grojokโ€ Menjadi Glodok "sinarharapan".
  4. ^ Pasar Glodok Kembali ke Arsitektur Tiongkok Diarsipkan 2007-03-11 di Wayback Machine., "indonesiamedia"
  5. ^ "Lagi Kerusuhan 13 Mei di Glodok". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-03-11. Diakses tanggal 2006-12-29.
  6. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama JAKARTABARAT

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Halte Transjakarta Glodok

Glodok adalah sebuah halte bus Transjakarta yang terletak di Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat. Halte yang berada di Koridor 1 yang membentang dari

Penjara Glodok

Penjara Glodok adalah suatu penjara yang didirikan pada masa kolonial dengan nama Strafinrichting Glodok. Letaknya di kawasan Glodok. Pada 25 Maret 1942

Taman Sari, Jakarta Barat

berada di Glodok dan sekitarnya. Kecamatan Taman Sari terdiri dari 8 kelurahan, yakni: Kelurahan Pinangsia, dengan kode pos 11110 Kelurahan Glodok, dengan

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Mereka biasa tinggal mengelompok di daerah-daerah permukiman (Pecinan) di Glodok, Pinangsia, dan Jatinegara, selain perumahan-perumahan baru di wilayah Kelapa

Seventeen (grup musik Indonesia)

ketiga ini, Seventeen merilisnya di pusat perbelanjaan barang elektronik Glodok yang selama ini terkenal sebagai tempat para pembajak. Album ini menghasilkan

Jawa Pos Group

Januari 2005) Metro Aceh (Banda Aceh) Indopos Rakyat Merdeka Bollywood Sinar Glodok Lampu Hijau (surat kabar) Pos Metro Harian The Jak Radar Banten (Banten

Glodok Plaza Biru

Glodok Plaza Biru adalah album dari grup musik Koes Bersaudara yang dirilis pada tahun 1980 di bawah label Purnama. Seluruh lagu ditulis oleh Tonny Koeswoyo

Glodok (disambiguasi)

Glodok dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Kelurahan Glodok di wilayah kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Pusat perbelanjaan Glodok. Halte Glodok