Janur Kuning
SutradaraAlam Rengga Surawidjaja
PemeranKaharuddin Syah
Deddy Sutomo
Sutopo H.S
Dicky Zulkarnaen
Pujiono Surya Triono
Pupung Harris
Tanggal rilis
3 Oktober 1980
Durasi180 menit
NegaraIndonesia

Janur Kuning adalah sebuah film drama perjuangan Indonesia yang diproduksi pada tahun 1980. Film yang disutradarai oleh Alam Rengga Surawidjaja ini dibintangi antara lain oleh Kaharuddin Syah, Deddy Sutomo dan Sutopo H.S.

Sinopsis

sunting

Film ini menceritakan tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam meraih kembali kemerdekaannya yang direbut kembali oleh pasukan sekutu. Latar belakang yang diambil adalah di sekitar peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949. Tokoh-tokoh nyata yang ditampilkan di sini di antaranya adalah Soeharto, Jenderal Soedirman, dan Amir Murtono. Janur kuning adalah lambang yang dikenakan para pejuang di lengan sebagai tanda perjuangan kemerdekaan tersebut.

Pasca Jatuhnya Soeharto

sunting

Pada bulan September 1998, empat bulan setelah jatuhnya Soeharto, Menteri Penerangan Yunus Yosfiah menyatakan bahwa film ini tidak akan lagi menjadi bahan tontonan wajib, dengan alasan bahwa film ini adalah "usaha untuk memanipulasi sejarah dan menciptakan kultus dengan Soeharto di tengahnya". Tempo melaporkan pada 2012 bahwa Saleh Basarah dari Angkatan Udara Republik Indonesia telah memengaruhi dikeluarkannya keputusan ini. Majalah ini menyatakan bahwa Basarah telah menghubungi Menteri Pendidikan Juwono Sudarsono dan memintanya untuk tidak menayangkan Pengkhianatan G 30 S PKI, karena film ini telah merusak citra Angkatan Udara Republik Indonesia. Dua film lainnya, Janur Kuning dan Serangan Fajar, kemudian juga dipengaruhi oleh keputusan tersebut;[1] Janur Kuning menggambarkan Soeharto sebagai pahlawan di balik Serangan Umum 1 Maret 1949, sementara Serangan Fajar menunjukkan dia sebagai pahlawan utama Revolusi Indonesia.[2] Pada saat itu TVRI tampaknya berusaha untuk menjauhkan diri dari mantan presiden Soeharto.[3] Hal ini terjadi semasa periode penurunan status simbol-simbol yang berkaitan dengan peristiwa G30S, dan pada dekade 2000-an awal, versi non-pemerintah dari peristiwa kudeta G30S mudah didapatkan di Indonesia.[4]

Pranala luar

sunting

Referensi

sunting


๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Kuning

0) Kuning (Hex: #FF0000) (RGB: 255, 255, 0) Kuning bambu Kuning belerang Kuning gersing Kuning india Kuning jagung Kuning janur Kuning jenar Kuning kenari

Kuning janur

Kuning janur (bahasa Inggris: Light greenish yellow, Canarycode: en is deprecated ) adalah suatu corak warna kuning muda kehijau-hijauan seperti warna

Hawear

kelestarian alam dan sumber daya alam. Hawear secara fisik ditandai dengan janur kuning (daun kelapa muda) yang dipasang di lokasi tertentu sebagai bentuk pernyataan

Kupat sumpil

ukuran yang kecil. Bahan pembungkus kupat ini juga bukan berasal dari janur kuning melainkan dari daun bambu. Keunikan lain dari makanan khas Jawa Tengah

Debi Sagita

Jodoh Polwan Cantik Belahan Jiwa Bosku Super Geulis Antara Cinta dan Janur Kuning Cintya Di Buru Cinta Balada Cinta Preman Pasar Di Timpuk Cinta Satpol

Alam Surawidjaja

pernah menjadi pemeran utama dalam film "Si Djimat". Alam membuat film "Janur Kuning" yang menceritakan tentang perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam meraih

Sekaten

pengunjung Masjid Agung berebut janur kuning yang terpasang di dekat Bangsal Pradangga. Para pengunjung menganggap janur kuning tersebut membawa berkah. Di

Deddy Sutomo

Namun, ia juga pernah memerankan tokoh penting, Jenderal Sudirman (Janur Kuning). Beragam peranan itu menunjukkan kemampuan Deddy dalam seni peran. Selain