📑 Table of Contents
PT Indosiar Karya Media Tbk
Nama sebelumnya
Indovisual Citra Persada (1991โ€”2003)
Jenis perusahaan
Publik
Kode emitenBEI: IDKM
IndustriMedia
NasibDiakuisisi dan bergabung dengan Surya Citra Media
Didirikan19 Juli 1991ย (1991-07-19)
Ditutup1 Mei 2013ย (2013-05-1)
Kantor pusat,
Indonesia
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh kunci
  • Lie Halim (Direktur Utama)
  • Alvin Widarta Sariaatmadja (Direktur)
PemilikElang Mahkota Teknologi

PT Indosiar Karya Media Tbk adalah perusahaan media massa yang pernah menjadi perusahaan induk jaringan televisi Indosiar. Pada 1 Mei 2013, perusahaan ini resmi bergabung dengan Surya Citra Media yang dimiliki oleh Elang Mahkota Teknologi. Perusahaan pun melakukan delisting dari Bursa Efek Indonesia pada 6 Mei 2013.

Sejarah

sunting

Indosiar Karya Media berdiri pada 19 Juli 1991 dengan nama PT Indovisual Citra Persada. Operasionalnya baru dimulai pada tahun 1997 di bidang jasa manajemen dalam naungan Salim Group. Salim Group pada waktu itu ingin kembali mengendalikan TV swasta miliknya pasca 67% sahamnya dilepas ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional pada tahun 1999. Awalnya sejak 9 Maret 2001, Indosiar telah menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta dengan kode saham IDSR, yang prosesnya dilakukan oleh BPPN sebagai pemegang saham mayoritas Indosiar saat itu.[1] Namun, disaat BPPN melepas seluruh kepemilikannya, Salim masih menguasai 27% saham Indosiar melalui PT Prima Visualindo yang seiring berjalannya waktu menjadi pemegang saham pengendali.[2]

Sejak 26 April 2003, perusahaan berganti nama menjadi PT Indosiar Karya Media.[3] Dengan alasan "memberikan peluang yang lebih besar sebagai upaya diversifikasi usaha dan meningkatkan likuiditas saham", termasuk menarik investor asing dan kemudahan ekspansi usaha, akhirnya Indosiar Karya Media dijadikan sebagai induk dari Indosiar (IDSR) itu sendiri yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 30 Juni 2003.[4][2]

Pada 4 Oktober 2004, saham IDSR resmi dihapuskan, digantikan oleh Indosiar Karya Media (IDKM) yang melakukan penawaran umum perdana-nya pada hari yang sama di Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) seharga Rp 551/saham, dan pemegang saham IDSR menukar kepemilikannya menjadi kepemilikan IDKM. Setelah itu, Indosiar kembali dijadikan perusahaan tertutup dan menjadi bagian dari Indosiar Karya Media dengan kepemilikan saham IDKM sebagai berikut. PT Prima Visualindo sebesar 27%, PT TDM Aset Manajemen sebesar 29% dan publik sebesar 43%.[4] Seiring berjalannya waktu, kepemilikan TDM lenyap dan saham publik menjadi 59,17%, ditambah dengan kepemilikan saham PT Dinamika Usaha Jaya (5,09%) dan Citibank Singapura (8,5%). Namun, saham PT Prima Visualindo tetap.[5]

Perubahan dalam kepemilikan perusahaan ini terjadi pada 3 Maret 2011 ketika PT Prima Visualindo sepakat menjual 27% sahamnya ke Elang Mahkota Teknologi.[6] Proses penjualan berlangsung mulus, Emtek pun berhasil meningkatkan kepemilikannya di Indosiar Karya Media sebesar 84,77% setelah melakukan penawaran tender.[7] Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1 Mei 2013, perusahaan ini resmi bergabung dengan Surya Citra Media yang dimiliki oleh Elang Mahkota Teknologi.[8][9] Setelahnya, perusahaan melakukan delisting dari Bursa Efek Indonesia pada 6 Mei 2013.[10][11][12]

Mantan anak usaha

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Lapkeu IDSR 2004
  2. ^ a b Televisi Batavia
  3. ^ "Lapkeu IDKM 2006" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2006-06-19. Diakses tanggal 2006-06-19.
  4. ^ a b 99ย % Pemegang Saham IVM Setuju Konversi ke IKM
  5. ^ TV5 Filipina akan Beli Indosiar
  6. ^ EMTK bakal jadi pengendali Indosiar!
  7. ^ MODAL KERJA: Pemilik SCTV raih utang Rp2,5 triliun dari BCA
  8. ^ 1 Mei, Indosiar-SCTV Resmi Bergabung; okezone.com; Diakses 17 Juni 2013.
  9. ^ Indosiar Resmi Gabung SCTV Mulai 1 Mei; ajisurabaya.org; Diakses 17 Juni 2013.
  10. ^ Merger dengan SCTV, Indosiar Delisting; republika.co.id; Diakses 17 Juni 2013.
  11. ^ Merger dengan SCMA, Saham Indosiar Delisting dari BEI; liputan6.com; Diakses 17 Juni 2013.
  12. ^ Merger dengan SCTV, Indosiar Delisting Sukarela[pranala nonaktif permanen]; tempo.co; Diakses 17 Juni 2013.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Indosiar

PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar secara resmi disingkat IVM) adalah salah satu jaringan televisi swasta nasional di Indonesia, yang beroperasi dari

Elshinta TV

edukasi yang terjadi di sekitar Jabodetabek khususnya DKI Jakarta. Indosiar Karya Media menjalankan stasiun ini dari 2005-2013. Mulai Juni 2021, Elshinta

Surya Citra Media

jangkauan wilayah Gorontalo. Selanjutnya PT Indosiar Karya Media Tbk yang merupakan induk bagi TV swasta Indosiar resmi bergabung dengan SCM pada tahun 2013

Achmad Valen Akbar

yang ditayangkan di Indosiar pada tahun 2025. Sebelumnya, Valen pernah menjadi finalis top 18 ajang D'Academy (musim 5) di Indosiar pada 2022. . Selain

Elshinta Media Group

Elshinta Media Group atau lebih dikenal dengan nama Elshinta Media adalah perusahaan di bidang media massa yang berasal dari Indonesia. Perusahaan ini

Noktah Merah Perkawinan

produksi Rapi Films yang ditayangkan perdana 6 Mei 1996 pukul 19.30 WIB di Indosiar. Serial ini disutradarai oleh Buce Malawau dan dibintangi oleh Cok Simbara

Arti Sahabat (musim 2)

produksi Rapi Films yang ditayangkan perdana 10 Mei 2011 pukul 16.50 WIB di Indosiar. Serial ini disutradarai oleh Rudi Aryanto dan dibintangi oleh Steven William

Keluargaku Harapanku

produksi Rapi Films yang ditayangkan 20 Agustus 2007 pukul 18.00 WIB di Indosiar. Serial ini dibintangi oleh Desy Ratnasari, Teddy Syach dan Risty Tagor