Pencari suaka berdasarkan negara asal pada 2009.
  pencari suaka 40.000
  pencari suaka 30.000
  pencari suaka 20.000
  pencari suaka 9.000
  pencari suaka <10.000 (atau tiada data)

Hak suaka (kadang-kadang disebut hak suaka politik, dari kata bahasa Yunani Kuno ἄσυλον[1][2]) adalah sebuah konsep yuridis kuno, di mana seseorang yang teraniaya di negerinya sendiri dapat dilindungi oleh otoritas berdaulat yang lain, seperti negara lain atau pejabat gereja, yang pada abad pertengahan bisa menawarkan perlindungan. Hak ini sudah diakui oleh bangsa Mesir, Yunani, dan Ibrani, yang darinya kemudian diadopsi oleh tradisi Barat. René Descartes melarikan diri ke Belanda, Voltaire ke England, dan Thomas Hobbes ke Prancis, karena setiap negara menawarkan perlindungan kepada orang asing yang teraniaya.

Suaka politik merupakan gagasan yuridiksi di mana seseorang yang dianiaya untuk opini politik di negerinya sendiri dapat dilindungi oleh pemerintah berdaulat lain, negara asing, atau perlindungan gereja pada Abad Pertengahan.

Suaka politik merupakan salah satu hak asasi manusia, dan aturan hukum internasional. Seluruh negara yang menerima Konvensi Terkait Status Pengungsi PBB wajib mengizinkan orang yang benar-benar berkualifikasi datang ke negerinya.

Orang-orang yang memenuhi syarat-syarat suaka politik adalah mereka yang diperlakukan buruk di negerinya karena masalah:

Orang-orang yang diberikan suaka politik disebut pengungsi. Mereka sering dikelirukan dengan "pengungsi ekonomi", yang merupakan orang-orang yang pindah dari suatu negara miskin ke negara kaya agar dapat bekerja dan menerima uang yang dapat dikirimkan pada keluarga mereka di negeri asal. Pengungsi ekonomi sering menjadi sasaran empuk bagi sejumlah politikus dan media massa yang mengatakan bahwa para pengungsi tersebut merebut pekerjaan dari penduduk negeri setempat.

Referensi

sunting
  1. ^ "Asylum – Definition". Merriam-Webster Dictionary. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-16. Diakses tanggal 2012-08-17.
  2. ^ "asylum (n.)". Online Etymology Dictionary. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-08-09. Diakses tanggal 2018-08-04.

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sengketa hak cipta swafoto monyet

PETA diberikan hak memutuskan hasil dari foto-foto tersebut untuk kepentingan monyet Yaki Sulawesi itu dan monyet-monyet lainnya di suaka alam di Sulawesi

Kantor Bantuan Suaka Eropa

negaranya sendiri. Untuk itu, butuh akan perlindungan internasional. Suaka adalah hak asasi dan dijamin oleh dunia internasional, karena hukumnya telah disepakati

Filsafat hak asasi manusia

ketakutan. pasal 28G ayat (2) hak untuk tidak disiksa atau tidak direndahkan, serta hak suaka politik. pasal 28H ayat (1) hak yang berkenaan hidup sejahtera

Suaka di Jerman

Suaka di Jerman adalah termasuk hak yang dilindungi dalam Konstitusi Jerman. Undang-undang prosedur suaka diterapkan kepada warga asing yang meminta perlindungan

Hak asasi manusia di Jerman

masyarakat. Hak asasi yang tidak bisa lain hanya berlaku untuk warga asing dan yang pertama kali tercantum dalam UUD Jerman adalah hak suaka. Hak ini menjain

Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia

Pernyataan Umum tentang Hak-Hak Asasi Manusia (bahasa Prancis: Déclaration universelle des droits de l'hommecode: fr is deprecated ; bahasa Inggris: Universal

Pembersihan Pembebasan di Prancis

Nasional di bawah Vichy, dijatuhi hukuman mati in absentia, diberikan hak suaka oleh Franco. René Bousquet, diberikan amnesti (diadili pada awal 1980-an

Undang-Undang Hak Asasi Manusia

perundang-undangan. Setiap orang berhak mencari suaka untuk memperoleh perlindungan politik dari negara lain. Hak sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak