Johann Joachim Quantz (1697-1773), Ia adalah seorang komposer Jerman yang mempunyai peran penting dalam sebuah risalah penting suling dan membuat perbaikan mekanik di insturmen, yang menemukan kunci kedua pada seruling

Johann Joachim Quantz (lahir, 30 Januari 1697 di Oberscheden, dekat Gottingen, Jerman - meninggal, 12 Juli 1773 di Potsdam, Brandenburg) adalah seorang komposer Jerman yang mempunyai peran dalam sebuah risalah penting suling dan yang membuat perbaikan mekanik di instrumen, yang menemukan kunci kedua pada seruling.[1][2]

Pada 1718, Quantz menjadi pemain obo di kapel pengadilan Polandia.[1] Pada tahun ini, Quantz mulai bermain suling.[1] Kemudian pada tahun 1728, Quantz menjadi instruktur seruling di Crown Prince of Prussia, kemudian Frederick Agung, yang menjadi raja pada tahun 1740 membujuk Quantz pada 1741 untuk menetap di Berlin sebagai musisi chamber dan komposer pengadilan untuk kerajaan dan mengadakan sebuah konser untuk Quantz.[1][2] pada tahun 1752, Risalah Quantz bermain seruling membuahkan hasil yang banyak untuk perbaikan mekanik instrumen pada seruling, kemudian karyanya dicetak ulang berkali-kali.[1] kayranya ini berisi informasi yang berharga pada ornamentasi dan kinerja praktik pada abad ke-18.[1] Quantz menambahkan kunci kedua untuk seruling dan menciptakan akhir geser digunakan untuk menyempurnakan instrumen.[1]

Rujukan

sunting
  1. ^ a b c d e f g "Encyclopedia Britannica". Diakses tanggal 27 Juni 2014.
  2. ^ a b "Encyclopedia Johann Joachim Quants". Diakses tanggal 27 Juni 2014.

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Daftar komposer Jerman

Pepusch Hans Pfitzner (1869โ€“1949) Michael Praetorius (1571โ€“1621) Johann Joachim Quantz (1697โ€“1773) Erika Radermacher (born 1936) Aribert Reimann (1936โ€“2024)

Daftar komponis

de Quadris (c. 1410โ€“setelah 1456) Paolo Quagliati (c. 1555โ€“1628) Johann Joachim Quantz (1697โ€“1773) Joseph Quesnel (1746โ€“1809) Alfred Quidant (1815โ€“1893)

Konserto

Johann Sebastian Bach, George Frideric Handel, Pietro Locatelli, Jean-Marie Leclair, Giuseppe Tartini, Francesco Geminiani dan Johann Joachim Quantz