📑 Table of Contents
Pembunuhan Abraham Lincoln
Peta
LokasiTeater Ford, Washington, D.C., Amerika Serikat
Tanggal14ย April 1865; 161 tahun laluย (1865-04-14)
10:15 PM
Sasaran
Jenis serangan
  • Pembunuhan politik
  • Penembakan
  • Penikaman
Senjata
TewasAbraham Lincoln
Luka
PelakuJohn Wilkes Booth dan konspirator lainnya
MotifPembalasan atas kekalahan Konfederasi Amerika

Pada 14 April 1865, Abraham Lincoln, presiden ke-16 Amerika Serikat, ditembak di Teater Ford di Washington, D.C., satu bulan setelah ia dilantik untuk masa jabatan keduanya dan menjelang akhir Perang Saudara Amerika. Lincoln sedang menonton pertunjukan drama Our American Cousin bersama istrinya Mary Todd, Mayor Henry Rathbone, dan tunangan Rathbone, Clara Harris, ketika John Wilkes Booth, seorang aktor dan pendukung Konfederasi, menembaknya di kepala. Lincoln dibawa ke Petersen House di seberang jalan, di mana ia meninggal keesokan harinya.

Lincoln adalah presiden Amerika Serikat ketiga yang wafat saat menjabat, dan yang pertama dari empat yang dibunuh, yaitu James A. Garfield, William McKinley dan John F. Kennedy.[1] Sebuah upaya gagal dibuat terhadap Andrew Jackson pada 30 tahun sebelumnya, pada 1835, dan Lincoln sendiri telah menjadi subjek dari sebuah upaya pembunuhan terdahulu oleh seorang penyerang tak dikenal pada Agustus 1864. Pembunuhan Lincoln direncanakan dan dilakukan oleh aktor panggung terkenal John Wilkes Booth, sebagai bagian dari sebuah konspirasi besar dalam sebuah tawaran untuk membangkitkan sebab Konfederasi

Para konspirator dari Booth adalah Lewis Powell dan David Herold, yang ditugaskan untuk membunuh Sekretaris Negara William H. Seward, dan George Atzerodt, yang ditugaskan untuk membunuh Wakil Presiden Andrew Johnson. Dengan menyingkirkan tiga orang papan atas dalam pemerintahan tersebut, Booth dan para konspiratornya berharap bisa mengganggu pemerintahan Amerika Serikat.

Saat Presiden sedang menonton drama, Booth menembak Lincoln dari belakang dengan jarak tiga atau empat kaki,[2] menyerangnya di bagian belakang kepalanya. Pada pukul 7:22ย a.m. keesokan harinya, Lincoln wafat di Petersen House di seberang jalan dari teater tersebut.[3] Sisa rencana para konspiratornya gagal; Powell hanya melukai Seward, sementara Atzerodt, yang akan membunuh Johnson, hilang rimbanya dan kabur. Booth melakukan pelarian dramatis, yang menyebabkan pemburuan manusia yang berakhir dengan kematiannya. Beberapa konspirator lainnya kemudian diadili dan digantung. Pemakaman dan penguburan Abraham Lincoln menjadi masa berkabung nasional.

Referensi

sunting
  1. ^ "Lincoln Shot at Ford's Theater".
  2. ^ Abel, E. Lawrence (2015). A Finger in Lincoln's Brain: What Modern Science Reveals about Lincoln, His Assassination, and Its Aftermath. ABC-CLIO. hlm.ย 63. Diakses tanggal March 14, 2017. Forensic evidence clearly indicates Booth could not have fired at point-blank range. ... At a distance of three or more feet, the gunshot would not leave any stippling or any other resides on the surface of Lincoln's head. ... Dr. Robert Stone, the Lincoln's' family physician, was explicit: "The hair or scalp (on Lincoln's head) was not in the least burn[t]."
  3. ^ Richard A. R. Fraser, MD (Februaryโ€“March 1995). "How Did Lincoln Die?". American Heritage. 46 (1).

Bacaan tambahan

sunting

Pranala luar

sunting

๐Ÿ“š Artikel Terkait di Wikipedia

Dracula (novel)

Westerna. Lucy sendiri akhirnya menjadi vampire pengisap darah. Dr. John Seward, salah satu pengagum Lucy meminta pertolongan gurunya Profesor Abraham

Nosferatu

Harding (Lucy Westenra) John Gottowt sebagai Prof. Bulwer (Prof. Van Helsing) Gustav Botz sebagai Dr. Sievers (Dr John Seward Max Nemetz sebagai Kapten

Richard E. Grant

Withnail dalam film Withnail and I, dan mendapatkan pengakuan sebagai John Seward dalam film 1992 Bram Stoker's Dracula. Baru-baru ini ia bermain Dr. Zander

Jack Phillips

John George "Jack" Phillips (11 April 1887ย โ€“ย 15 April 1912) adalah seorang pelaut berkebangsaan Inggris dan perwira nirkabel senior di atas kapal Titanic

Alaska

pada nama dan gereja yang masih ada di seluruh tenggara Alaska. William H. Seward, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat di bawah presiden Andrew Johnson, menegosiasikan

John Hay

John Milton Hay (8 Oktober 1838ย โ€“ 1 Juli 1905) adalah seorang negarawan dan pejabat Amerika yang kariernya dalam pemerintahan berlangsung hampir setengah

Bendera Alaska

menentukan arah utara yang sebenarnya. Desain ini dibuat oleh Benny Benson dari Seward dan dipilih dari sekitar 700 peserta dalam kontes tahun 1927. Pada tahun

Robert Hansen

kurungan penjara selama 461 tahun di Spring Creek Correctional Center di Seward, Alaska. Hansen lahir di Estherville, Iowa, dari pasangan Christian dan