| Ikan ayu | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Actinopterygii |
| Ordo: | Osmeriformes |
| Famili: | Plecoglossidae |
| Genus: | Plecoglossus Temminck & Schlegel, 1846 |
| Spesies: | P.ย altivelis
|
| Nama binomial | |
| Plecoglossus altivelis | |
| Sinonim | |
| |
Ikan ayu (Plecoglossus altivelis) (bahasa Jepang: ใขใฆ, ้ฎ, ๅนด้ญ, ้ฆ้ญ, Ayu) merupakan sebuah spesies ikan yang unik, karena merupakan satu-satunya anggota dari genus Plecoglossus dan keluarga Plecoglossidae. Ikan ini memiliki hubungan kekerabatan dengan ikan sepiring dan spesies lain yang termasuk dalam ordo Osmeriformes.
Ikan ayu bersifat omnivora dan memakan ganggang, krustasea, serangga, porifera, serta cacing. Ia mengonsumsi ganggang yang menempel di bebatuan dengan cara mengikisnya menggunakan gigi yang menyerupai gergaji.[2] Individu dewasa umumnya menjaga wilayah makanannya sendiri,[3] tetapi di perairan terbatas seperti danau dan sungai yang terkait, mereka cenderung membentuk kelompok.[4] Prefektur Gunma, Prefektur Nara dan Prefektur Gifu menetapkan ikan ayu sebagai ikan prefekturnya.[5]
Habitat
suntingBerasal dari Asia Timur, ikan ini ditemukan di Samudra Pasifik barat laut, mulai dari pantai Hokkaidล di Jepang hingga selatan ke Semenanjung Korea, Tiongkok, Hong Kong, dan Vietnam utara. Ikan ini bersifat amfidrom, berpindah antara perairan laut pesisir dan danau atau sungai air tawar. Beberapa populasi yang terisolasi juga hidup di danau di Jepang, seperti Danau Biwa. Populasi liar asli di Taiwan punah pada 1968 akibat polusi, dan populasi yang ada saat ini berasal dari pengenalan kembali dari Jepang pada tahun 1990-an.[1][6]
Penggunaan
suntingIkan ayu sangat populer karena kelezatannya, dan sebagian besar dikonsumsi di Asia Timur. Dagingnya terkenal manis, dengan aroma yang mirip melon dan mentimun.[7] Cara utama menangkap ayu meliputi memakai metode pancing layang, menggunakan perangkap ikan, serta teknik Jepang yang disebut ayu-no-tomozuri. Metode ini menggunakan ikan ayu hidup sebagai umpan yang dipasang di kail, ketika umpan ini berenang di dalam air, ia memicu perilaku teritorial ayu lain, sehingga ikan tersebut menyerang โpenyusupโ dan akhirnya tertangkap.[8]
Dalam masakan Jepang, cara yang umum untuk menyiapkan ikan ayu (dan ikan kecil lainnya) adalah dengan melengkungkan tubuhnya menyerupai gerakan berenang sebelum ditusuk dengan tusuk sate. Ikan kemudian dipanggang di atas arang dengan garam agar cita rasa alaminya tetap terjaga.
Referensi
sunting- ^ a b Huckstorf, V. (2012). "Plecoglossus altivelis" e.T62222A3110058. doi:10.2305/IUCN.UK.2012-1.RLTS.T62222A3110058.en. ;
- ^ Queen of Freshwater Streams. Diarsipkan 25 April 2014 di Wayback Machine. Food Forum. Kikkoman Global Website.
- ^ Hooper, Rowan (2005-09-21). "Ayu sweetfish". The Japan Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-03.
- ^ Shirakihara, Kunio; Yoshida, Masahiko; Nishino, Machiko; Takao, Yoshimi; Sawada, Kouichi (2001). "Acoustic evaluation of the vertical distribution of dwarf ayu Plecoglossus altivelis altivelis in Lake Biwa". Fisheries Science (dalam bahasa Inggris). 67 (3): 430โ435. doi:10.1046/j.1444-2906.2001.00278.x. ISSNย 1444-2906.
- ^ Amoroso, Author Phoebe (2022-12-19). "Ayu Fish: A Guide to the Small but Luxurious Ayu Sweetfish that Smells like Watermelon" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-03.
- ^ TVBS. "็ค้ปๅฐ็ฃๆทกๆฐด้ญ ๅ็็จฎ้ฆ้ญๅทฒๆป ็ตโTVBSๆฐ่็ถฒ". TVBS (dalam bahasa Chinese (Taiwan)). Diakses tanggal 2025-11-03.
- ^ Gadsby, Patricia; Eschliman, Dwight (November 25, 2004). "The Chemistry of Fish". Discover Magazine. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Apr 2015.
- ^ Waldman, J. (2005). 100 Weird Ways to Catch Fish (Edisi 1st). Mechanicsburg, PA: Stackpole Books. hlm.ย 6โ7. ISBNย 0-8117-3179-0.