Komputasi grid adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara geografis untuk memecahkan persoalan komputasi dalam skala besar.

Latar belakang

sunting

Perkembangan kecepatan prosesor berkembang sesuai dengan Hukum Moore, meskipun demikian bandwith jaringan komputer berkembang jauh lebih pesat. Semakin cepatnya jalur komunikasi ini membuka peluang untuk menggabungkan kekuatan komputasi dari sumber-sumber komputasi yang terpisah. Perkembangan ini memungkinkan skala komputasi terdistribusi ditingkatkan lebih jauh lagi secara geografis, melintasi batas-batas domain administrasi yang sudah ada.

Pesatnya perkembangan teknologi komputer di negara-negara maju, membuat para penelitinya semakin haus akan tenaga komputasi yang dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang mereka hadapi. Walaupun sudah memiliki supercomputer dengan kapasitas yang sangat tinggi, apa yang sudah ada ini pun dirasa tetap kurang, karena mereka berusaha memecahkan permasalahan yang lebih besar lagi. Setelah semua komputer yang dimiliki seorang "peneliti haus tenaga komputasi" dipergunakan habis-habisan untuk memecahkan masalahnya, setelah berbagai cara untuk memecahkan masalah dicoba, dan dipilih yang paling efisien, tetapi tetap masalahnya belum bisa dipecahkan juga, apa yang harus dia lakukan? Komputasi grid adalah salah satu jawaban dari pertanyaan ini.

Definisi

sunting

Menurut tulisan singkat [1] oleh Ian Foster ada check-list yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi bahwa suatu sistem melakukan komputasi grid yaitu:

  • Sistem tersebut melakukan koordinasi terhadap sumberdaya komputasi yang tidak berada dibawah suatu kendali terpusat. Seandainya sumber daya yang digunakan berada dalam satu cakupan domain administratif, maka komputasi tersebut belum dapat dikatakan komputasi grid.
  • Sistem tersebut menggunakan standard dan protokol yang bersifat terbuka (tidak terpaut pada suatu implementasi atau produk tertentu). Komputasi grid disusun dari kesepakatan-kesepakatan terhadap masalah yang fundamental, dibutuhkan untuk mewujudkan komputasi bersama dalam skala besar. Kesepakatan dan standar yang dibutuhkan adalah dalam bidang autentikasi, otorisasi, pencarian sumberdaya, dan akses terhadap sumber daya.
  • Sistem tersebut berusaha untuk mencapai kualitas layanan yang canggih, (nontrivial quality of service) yang jauh diatas kualitas layanan komponen individu dari komputasi grid tersebut.

Peluang

sunting

Dalam buku The Grid:Blue Print for a new computing infrastructure dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan komputasi grid adalah infrastruktur perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat menyediakan akses yang bisa diandalkan, konsisten, tahan lama dan tidak mahal terhadap kemampuan komputasi mutakhir yang tersedia.

"A computational grid is a hardware and software infrastructure that provides dependable, consistent, pervasive, and inexpensive access to high-end computational capabilities."

Seandainya kelak dikemudian hari teknologi yang dibutuhkan untuk mewujudkan visi paradigma komputasi grid ini sudah mapan, peluang akan semakin terbuka bagi kerjasama lintas organisasi, lintas benua dan lintas bangsa. Akan terbuka peluang bagi peneliti di Indonesia yang ingin melakukan komputasi yang sangat rumit, dengan menggunakan supercomputer tercepat di dunia, tanpa harus melakukan investasi besar-besaran dalam bidang teknologi informasi.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Ian Foster

(2001). "The Anatomy of the Grid: Enabling Scalable Virtual Organizations". International Journal of High Performance Computing Applications. 15 (3): 200

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia

Formal Metnods in Software Engineering, Lab High Performance Computing & Grid Computing, Lab Image Processing and Geographics Information Systems, Lab

Gugus komputer

clusters) Gugus hanya untuk komputasi (Compute clusters) Gugus berkisi (Grid computing) High-availability cluster, yang juga sering disebut sebagai Failover

NVIDIA

"It's Official- NVIDIA Acquires Arm For $40B To Create What Could Be A Computing Juggernaut". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-09-14

Komputasi paralel

oleh GFTK LIPI dan telah diimplementasikan dengan di LIPI Public Cluster. GRID merupakan pengembangan teknologi mesin paralel dengan memanfaatkan jejaringan

Mitra-ke-mitra

menghasilkan penemuan sumber daya yang efisien untuk sistem komputasi grid (grid computing), yang membantu dalam masalah manajemen sumber daya dan penjadwalan

Penumbuk Hadron Raksasa

WLCG is made up of more than 170 computing centers in 36 countries...The WLCG is now the world's largest computing grid" Giudice, G. F. (2010). A Zeptospace

Komputer tablet

html Diarsipkan 2010-02-18 di Wayback Machine. "GRidPad 1910". ComputingHistory. Retrieved 19 February 2011. ^ WANG Freestyle demo, Wang