Ipsos SA
Jenis perusahaan
Société anonyme
Kode emitenEuronextIPS
Komponen CAC Mid 60
IndustriRiset pasar
Riset opini publik
Didirikan1975; 51 tahun lalu (1975)
PendiriDidier Truchot
Kantor pusat,
Wilayah operasi
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Didier Truchot
(Chairman dan CEO)
PendapatanPenurunan €1,750 miliar (2018)[2]
Penurunan €172 juta (2018)[2]
Penurunan €108 juta (2018)[2]
Total asetKenaikan €2,375 miliar (2018)[2]
Situs webipsos.com
Facebook: IpsosPolska X: IpsosFrance LinkedIn: ipsos Youtube: UCkxEJvIUNWsjZvmB09yxU4A Modifica els identificadors a Wikidata

Ipsos Group S.A. (pengucapan bahasa Prancis: [ip.sos])[3] adalah sebuah perusahaan riset pasar dan konsultansi multinasional yang berkantor pusat di Paris, Prancis. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1975 oleh Didier Truchot, dan telah melantai di Bursa Saham Paris sejak tanggal 1 Juli 1999.

Sejak tahun 1990, grup ini telah membentuk atau mengakuisisi sejumlah perusahaan. Pada bulan Oktober 2011, Ipsos mengakuisisi Synovate, sehingga menjadikan Ipsos sebagai agen riset terbesar ketiga di dunia. Hingga tahun 2014, Ipsos memiliki kantor di 88 negara, dengan mempekerjakan 16.530 orang.[1][4]

Sejarah

sunting

Tahun pertama di Prancis

sunting

Ipsos didirikan pada tahun 1975[1] oleh Didier Truchot, yang pernah bekerja di IFOP dan ISOS.

Truchot fokus menawarkan layanan untuk perusahaan periklanan dan media, serta mengembangkan metode untuk mengukur kesuksesan dari kampanye yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut, yang mana merupakan sesuatu yang baru di Prancis. Metode pertama yang digunakan adalah Baromètre d'Affichage (BAF) pada tahun 1977, sebuah instrumen untuk menganalisis efektivitas iklan di reklame. Kemudian diikuti dengan sebuah instrumen khusus untuk media, dan pada tahun 1979, metode France des Cadres Actifs (FCA) mulai digunakan untuk menentukan kebiasaan membaca dari para eksekutif asal Prancis.

Walaupun cukup sukses, profitabilitas perusahaan ini tidak terlalu tinggi hingga Jean-Marc Lech menjabat sebagai salah satu chairman. Sejak saat itu, perusahaan ini mulai mengadakan riset opini publik, yang mana juga merupakan sesuatu yang baru di Prancis. Pada akhir dekade 1980-an, perusahaan ini merupakan perusahaan riset media terbesar kelima di Prancis. Banyaknya peraturan yang dibuat di Prancis pada saat itu pun membantu memperkuat posisi perusahaan ini, terutama di sektor riset opini publik.[5]

Ekspansi Eropa

sunting

Selama dekade 1990-an, Ipsos berekspansi, terutama melalui akuisisi, ke Spanyol, Italia, Jerman, Britania Raya, dan Eropa Tengah, terutama Hungaria.

Pada tahun 1992, perusahaan ini membuka diri untuk menerima investasi dari swasta, guna meningkatkan modal akuisisinya. Pemegang saham baru pertama Ipsos adalah Baring Private Equity. Truchot dan Lech tetap memegang dua pertiga dari total saham Ipsos.[5]

Ekspansi global

sunting

Pada pertengahan dekade 1990-an, Ipsos merupakan salah satu perusahaan riset paling penting di Eropa dan memutuskan untuk berekspansi ke seluruh dunia. Ipsos pun mendapat mitra investasi baru, yakni dengan menjual 40% sahamnya ke Artemis Group, yang dipimpin oleh François Pinault, dan Amstar investment yang dipimpin oleh Walter Butler.

Pada tahun 1997, Ipsos masuk ke Amerika Selatan dengan mengakuisisi Novation, serta pada tahun 1998, berekspansi ke Amerika Utara dengan membeli ASI Market Research.

Pada tahun 1999, Ipsos resmi melakukan penawaran umum perdana di Bursa Saham Paris. Keberhasilan penawaran tersebut pun memungkinkan Artemis dan Amstar untuk mencairkan investasi mereka, serta memberi Ipsos peluang untuk melanjutkan ekspansinya. Kemudian perusahaan ini berpartisipasi dalam pembentukan joint venture riset kepemirsaan Internet bernama MMXI Europe, dengan mayoritas sahamnya dipegang oleh Media Matrix dan Ipsos hanya memegang 20%. Perusahaan ini juga mengambil alih empat anak usaha NFO Worldwide yang fokus pada pembentukan panel akses. Ekspansi kemudian dilanjutkan di Asia, Amerika Selatan, dan terutama di Amerika Utara (dengan pembelian Angus Reid asal Kanada, yang kemudian diubah namanya menjadi Ipsos-Reid pada tahun 2000).

Pada tahun 2011, Ipsos mengakuisisi divisi Synovate dari Aegis Group.[6]

Pada tanggal 30 Oktober 2018, Ipsos mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi Synthesio, sebuah Social Intelligence Suite yang disebut sebagai platform pendengaran sosial global terkemuka oleh Forrester sejak tahun 2014.[7]

Performa keuangan

sunting

Pendapatan Ipsos mencapai €1.785,3 juta pada tahun 2015, dengan tingkat pertumbuhan organik sebesar -1%. Pada tahun 2014, Ipsos memperoleh 44% dari total pendapatannya dari regional Eropa, Timur Tengah, dan Afrika, 39% dari regional Amerika, dan 17% dari regional Asia Pasifik.[8]

Sepuluh besar di sektor riset pasar tahun 2019

sunting
Peringkat Perusahaan Pendapatan tahun 2018
(juta USD)
1 Nielsen Company 6.515
2 IQVIA 3.904
3 Gartner 3.516
4 Kantar Group 3.449
5 Ipsos 2.067
6 GfK 1.616
7 IRI 1.200
8 Dynata 509
9 Westat 506
10 Intage 489

Sumber: ESOMAR Global Market Research Report 2019[9]

Anak perusahaan

sunting

Catatan

sunting
  1. ^ a b c "Company Description: Ipsos SA". businessweek.com. BusinessWeek. Diarsipkan dari asli tanggal 23 October 2012. Diakses tanggal 27 September 2012.
  2. ^ a b c d Ipsos, [1], retrieved 13 March 2019
  3. ^ "Sondage Ipsos Radio France : l'incroyable immobilité". franceculture.fr. Diakses tanggal 19 June 2019.
  4. ^ Honomichl Global Top 25 "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-12-03. Diakses tanggal 2013-12-03. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  5. ^ a b International Directory of Company Histories. Vol. 48. St. James Press. September 2002. ISBN 155862466X.
  6. ^ "Ipsos SA Announces Completion of Acquisition of Aegis Group Plc's Synovate". reuters.com. Reuters. 12 October 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 June 2013. Diakses tanggal 26 September 2012.
  7. ^ "Synthesio, now an Ipsos company!". Synthesio (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2018-10-31.
  8. ^ Ipsos Annual Results Presentation 2011 "Archived copy" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-05-12. Diakses tanggal 2012-04-21. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  9. ^ Palacio, Xabier (September 10, 2019). "ESOMAR's latest Global Market Research report values global research and data industry market at US $80 billion | Research World".
  10. ^ a b http://intranet.na.ipsos/default.aspx[pranala nonaktif permanen]
  11. ^ "Ipsos is global". Ipsos Markinor. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-04. Diakses tanggal 4 May 2014.
  12. ^ Group, RDA. "Home". www.rdagroup.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 March 2018. Diakses tanggal 25 April 2018.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pertempuran Ipsos

Pertempuran Ipsos adalah pertempuran yang terjadi antara beberapa Diadokhoi (para penerus Aleksander yang Agung) pada 301 SM di dekat desa Ipsos (bahasa Yunani

Turki

Milliyet.com.tr. Diakses tanggal 23 Oktober 2017. "Religion, Ipsos Global Trends". Ipsos. 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 5 September 2017. Axel Tschentscher

Britania Raya

tanggal 19 March 2007. Britain's Most Popular Sports – MORI Sports Tracker Ipsos MORI. Retrieved 2 May 2011. "Why is there no GB Olympics football team?"

Seleukos I Nikator

India, Candragupta Maurya. Seleukos mengalahkan Antigonos dalam Pertempuran Ipsos pada tahun 301 SM dan Lysimakhos dalam Pertempuran Kurupedion pada tahun

Milenial

mendefinisikan generasi milenial dalam laporan Sensus 2021. Begitu juga Ipsos MORI, Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris, psikolog Jean Twenge

Antigonos I Monofthalmos

negara setelah kematiannya pada 323 SM. Setelah terbunuh di Pertempuran Ipsos pada 301 SM, wilayah kekuasaan Antigonos I dibagi-bagi oleh Diadokhoi lain

Kantar Group

sebelumnya dipegang oleh WPP. Kompetitor perusahaan ini meliputi GfK, Nielsen, Ipsos, dan Accenture. Pada bulan April 2019, Kantar menyatukan semua mereknya

Agama di Turki

Alawi. Menurut survei yang dilakukan oleh lembaga penelitian sosial Prancis Ipsos, agama Kristen adalah agama terbesar kedua di Turki dengan persentase sekitar