Histidina
Nama sistematik Asam S-2-amino-3-
(3H-imidazol-4-il)propanoat
Singkatan His
H
Kode genetik CAU CAC
Rumus kimia C6H9N3O2
Massa molekul 155,16 g mol-1
Titik lebur 287 °C
Massa jenis ? g cm-3
Titik isoelektrik 7,59
pKa 1,70
6,04
9,09
Nomor CAS L [71-00-1]
SMILES C1=C(NC=N1)CC(C(=O)O)N
Chemical structure of Histidine Chemical structure of Histidine

Histidina merupakan satu dari 20 asam amino dasar yang ada dalam protein. Bagi manusia histidina merupakan asam amino yang esensial bagi anak-anak. Rantai samping imidazol dan nilai pKa yang relatif netral (yaitu 6,0) berarti bahwa perubahan sedikit saja pada pH sel akan mengubah muatannya. Sifat ini menjadikan histidina sering menjadi bagian dari gugus katalitik pada enzim maupun ligan koordinasi pada metaloprotein.

Histidina menjadi prekursor histamin, suatu amina yang berperan dalam sistem saraf, dan karnosin, suatu asam amino.

Terdapat dua enantiomer histidina yaitu D-histidin dan L-histidin, tetapi yang lebih dominan adalah L-histidin (atau S-histidin).


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Biokimia

sistein, glutamat, glutamin, glisin, prolin, serin, dan tirosin. Arginin dan histidin juga dapat disintesis oleh mamalia, tetapi hanya dapat diproduksi dalam

Saccharomyces cerevisiae

peptida, dan basa nitrogen sebagai sumber nitrogen. Walaupun demikian, histidin, glisin, sistein, dan lisin, tidak mudah digunakan. S. cerevisiae tidak

Jamur tiram

yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin, dan fenilalanin. 72% Lemak dalam jamur tiram adalah asam lemak tidak jenuh

Lisin

amino penyusun protein yang dalam pelarut air bersifat basa, seperti juga histidin. Lisin tergolong asam amino esensial bagi manusia, yakni asam amino yang

Asam amino

alanine Aspartat, sistein ,Glutamin, Glutamat Glisin, Prolin, Tirosin, serin Histidin, Isoleusin, Leusin, Lisin, Metionin, Penilalanin, Treonin, Triptofan, Valin

Dietil pirokarbonat

peralatan laboratorium. Ia melakukannya dengan modifikasi kovalen residu histidin (paling kuat), lisin, sistein dan tirosin . Air yang diberi perlakuan dengan

Makanan pokok

antaranya: leusin, fenilalanin, lisin, valin, arginin, triptopan, treonin, histidin, sistin, dan metionin. Selain itu, umbi kentang juga mengandung sedikit

Protein

yang terdiri dari urutan asam amino tertentu, biasanya serangkaian residu histidin (sebuah "penanda-His"), dilampirkan ke salah satu ujung protein. Akibatnya