Pace | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Nganjuk | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Noordian Putro Utomo, SSTP.,MSi. | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 62.143 jiwa | ||||
| Kode pos | 64472 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.18.05 | ||||
| Kode BPS | 3518050 | ||||
| Luas | 48,6 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 18 | ||||
| |||||
Pace adalah sebuah kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.[1][2] Pace memiliki lokasi yang strategis karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri dan dilewati jalan provinsi yang menghubungkan Kediri dengan Nganjuk Kota. Pusat ekonomi Pace adalah Pasar Pahing di Desa Pacekulon. Geografi Pace berupa dataran rendah yang didominasi persawahan di sebelah utara sedangkan di sebelah selatan banyak perbukitan dan mulai banyak ditemukan perkebunan jati.[3] Kecamatan Pace adalah lokasi terciptanya kesenian asli Nganjuk yaitu wayang timplong tepatnya di Desa Jetis.[4]
Sejarah
sunting- Era Kecamatan Pace (Abad ke-17 - ke-19). Awal Mula: Kecamatan Pace bermula dari sebuah Kadipaten yang didirikan sekitar abad ke-17. Wilayah ini dibuka oleh Tumenggung Wirosroyo (juga dikenal sebagai KRT Hirosroyo), seorang pengikut Sultan Agung dari Kerajaan Mataram Islam yang melakukan perjalanan ke arah timur pasca-perang. Pusat Pemerintahan: Wilayah Pace Kulon awalnya merupakan pusat administrasi tradisional kadipaten ini sebelum akhirnya berkembang menjadi pemukiman yang lebih luas.Status Otonom: Pada masa lalu, Kadipaten Pace berdiri sendiri sebagai entitas pemerintahan sebelum akhirnya mengalami reorganisasi di bawah pengaruh pemerintah kolonial Hindia Belanda yang menyatukan beberapa kabupaten kecil (seperti Berbek dan Glocok) menjadi wilayah Nganjuk.
- Asal-usul Nama dan Legenda Lokal. Nama "Pace": Secara harfiah, nama ini merujuk pada buah Pace (mengkudu), namun secara historis melambangkan identitas wilayah kadipaten lama yang pernah berdaulat. Kisah Desa Jampes: Nama desa di Pace seperti Jampes memiliki sejarah unik, berasal dari kata "Campes" (apes). Konon, para penjahat atau pencuri selalu bernasib buruk atau "apes" ketika memasuki wilayah ini. Di desa ini juga terdapat makam tokoh legendaris Maling Sondong. Babat Desa Pace Wetan: Menurut cerita rakyat, berdirinya Desa Pace Wetan tidak lepas dari perjuangan dua tokoh bernama M. Kuat dan M. Bejo.
- Warisan Budaya dan Kesenian. Pace juga dikenal sebagai tempat lahirnya kekayaan budaya unik Kabupaten Nganjuk: Wayang Timplong: Kesenian khas Nganjuk ini diciptakan oleh Mbah Bancol yang berasal dari Dusun Kedungbajul, Desa Jetis, Kecamatan Pace. Wayang ini berbeda dari wayang kulit karena terbuat dari kayu pipih (mirip wayang klithik). Tradisi Sedekah Bumi: Hingga kini, masyarakat Pace masih rutin mengadakan ritual Suroan atau Sedekah Bumi di lokasi-lokasi keramat seperti Makam Sentono untuk menghormati jasa KRT Wirosroyo.
- Perkembangan Administrasi Modern. Pusat Ekonomi: Wilayah ini berkembang menjadi pusat perdagangan penting dengan adanya Pasar Pahing di Pacekulon yang menjadi titik temu pedagang dari berbagai daerah di Nganjuk dan Kediri. Struktur Saat Ini: Kecamatan Pace kini mencakup 18 desa dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk yang menjadikannya salah satu penyangga ekonomi utama di Kabupaten Nganjuk. Informasi tata kelola saat ini dapat dipantau melalui Portal Kecamatan Pace.#[5]
Geografi
sunting
Bagian timur dan utara Kecamatan Pace terletak di dataran rendah dengan lahan yang didominasi persawahan sedangkan bagian selatan berupa perbukitan. Desa paling utara adalah Kepanjen sedangkan desa paling selatan adalah Joho. Pace memiliki batas wilayah sebagai berikut
| Utara | Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Loceret |
| Timur | Kecamatan Tanjunganom |
| Selatan | |
| Barat | Kecamatan Loceret |
Kecamatan Pace terdiri atas 18 Desa, 62 Dusun, 163 Rukun Warga, dan 529 Rukun Tetangga.[3]
Daftar desa dan dusun
suntingKecamatan Pace terdiri dari 18 desa. Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Babadan | Babadan, Bulu, Putuk | [3] |
| 2 | Banaran | Banaran, Balongputat, Bumisari, Kranggan | [3] |
| 3 | Batembat | Batembat, Gampeng, Jogasan, Mangunsari, Tawangsari | [3] |
| 4 | Bodor | Bodor, Pesantren, Jepang | [3] |
| 5 | Cerme | Cerme, Ngaglik, Nglirang | [3] |
| 6 | Gemenggeng | Kedung Bajul, Klaten, Klitik, Semanding | [3] |
| 7 | Gondang | Gondang Barat, Gondang Timur, Pojok | [3] |
| 8 | Jampes | Jampes, Klumpit, Ngledok | [3] |
| 9 | Jatigreges | Jatigreges, Aditoya, Jurangjero, Kulak Secang, Lemah Putih | [3] |
| 10 | Jetis | Jetis, Sonogabel | [3] |
| 11 | Joho | Joho, Baran, Bareng, Batu, Cering, Dampit, Jatirejo, Plosorejo, Sumbermuneng, Watukandang, Wire | [3] |
| 12 | Kecubung | Kecubung Barat, Kecubung Timur, Kecubung Utara | [3] |
| 13 | Kepanjen | Kepanjen, Bongkal, Codot, Plosorejo | [3] |
| 14 | Mlandangan | Mlandangan, Beji, Sumberayung | [6] |
| 15 | Pace Wetan | Pace Wetan, Cangkringan, Karanganom, Kates, Patran | [7] |
| 16 | Pacekulon | Cangkring, Kauman, Sentono, Tanjung | [8] |
| 17 | Plosoharjo | Plosoharjo, Gajah Belor, Mojorejo, Jegles, Karang Tengah, Pandan Arum | [3] |
| 18 | Sanan | Sanan, Jarakan, Jombok, Pojok | [3] |
Pemerintahan
sunting- Alamat : Jalan Raya Kediri No. 30 Pace Nganjuk, Kode Pos 64472.
- Telpon/Faximile: 0358-322265.
- Email : [email protected]
- Website : pace
.nganjukkab .go .id
Struktur organisasi
sunting- Kepala Kecamatan Pace: NOORDIAN PUTRO UTOMO, SSTP.,MSi.
- Kepala Sekretaris Kecamatan Pace : EKA FAHRUDIN IRIANTO
- Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat: SITI NUR ANA, S.E.,M.M.
- Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian: SUPRIJATMI, S.H.
- Kepala Seksi Ketentraman, Ketertiban dan Pemerintahan Umum: SAKUR
- Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Desa: ANNAS NURAZIS, M.M.
- Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Publik: DEWO ENDAH NURCAHYO
Daftar camat
suntingPace merupakan salah satu wilayah di kabupaten nganjuk yang dipimpin oleh seorang camat mulai tahun 1975 yaitu:[butuh rujukan]
- Poerwoto tahun 1975-1977
- Drs. Suyanto tahun 1977-1983
- Jaet tahun 1983-1985
- Soedikmo tahun 1985-1990
- Ahmad BAA. tahun 1990-1993
- Suhadi Prasetyo tahun 1993-1995
- Kusjanto, BA. tahun 1995-2001
- Drs. Hudoyo, MM. tahun 2001
- Udjang Zalkadri S.Sos. tahun 2002-2004
- Drs. Gunawan Widagdo,MSi. tahun 2004-2008
- Muslan, S.Sos tahun 2008-2011
- Nafhan Tohawi, tahun 2012-2016
- Imam Ashari, tahun 2014-2018
- Sudjito,S.H. tahun 2018-2019
- Drs. Sugeng Harianto, M.M. tahun 2019-2021
- Dupriono, SH.MSi., tahun 2021
- Drs. Eko Sutrisno, MM. tahun 2021-2022
- Ida Shobihatin, AP. MSi. , tahun 2022-2023
- Noordian Putro Utomo, SSTP.MSi. tahun 2023-sekarang
Tempat terkenal
sunting
- Pasar Pace / Pasar Pahing
- Pasar Desa Kecubung
- Kolam renang Sumber Laut di Mlandangan
- Embung Kulak Secang, Jatigreges
- Lapangan Desa Cerme dekat kantor kecamatan
- Lapangan Desa Batembat
- Pondok Pesantren Mangunsari
- Kampung Kristen Aditoya, Jatigreges[9]
- PT. Gudang Garam MPGG Nganjuk
- Puskesmas Pace
Referensi
sunting- ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Républik Indonésia. Diarsipkan dari asli tanggal 29 Désémber 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Républik Indonésia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020.
- ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q Kabupaten Nganjuk Dalam Angka 2010. Nganjuk: BPS Kabupaten Nganjuk. 2010-11-09.
- ^ "Kesenian Wayang Timplong Nganjuk". warisanbudaya.kemdikbud.go.id. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. 2016. Diakses tanggal 2024-09-13.
- ^ EkoSusilo
- ^ "Profil Desa Mlandangan". BKKBN. Diakses tanggal 2024-09-03.
- ^ "Profil Desa Pace Wetan". BKKBN. Diakses tanggal 2024-09-03.
- ^ "Profil Desa Pacekulon". BKKBN. Diakses tanggal 2024-09-03.
- ^ Anwar Bahar Basalamah. "Begini Perayaan Paskah di Gereja Tertua di Kabupaten Nganjuk". 2023-04-10. Radar Kediri.
7°40′40″S 111°55′02″E / 7.6778°S 111.9171°E
