Universitas Padjadjaran
แฎ…แฎ”แฎคแฎ—แฎจแฎแฎžแฎคแฎ’แฎžแฎช แฎ•แฎแฎแฎ›แฎ”แฎช

Lambang Unpad
JenisPerguruan Tinggi Negeri Badan Hukum
DidirikanSeptemberย 11, 1957; 68 tahun laluย (1957-09-11)
Lembaga induk
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia
RektorArief Sjamsulaksan Kartasasmita
Staf akademik
1.790 (2013)[1]
Jumlah mahasiswa32.931 (2016)[1]
Sarjana23.999 (2016)[1]
Magister5.182 (2016)[1]
Doktor1.543 (2016)[1]
Lokasi
Kota Bandung (Kampus Dipatiukur) dan Kabupaten Sumedang (Kampus Utama Jatinangor), Jawa Barat, Indonesia
KampusUrban; Kota Bandung
(I Dipatiukur,
II Jatinangor,
III Pangandaran
IV Jakarta)
Warnaย ย  Biru tua
Afiliasi
Situs webwww.unpad.ac.id
Peta
Peta
Peta
Koordinat:

Universitas Padjadjaran (disingkat Unpad, Aksara Sunda Baku: แฎ…แฎ”แฎคแฎ—แฎจแฎแฎžแฎคแฎ’แฎžแฎช แฎ•แฎแฎแฎ›แฎ”แฎช) adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia. Kampus utama Unpad, terutama untuk Program Sarjana berada di Jatinangor, sedangkan untuk Program Pascasarjana berada di Kampus Dipatiukur.

Sejak 20 Oktober 2014, status universitas berubah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) dari sebelumnya berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Peresmian itu ditandai dengan peraturan pemerintah (PP) yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penetapan itu didasarkan atas evaluasi kinerja yang dilakukan tim independen yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).[2] Berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) tertanggal 16 Januari 2014, Unpad mendapat peringkat A (sangat baik).[3]

Sejarah

sunting

Pemilihan nama "Padjadjaran" yang digunakan diambil dari nama ibukota Kerajaan Sunda, yaitu Pakuan Pajajaran. Nama ini adalah nama yang paling terkenal dan dikenang oleh masyarakat Sunda, karena kemasyhuran sosoknya di antara raja-raja yang ada di tatar Sunda pada masa itu.

Universitas Padjadjaran didirikan atas prakarsa para pemuka masyarakat Sunda yang menginginkan adanya perguruan tinggi tempat pemuda-pemudi Sunda memperoleh pendidikan tinggi untuk mempersiapkan pemimpin pada masa depan. Setelah melalui serangkaian proses, pada tanggal 11 September 1957, Universitas Padjadjaran secara resmi didirikan melalui Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1957, dan diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 24 September 1957.

Pada awal berdirinya, Unpad memiliki 4 fakultas, saat ini telah berkembang menjadi 16 fakultas dan program pascasarjana. Program yang ditawarkan Unpad meliputi program doktor (S-3) terdiri dari 9 program studi, program magister (S-2) terdiri dari 19 program studi, 2 program spesialis, 5 program profesi, dan program sarjana (S-1) terdiri dari 44 program studi, program diploma III (D-3) terdiri atas 32 program studi dan program diploma IV (D-4) terdiri atas 1 program studi. Unpad juga memiliki Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) sebagai wadah untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Lahirnya Universitas Padjadjaran merupakan puncak dari gerakan pencerdasan kehidupan masyarakat Jawa Barat yang sudah dirintis oleh beberapa tokoh, antara lain Raden Dewi Sartika, Siti Jenab, Ayu Lasminingsih, K.H. Abdul Halim, dan K.H. Hasan Mustofa. Hasrat mencerdaskan kehidupan bangsa ini semakin kuat ketika kemerdekaan Republik Indonesia diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. Tokoh-tokoh masyarakat Jawa Barat berkeinginan keras agar generasi muda Jawa Barat dapat meningkatkan pendidikannya sampai jenjang perguruan tinggi. Keberadaan Institut Teknologi Bandung (ITB) kala itu dianggap kurang memadai. Selain karena pendidikan khusus di bidang teknik, juga dianggap tidak terlalu mendukung pendidikan Jawa Barat dan Bandung, karena ITB sudah merupakan perguruan tinggi nasional.

Masyarakat Jawa Barat ingin memiliki sebuah universitas negeri yang menyelenggarakan pendidikan dalam berbagai bidang ilmu. Akan tetapi, karena situasi politik dan keamanan yang tidak kondusif karena berkecamuknya Perang Kemerdekaan (1945โ€“1949), perwujudan ke arah cita-cita itu terhambat. Pada tahun 1950-an tekad para tokoh masyarakat Jawa Barat untuk memiliki sebuah universitas negeri di Bandung semakin mengarah pada kenyataan, terutama setelah dipilihnya Kota Bandung sebagai tempat diselenggarakannya Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tanggal 18โ€“24 April 1955.

Pada tanggal 4โ€“7 November 1956, dengan sepengetahuan penguasa dan pemerintahan setempat pada masa itu, pernah diadakan Kongres Pemuda Sunda di Bandung dan dihadiri oleh para utusan dari semua daerah Jawa Barat, termasuk Jakarta, dan juga dari Yogyakarta. Kongres ini bertujuan untuk mencari jalan konkret dan positif dalam turut serta menyelesaikan berbagai masalah yang pada saat itu berkecamuk di Tanah Sunda, termasuk gangguan keamanan yang dilakukan oleh gerombolan Kartosuwiryo, kehidupan sosial ekonomi yang dirasakan sangat sulit, dan kehidupan kebudayaan yang tertekan.

Prangko peringatan 50 tahun Universitas Padjadjaran
Prangko peringatan 50 tahun Universitas Padjadjaran
Prangko peringatan 50 tahun Universitas Padjadjaran
Prangko peringatan 50 tahun Universitas Padjadjaran

Melalui Surat Keputusan Nomor 91445/.CIII tanggal 20 September 1957, Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan mengubah status dan fungsi Badan Pekerja Panitia Negara Pembentukan Universitas Negeri di Bandung menjadi Presidium Universitas Padjadjaran. Presidium ini dilantik oleh Presiden Republik Indonesia tanggal 24 September 1957 di Gubernuran Bandung, yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan, para presiden universitas negeri seluruh Indonesia, para pembesar sipil dan militer, para guru besar dan dosen.

Pada awal berdirinya Universitas Padjadjaran hanya memiliki 4 (empat) fakultas, yaitu Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dua fakultas yang disebut pertama berasal dari Yayasan Universitas Merdeka di Bandung; sementara fakultas yang disebut terakhir merupakan penjelmaan dari Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) di Bandung. Keempat fakultas ini secara resmi pembentukannya didasarkan pada peraturan Pemerintah RI Nomor 37 Tahun 1957 tertanggal 24 September 1957.

Pada masa-masa perjuangan dan perintisan pendiriannya, Universitas Padjadjaran dipimpin oleh sebuah presidium yang diangkat oleh Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan. Pelantikan presidium ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 24 September 1957, bertempat di Gubernuran Jawa Barat, Jalan Otto Iskandar Dinata No. 1 Bandung. Presidium ini terdiri dari tokoh-tokoh kalangan pemerintah daerah dan masyarakat Jawa Barat.

Kepemipinan Universitas Padjadjaran oleh Presidium hanya berlangsung satu setengah bulan. Selanjutnya pada tanggal 6 November 1957 berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 154/M tanggal 1 Oktober 1957 pimpinan Universitas Padjadjaran diserahterimakan dari Presidium kepada Prof. Mr. Iwa Kusuma Sumantri yang diangkat menjadi Presiden Universitas Padjadjaran.

Untuk membantu kelancaran tugas pimpinan universitas, pada tanggal 20 Februari 1958 dibentuk Yayasan Pembina Universitas Padjadjaran dengan ketua Prof. Mr. Iwa Kusuma Sumantri yang dibantu oleh beberapa orang pejabat pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Jawa Barat. Pembentukan yayasan ini pun dimaksudkan untuk memberikan dukungan serta bantuan moral dan material bagi pembina Universitas Padjadjaran dan penghubung antara universitas masyarakat.

Pada tanggal 30 Agustus 1958, pemerintah juga melantik Dewan Kurator Universitas Padjadjaran dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan Nomor 8295/S, tanggal 22 Agustus 1958. Dewan ini bertugas membantu pemerintah dalam pemeliharaan dan pembinaan Universitas Padjadjaran. Pada 18 September 1960, dibuka Fakultas Pendidikan Jasmani (FPJ) sebagai perubahan dari Akademi Pendidikan Jasmani. Pada tahun 1963โ€“1964, FPJ dan FKIP melepaskan diri dari Unpad dan masing-masing menjadi Sekolah Tinggi Olah Raga dan Institut Keguruan & Ilmu Pendidikan (IKIP, sekarang Universitas Pendidikan Indonesia).

Tahun 1961, Prof. Mr. Iwa Kusuma Sumantri diangkat menjadi Menteri PTIP. Oleh karena itu, Presiden Universitas Padjadjaran untuk sementara waktu dijabat oleh Prof. drg. R. G. Soeria Soemantri, M.P.A., F.A.C.D., M.R.S.H. (September 1961 s.d. Juni 1962) dengan Drs. Muchtar Affandi sebagai sekretaris. Selanjutnya, Prof. drg. R. G. Soeria Soemantri dikukuhkan sebagai Presiden Universitas Padjadjaran untuk periode 1962โ€“1964. Pengukuhan ini diikuti juga dengan perubahan struktur organisasi Universitas Padjadjaran, yaitu jabatan Sekretaris I dan II diubah menjadi Kuasa Presiden I, II, dan III.

Sejak tahun 1963, keorganisasian di Universitas Padjadjaran mengalami perubahan lagi, yaitu sebutan Presiden Universitas Padjadjaran menjadi Rektor Universitas Padjadjaran, dan Kuasa Presiden menjadi Pembantu Rektor.

Sejalan dengan perkembangan pendidikan/ilmu pengetahuan, maka pada tanggal 22 September 1973, Rektor/Ketua Senat Guru Besar dengan Surat Keputusan Nomor 30/Kep/Universitas Padjadjaran. Kebijakan ini disusul oleh Surat Keputusan Rektor Nomor 75/Kep/Universitas Padjadjaran/73 tentang Struktur, Organisasi, Wewenang, dan Tata kerja dalam Lingkungan Universitas Padjadjaran.

Pada perkembangan selanjutnya struktur, organisasi, wewenang, dan tata kerja dalam lingkungan Universitas Padjadjaran mengalami berbagai perubahan yang menyesuaikan dengan tuntutan dan situasi kekinian dunia pendidikan.

Pimpinan

sunting

Berikut adalah pimpinan di Universitas Padjadjaran periode tahun 2024-2029:

  • Rektor: Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Sp.M(K)., M.M., M.Kes., Ph.D.
  • Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan: Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, S.Psi., MOP., Ph.D.
  • Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis: Prof. Dr. Maman Setiawan, S.E., M.T.
  • Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran: Prof. Rizky Abdulah, S.Si., Apt., Ph.D.
  • Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola: Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, S.Si., S.IP., M.T., M.Han.
  • Dekan Fakultas Kedokteranย : Prof Dr. dr. Yudi Mulyana Hidayat, Sp.OG(K)-Onk., DMAS.
  • Dekan Fakultas Kedokteran Gigiย : Prof. Dr. drg. Dudi Aripin, Sp.KG., Subsp.KR(K).
  • Dekan Fakultas Farmasiย : Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt.
  • Dekan Fakultas Keperawatanย : Prof. Kusman Ibrahim, S.Kp., M.NS., Ph.D.
  • Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnisย : Prof. Dr. Hj. Nunuy Nur Afiah, M.Si., Ak.
  • Dekan Fakultas Hukumย : Dr. Sigid Suseno, S.H., M.Hum.
  • Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politikย : Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri, S.E., M.M.
  • Dekan Fakultas Ilmu Budayaย : Prof. Aquarini Priyatna. M.A., M.Hum., Ph.D.
  • Dekan Fakultas Pertanianย : Dr. Ir. Meddy Rachmadi, M.P.
  • Dekan Fakultas Peternakanย : Dr. Rahmad Hidayat, S.Pt., M.Si.
  • Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikananย : Prof. Dr. Sc.agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi., M.Si.
  • Dekan Fakultas Teknik Geologi: Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc., Ph.D.
  • Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alamย : Prof. Dr. Iman Rahayu, S.Si., M.Si.
  • Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanianย : Dr. Ir. Sarifah Nurjanah, M.App.Sc.
  • Dekan Fakultas Ilmu Komunikasiย : Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.H., S.Sos., M.Si.
  • Dekan Fakultas Psikologiย : Dr. Anissa Lestari Kadiyono, M.Psi., Psikolog.
  • Dekan Sekolah Pascasarjanaย : Prof. Dr.med. dr. Setiawan
  • Dekan Sekolah Vokasiย : Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec.

Kampus

sunting

Universitas Padjadjaran memiliki dua kampus utama, yaitu Kampus Iwa Koesoemasoemantri di Dipati Ukur, Bandung dan Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, serta memiliki Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU), yaitu Kampus PSDKU Pangandaran. Unpad juga pernah memiliki Kampus PSDKU di Kabupaten Garut, tetapi kemudian diintegrasikan ke Kampus Jatinangor.

Kampus Dipati Ukur Bandung

sunting
Kampus Unpad Dipati Ukur.

Kampus Universitas Padjadjaran di Dipati Ukur berada di Jalan Dipati Ukur, Bandung.[4] Kampus ini sebelumnya digunakan untuk kegiatan kampus oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (S-1 dan D-3) serta Fakultas Hukum. Namun, terhitung sejak pertengahan tahun 2017, kedua fakultas tersebut menyusul fakultas lainnya pindah ke kampus Jatinangor Sumedang.

Sekarang kampus ini digunakan untuk kegiatan kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (S-2 dan S-3) dan digunakan untuk kegiatan lainnya seperti wisuda, pengukuhan guru besar dan sumpah profesi.[5]

Kampus Jatinangor Sumedang

sunting
Rektorat Universitas Padjadjaran, Kampus Jatinangor

Kampus Unpad Jatinangor berada di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kampus ini merupakan kampus utama yang terdiri dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Psikologi, Fakultas Keperawatan, Fakultas MIPA, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Farmasi, Fakultas Teknik Geologi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Saat ini di Kampus Jatinangor juga sudah berdiri gedung Perpustakaan Pusat/CISRAL, Laboratorium Sentral, dan 15 gedung baru lain yang telah selesai akhir 2016.[6]

Lainnya

sunting

Selain tiga kampus tersebut, terdapat pula beberapa kampus yang tersebar di beberapa lokasi di area Kota Bandung, antara lain:

  1. Jalan Sekeloa untuk Program Doktor untuk Kedokteran Gigi, Program Magister Ilmu Ekonomi Pertanian (BKU Agribisnis), dan Program Studi Magister Ilmu Lingkungan (PSMIL)
  2. Jalan Singaperbangsa untuk Pendidikan Klinis Hukum bagi Program Studi Magister Ilmu Hukum (BKU Hukum Bisnis, Hukum Pidana, Kenotariatan, dan Program Studi Doktor Ilmu Hukum
  3. Jalan Imam Bonjol nomor 2 Program Magister Ilmu Hukum
  4. Jalan Dago Atas untuk Fikom dan FISIP
  5. Jl. Banda no. 42 Bandung: Magister Ilmu Kedokteran Dasar (PPCD), Magister Ilmu Kebidanan, dan Ilmu Kesejahteraan Masyarakat
  6. Jl. Cimandiri No.2 Bandung menjadi Gedung Pendidikan Klinis Hukum untuk Program Studi Magister Ilmu Hukum (BKU Hukum Bisnis, Hukum Pidana, Kenotariatan, dan Program Studi Doktor Ilmu Hukum.
  7. Jl. Ir. H. Juanda no. 4, kini menjadi Unpad Training Centre atau UTC Hotel.
  8. Jl. Ir. H. Juanda 248 Bandung: Fakultas Kedokteran juga membuka Program Diploma IV Kebidanan
  9. Jl. Japati no. 4 Bandung menjadi kampus untuk Program Studi Magister Akuntansi dan Program Studi Magister Ekonomi Terapan.
  10. Cisangkuy, Eikman, Pasirkaliki, Teuku Umar, dan beberapa tempat lainnya yang dimanfaatkan oleh beberapa unit di Unpad

Rektor

sunting
  1. Prof. Iwa Koesoemasoemantri, S.H. (1957โ€“1961)
  2. Prof. Raden Goermilang Soeria Soemantri (1961โ€“1964)
  3. Moh Sanusi Hardjadinata (1964โ€“1966)
  4. Prof. RS Soeria Atmadja (1966โ€“1973)
  5. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M. (1973โ€“1974)
  6. Prof. Dr. Hindersah Wiraatmadja (1974โ€“1982)
  7. Prof. Dr. Yuyun Wirasasmita (1982โ€“1990)
  8. Prof. Dr. H. Maman P. Rukmana (1990โ€“1998)
  9. Prof. Dr. Abdullah Himendra Wargahadibrata (1998โ€“2007)
  10. Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA (2007โ€“2015)
  11. Prof. Dr. med. dr. Tri Hanggono Achmad, M.Si. (2015โ€“2019)
    Prof. Dr. Rina Indiastuti, SE., MSIE. (pelaksana tugas, 15 April s.d. 7 Oktober 2019)[7]
  12. Prof. Dr. Rina Indiastuti, SE., MSIE. (7 Oktober 2019 - 7 Oktober 2024)
  13. Prof. dr. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, Sp.M(K)., M.Kes., Ph.D. (2024-2029)

Lagu

sunting
Gerbang Kampus Jatinangor (2024).
Gerbang Kampus Jatinangor (2010).

Lagu wajib Universitas Padjadjaran adalah Hymne Unpad dan Almamater, yang diciptakan oleh Alumnus Unpad, Iwan Abdurrahman. Dalam lagu Hymne Universitas Padjadjaran ini, bait-baitnya menggambarkan rasa cinta dan harapan insan-insan di dalamnya. Penggambaran yang jujur apa adanya tentang sebuah pengabdian, cinta, dan harapan. Hal ini tecermin dari liriknya yang lugas, sederhana, dengan kombinasi nada yang mudah dipahami. Pada sisi lain, lagu Almamater menggambarkan rasa cinta civitas academica kepada Universitas Padjadjaran. Liriknya โ€˜Jangankan keringatku, darahku pun kurelakan. Guna baktiku padamu, Almamaterโ€ฆโ€™, mengingatkan bagaimana sivitas akademika Unpad tetap cinta dan rela berkorban demi almamater.[8]

Hymne Universitas Padjadjaran Almamater

Universitas kita
Padjadjaran tempat bernaung
Insan abdi masyarakat
Pembina Nusa bangsa

Padjajaran lambang suci
Almamater yang tercinta
Tempat ilmu dan cita
Almamaterku tercinta

'Kan ku tunjukkan padamu
'Kan ku buktikan padamu
Rasa bangga dan baktiku
Almamater

Jangankan keringatku
Darahku pun kurelakan
Guna baktiku padamu
Almamater

Meski kan kutinggalkanmu
Meski kan jauh darimu
Hatiku slalu padamu
Almamater

Dengan lindungan Tuhanku
Dengan semangat darimu
Kuakan selalu berjuang
Almamater

Fasilitas

sunting

Keagamaan

sunting

Pada 14 Februari 2014, Rektor Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia meresmikan Masjid Raya Unpad yang ada di Kampus Jatinangor. Masjid ini memiliki daya tampung 3.000 orang dengan 3 lantai dan 1 ruang bawah tanah (basement). Masjid Raya Unpad tidak mempunyai kubah pada bagian atap. Desain masjid ini merupakan bentuk stilasi dari orang yang sedang berdoa.[9]

Di Kampus Dipati Ukur juga terdapat sebuah masjid, yakni Masjid Al-Jihad.

Pemondokan

sunting

Unpad mempunyai pemondokan beragam, terdiri dari Bale Wilasa 1โ€“12. Semua asrama ini diperuntukan untuk mahasiswa, baik untuk mahasiswa reguler, Bidikmisi, maupun mahasiswa asing. Sedangkan mahasiswa tahun pertama yang mengambil jurusan Pendidikan Dokter, Kedokteran Hewan, D4 Kebidanan, dan Farmasi wajib berada di asrama yang di antaranya adalah Bale Wilasa 8โ€“12.[10][11]

Ruang pertemuan

sunting
Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Dipati Ukur

Salah satu gedung pertemuan yang sering digunakan adalah Graha Sanusi Hadjadinata. Gedung ini mempunyai kapasitas 1000 orang dan sering digunakan untuk berbagai kegiatan seperti seminar, rapat, dan wisuda. Selain untuk para civitas academica Unpad, gedung ini juga disewakan untuk umum dan kegiatan resepsi.[12]

Selain gedung pertemuan, terdapat juga tiga Balai yang digunakan untuk kegiatan penunjang kampus, seperti seminar, rapat ataupun digunakan dalam acara kegiatan kemahasiswaan.

Perpustakaan

sunting

Sebagai fasilitas penunjang pendidikan, Unpad mempunyai perpustakaan pusat yang berada di Unpad Jatinangor. Perpustakaan ini di bawah koordinasi UPT Perpustakaan.

Dalam operasionalnya, perpustakaan ini menjalankan fungsinya sebagai sarana belajar mengajar, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dalam menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi senantiasa memberikan pelayanan yang baik kepada civitas academica Unpad khususnya, dan masyarakat pengguna lainnya. Sehingga perpustakaan terbuka untuk umum.

Sarana olahraga

sunting
Stadion Jati Padjadjaran.

Dalam bidang sarana dan fasilitas olahraga, Universitas Padjadjaran memiliki Stadion Jati Padjadjaran. Stadion ini menggunakan rumput alami. Stadion Jati sempat digunakan sebagai lapangan latih dalam Pesta Olahraga Asia 2018, serta pernah direncanakan sebagai lapangan latih dalam Piala Dunia U-20 FIFA 2021.[13] Stadion Jati juga digunakan dalam upacara Penerimaan Raya Mahasiswa Baru Universitas Padjadjaran (PRABU Unpad).

Fasilitas olahraga dalam ruangan (indoor) Unpad di Kampus Jatinangor terpusat di Bale Santika Tanginas Waras Bhinekas. Selain terdiri dari ruang pertemuan, Bale Santika terdiri atas lapangan bola basket, futsal, dan badminton yang berada dalam ruangan (indoor). Sementara terdapat beberapa lapangan olahraga yang berada di luar ruangan yang juga dapat digunakan untuk olahraga futsal, bola voli, dan bola basket.

Angkutan kampus

sunting
Angkutan Kampus Unpad, Jatinangor.

Untuk menjangkau seluruh gedung fakultas dan mempermudah mobilisasi civitas academica, Unpad memiliki angkutan kampus khusus di Kampus Jatinangor. Angkutan kampus ini terdiri dari:

  1. Angkutan Biru: 9 buah
  2. Mobil gandengan: 2 buah
  3. Angkutan milik luar: 16 buah

Angkutan kampus ini melayani civitas academica dan umum dari jam 07.00 sampai jam 16.00. Untuk angkutan berwarna biru memiliki rute sayap kiri dimulai dari Fakultas Kedokteran, Rektorat, dan masuk ke jalur tengah. Sedangkan mobil gandengan memiliki rute diawali sayap kanan dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Pusat Basic Science, dan masuk ke jalur tengah.[14]

Angkutan gratis ini dapat dinaiki disepanjang jalan Unpad, yang diawali dari shelter depan ATM Center.

Jenjang studi

sunting

Unpad memiliki 16 fakultas serta Sekolah Pascasarjana dan Sekolah Vokasi yang menaungi berbagai program studi.[15]

Fakultas Jenjang Program Studi Akreditasi Gelar
Fakultas Hukum S1 Ilmu Hukum A S.H.
S2 Ilmu Hukum A M.H.
S2 Kenotariatan A M.Kn.
S3 Ilmu Hukum A Dr.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis S1 Manajemen Unggul S.E.
S1 Ilmu Ekonomi A S.E.
S1 Ekonomi Islam Unggul S.E.
S1 Bisnis Digital Baik S.E.
S1 Akuntansi Unggul S.E.
S2 Akuntansi A M.Ak.
S2 Ekonomi Terapan Unggul M.E.
S2 Ilmu Ekonomi Unggul M.E.
S2 Ilmu Manajemen Unggul M.M.
S2 Manajemen Unggul M.M.
S2 Manajemen Keuangan Mikro Terpadu Unggul M.MKMT.
Profesi Pendidikan Akuntan Unggul Ak.
S3 Akuntansi Unggul Dr.
S3 Ilmu Ekonomi Unggul Dr.
S3 Ilmu Manajemen Unggul Dr.
Fakultas Kedokteran S1 Kedokteran Unggul S.Ked.
S1 Kedokteran Hewan Baik Sekali S.K.H.
Profesi Pendidikan Dokter Unggul dr.
S2 Anti Aging dan Aesthetic Medicine Unggul M.Kes.A3M.
S2 Epidemiologi Unggul M.Epid.
S2 Kedokteran Dasar Unggul M.Kes.
S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Unggul M.K.M.
S2 Kebidanan Unggul M.Keb.
S3 Ilmu Kedokteran Unggul Dr.
Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Unggul Sp.An.
Spesialis Dermatologi dan Venereoligi Unggul Sp.DV.
Spesialis Ilmu Bedah Unggul Sp.B.
Spesialis Ilmu Bedah Anak Unggul Sp.BA.
Spesialis Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik B Sp.B.P.R.E.
Spesialis Ilmu Bedah Saraf Unggul Sp.B.S.
Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Unggul Sp.K.F.R.
Spesialis Ilmu Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler Unggul Sp.K.N.
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak Unggul Sp.A.
Spesialis Ilmu Kesehatan Mata Unggul Sp.M.
Spesialis Ilmu Patologi Klinik Unggul Sp.P.K.
Spesialis Ilmu Penyakit Dalam Unggul Sp.P.D.
Spesialis Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Unggul Sp.J.P.
Spesialis Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal Unggul Sp.K.F.
Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer Baik Sekali Sp.KKLP.
Spesialis Neurologi Unggul Sp.N.
Spesialis Obstetri dan Ginekologi Unggul Sp.O.G.
Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Unggul Sp.O.T.
Spesialis Patologi Anatomik Unggul Sp.P.A
Spesialis Kedokteran Jiwa Unggul Sp.K.J.
Spesialis Radiologi Unggul Sp.Rad.
Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan - Bedah Kepala dan Leher Unggul Sp.THT-KL.
Spesialis Urologi Unggul Sp.U.
Sub-spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Baik (Subsp.An(K))
Sub-spesialis Ilmu Bedah Tidak Diketahui (Subsp.B(K))
Sub-spesialis Ilmu Kesehatan Anak Unggul (Subsp.A)
Sub-spesialis Ilmu Penyakit Dalam Baik (Subsp.PD(K))
Sub-spesialis Obstetri dan Ginekologi Unggul (Subsp.OG)
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam S1 Biologi Unggul S.Si.
S1 Fisika Unggul S.Si.
S1 Geofisika Unggul S.Si.
S1 Ilmu Aktuaria Unggul S.Aktr.
S1 Kimia Unggul S.Si.
S1 Matematika Unggul S.Mat.
S1 Statistika Unggul S.Stat.
S1 Teknik Elektro Unggul S.T.
S1 Teknik Informatika Unggul S.Kom.
S2 Biologi Baik Sekali M.Si.
S2 Fisika Baik M.Si.
S2 Ilmu Kimia Unggul M.Si.
S2 Matematika Unggul M.Mat.
S2 Statistika Terapan Unggul M.Stat.
S3 Ilmu Kimia Unggul Dr.
S3 Matematika Unggul Dr.
Fakultas Pertanian S1 Agribisnis Unggul S.P.
S1 Agroteknologi Unggul S.P.
S2 Agronomi Unggul M.Agr.
S2 Ekonomi Pertanian Unggul M.Agr.
S2 Ilmu Tanah Unggul M.Agr.
S3 Ilmu Pertanian Unggul Dr.
Fakultas Kedokteran Gigi S1 Kedokteran Gigi Unggul S.K.G.
Profesi Pendidikan Dokter Gigi Unggul drg.
S2 Ilmu Kedokteran Gigi Tidak Diketahui M.K.G.
S3 Ilmu Kedokteran Gigi Baik Sekali Dr.
Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial Unggul Sp.BMM.
Spesialis Ilmu Konservasi Gigi Unggul Sp.K.G.
Spesialis Ilmu Penyakit Mulut Unggul Sp.PM.
Spesialis Kedokteran Gigi Anak Unggul Sp.KGA.
Spesialis Ortodonsia Unggul Sp.Ort.
Spesialis Periodonsia Unggul Sp.Perio.
Spesialis Prostodonsia Unggul Sp.Prost.
Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi Unggul Sp.RKG.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik S1 Administrasi Bisnis Unggul S.A.B.
S1 Administrasi Publik Unggul S.A.P.
S1 Antropologi Unggul S.Ant.
S1 Hubungan Internasional A S.H.Int.
S1 Ilmu Pemerintahan Unggul S.I.P.
S1 Ilmu Politik Unggul S.I.Pol.
S1 Kesejahteraan Sosial Unggul S.Kesos.
S1 Sosiologi Unggul S.Sos.
S2 Ilmu Antropologi Unggul M.Si.
S2 Ilmu Kesejahteraan Sosial Unggul M.Si.
S2 Ilmu Pemerintahan A M.I.P
S2 Ilmu Politik Unggul M.I.Pol.
S2 Kebijakan Publik A M.K.P.
S2 Sosiologi Unggul M.Sos.
S3 Hubungan Internasional A Dr.
S3 Ilmu Administrasi Unggul Dr.
S3 Kesejahteraan Sosial Unggul Dr.
S3 Sosiologi Unggul Dr.
Fakultas Ilmu Budaya S1 Sastra Indonesia Unggul S.Hum.
S1 Sastra Arab Unggul S.Hum.
S1 Sastra Inggris Unggul S.Hum.
S1 Sastra Jepang Unggul S.Hum.
S1 Sastra Sunda Unggul S.Hum.
S1 Sastra Rusia Unggul S.Hum.
S1 Sastra Perancis Unggul S.Hum.
S1 Sastra Jerman Unggul S.Hum.
S1 Sejarah Unggul S.Hum.
S2 Ilmu Linguistik B M.Hum.
S2 Kajian Budaya A M.Hum.
S2 Ilmu Sastra A M.Hum.
S3 Ilmu Sastra B Dr.
Fakultas Psikologi S1 Psikologi Unggul S.Psi.
Profesi Pendidikan Psikolog Tidak Diketahui Psikolog.
S2 Psikologi Unggul M.Psi.
S3 Psikologi Unggul Dr.
Fakultas Peternakan S1 Peternakan Unggul S.Pt.
S2 Ilmu Peternakan Unggul M.Pt.
S3 Ilmu Peternakan Unggul Dr.
Fakultas Keperawatan S1 Keperawatan Unggul S.Kep.
Profesi Pendidikan Ners Unggul Ns.
S2 Keperawatan Unggul M.Kep.
S3 Keperawatan Tidak Diketahui Dr.
Spesialis Keperawatan Medikal Bedah Tidak Diketahui Sp.Kep.MB.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan S1 Perikanan Unggul S.Pi.
S1 Ilmu Kelautan Unggul S.Kel.
S1 Perikanan Laut Tropis Baik S.Pi.
S2 Konservasi Laut Baik M.Kel.
S2 Perikanan Baik M.Pi.
Fakultas Teknologi Industri Pertanian S1 Teknologi Pangan Unggul S.T.P.
S1 Teknik Pertanian Unggul S.T.P.
S1 Teknologi Industri Pertanian Unggul S.T.P.
S2 Teknologi Agroindustri Unggul M.T.P.
S2 Teknologi Industri Pertanian Baik Sekali M.T.P.
S3 Teknologi Agroindustri Baik Dr.
Fakultas Farmasi S1 Farmasi Unggul S.Farm.
S1 Rekayasa Kosmetik Terakreditasi Sementara S.T.
Profesi Pendidikan Apoteker Unggul Apt.
S2 Farmasi Klinik Unggul M.Farm.
S2 Farmasi Unggul M.Farm.
S3 Farmasi Unggul Dr.
Spesialis Farmasi Nuklir Tidak Diketahui Sp.FN.
Fakultas Teknik Geologi S1 Teknik Geologi A S.T.
S2 Teknik Geologi Unggul M.T.
S3 Teknik Geologi Unggul Dr.
Fakultas Ilmu Komunikasi S1 Hubungan Masyarakat A S.I.Kom.
S1 Ilmu Komunikasi Unggul S.I.Kom.
S1 Jurnalistik Unggul S.I.Kom.
S1 Manajemen Komunikasi Unggul S.I.Kom.
S1 Film dan Televisi B S.I.Kom.
S1 Perpustakaan dan Sains Informasi Unggul S.S.I.
S2 Ilmu Komunikasi Unggul M.I.Kom.
S3 Ilmu Komunikasi Unggul Dr.
Sekolah Pascasarjana Profesi Pendidikan Insinyur Baik Ir.
S2 Pariwisata Berkelanjutan Unggul M.Par.
S2 Manajemen Sumber Daya Hayati Tidak Diketahui M.M.S.D.H.
S2 Ilmu Lingkungan A M.Ling.
S2 Bioteknologi Unggul M.Biotek.
S2 Inovasi Regional Baik M.I.R.
S2 Ilmu Keberlanjutan Tidak Diketahui M.Si.
S3 Ilmu Lingkungan B Dr.
S3 Bioteknologi Unggul Dr.
Sekolah Vokasi D4 Administrasi Keuangan Publik Baik S.Tr.A.B.
D4 Administrasi Pemerintahan Baik S.Tr.A.P.
D4 Agroteknopreneur Tidak Diketahui S.Tr.P.
D4 Akuntansi Perpajakan Tidak Diketahui S.Tr.Ak.
D4 Akuntansi Sektor Publik Tidak Diketahui S.Tr.Ak.
D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok Tidak Diketahui S.Tr.Hum.
D4 Bisnis Internasional Baik Sekali S.Tr.Bns.
D4 Bisnis Logistik Baik S.Tr.Log.
D4 Kearsipan Digital Baik S.Tr.S.I.
D4 Kebidanan Unggul S.Tr.Keb.
D4 Manajemen Produksi Media Baik S.Tr.I.Kom.
D4 Pariwisata Bahari Tidak Diketahui S.Tr.Par
D4 Pemasaran Digital Tidak Diketahui S.Tr.M.
D4 Teknologi Produksi Kimia Tidak Diketahui S.Tr.T.

Berdasarkan data akreditasi dari BAN-PT (November 2008), Unpad menempati posisi ke-4 perguruan tinggi yang paling banyak memiliki program studi S1 terakreditasi A (33 buah) setelah UGM 60, UI 37, dan IPB 37 program studi. Selain itu pada Februari 2014, berdasarkan data akreditasi institusi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Unpad diakreditasi dengan nilai A dari jajaran 18 PTN/PTS yang terakreditasi A. Unpad merupakan perguruan tinggi dengan mahasiswa asing terbanyak ke-2 di Indonesia. Lalu pada tahun 2014 Unpad resmi menjadi PTN Badan Hukum.

Alumni

sunting

Ikatan alumni

sunting

Alumni Universitas Padjadjaran tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad).

Berikut Periodisasi Ketua IKA Unpad ย :

Periode 2008-2012 Ferry Mursydan Baldan terpilih menjadi Ketua IKA Unpad.[16]

Periode 2016โ€“2020 Hikmat Kurnia yang terpilih dalam Musyawarah Besar Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (Mubes IKA Unpad) ke-IX pada tanggal 17 April 2016 di Gedung Balai Santika Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang.[17][18] Hikmat Kurnia kemudian digantikan oleh Irawati Hermawan

Periode 2020โ€“2024 Irawati Hermawan terpilih sebagai Ketua Umum IKA Unpad berdasarkan hasil pemungutan suara yang dilakukan dalam Mubes IKA Unpad pada 11โ€“13 September 2020 di Hotel Banana Inn, Bandung.[19]

Periode 2024-2028 Ferry Juliantono terpilih secara aklamasi melakukan musyawarah mufakat menetapkannya menjadi Ketua IKA Unpad, setelah Calon Ketua Umum lain Saddam Al JIhad mengundurkan diri dan mendukung Ferry Juliantono pada Acara "Dialog Pemilihan IKA Unpad" 1 Desember 2024.[20][21][22]

Sekretariat IKA Unpad terletak di Gedung Alumni, Jl. Singaperbangsa No. 1, kawasan Dipati Ukur, Kota Bandung, Jawa Barat.

Daftar alumni

sunting

Catatan

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c d e "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-21. Diakses tanggal 2014-05-17.
  2. ^ "Artikel:"Unpad Resmi Ganti Status Jadi PTN BH" di Okezone.com". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-10-20. Diakses tanggal 2014-10-21.
  3. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-10-25. Diakses tanggal 2016-02-22.
  4. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-02-01. Diakses tanggal 2016-02-22.
  5. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-02. Diakses tanggal 2016-02-22.
  6. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-12-20. Diakses tanggal 2016-02-22.
  7. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-12-14. Diakses tanggal 2019-04-17.
  8. ^ http://www.unpad.ac.id/universitas/identitas/himne/[pranala nonaktif permanen]
  9. ^ "Rektor Resmikan Masjid Raya Unpad di Jatinangor". Universitas Padjadjaran. 14 Februari 2014. Diakses tanggal 19 Januari 2025.
  10. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-09. Diakses tanggal 2018-01-08.
  11. ^ "asrama.unpad.ac.id". Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-15. Diakses tanggal 2022-03-17.
  12. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-08-17. Diakses tanggal 2014-05-17.
  13. ^ "Stadion Jati Unpad segera berbenah sambut Piala Dunia U-20". 23 Oktober 2020. Diakses tanggal 19 Januari 2025.
  14. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-11. Diakses tanggal 2016-02-22.
  15. ^ https://www.unpad.ac.id/fakultas/ Diakses pada 5 Juni 2026, pukul 08.56 WIB.
  16. ^ "Ferry M. Baldan Ketua IKA Unpad". Diakses tanggal 2024-12-02.
  17. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-26. Diakses tanggal 2016-04-26.
  18. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-05-12. Diakses tanggal 2016-04-26.
  19. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-09-21. Diakses tanggal 2021-03-22.
  20. ^ Putra, Wisma. "Ferry Juliantono Terpilih Jadi Ketum IKA Unpad". detikjabar. Diakses tanggal 2024-12-02.
  21. ^ "JPNN". www.jpnn.com. Diakses tanggal 2024-12-02.
  22. ^ "Saddam Mengundurkan Diri, Wamenkop Calon Tunggal Ketum IKA Unpad". 2024-12-02.
  23. ^ Haryanto, Alexander (2019-09-27). "Jejak Dandhy Laksono, Sutradara Sexy Killers yang Jadi Tersangka". Tirto.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-04-05. Diakses tanggal 2020-09-02.

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Salomo

dataran pasir di tepi laut, sehingga hikmat Salomo melebihi hikmat segala bani Timur, dan melebihi segala hikmat orang Mesir. Ia lebih bijaksana daripada

Kitab Suci Katolik

Tawarikh, Ezra, Nehemia, Tobit, Yudit, Ester, 1 Makabe, 2 Makabe Kitab hikmatย : Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung, Kebijaksanaan, Sirakh

Wiz Khalifa

panggungnya berasal dari Khalifa, kata Arab yang berarti "penerus", dan hikmat, yang disingkat menjadi Wiz ketika Khalifa masih kecil. Khalifa menyatakan

Institut Agama Kristen Negeri Manado

Kudus yang diyakini akan selalu memperlengkapi, membimbing, memberikan hikmat dan kearifan, memberikan pengertian untuk mempelajari dan menemukan kebenaran

Amsal 30:4

ayat ini dan ayat sebelumnya (Amsal 30:3) merujuk kepada Musa, terutama Hikmat Taurat yang diketahui dan dipahami oleh Musa, dan tidak ada nabi yang bangkit

Institut Kesehatan Suaka Insan

dibeda-bedakan harkat manusia atas nama Tuhan. Lagu ini dinyanyikan dengan penuh hikmat bernada sedang (bariton) bertempo lembut berwibawa mengandung makna pengabdian

Hieronimus

tahunku. Rambut putih bukanlah hikmat; Hikmatlah yang sebaik rambut putih. Sedikitnya itulah yang dikatakan oleh Salomo: "hikmat adalah rambut putih bagi manusia

Yohanes Pembaptis

seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Namun, hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya (Injil Lukas: semua orang yang menerimanya)