
Kaishakunin (Jepang: ไป้ฏไบบ) adalah orang yang dipilih untuk bertugas memenggal kepala orang yang melakukan seppuku, ritual bunuh diri Jepang. Peran yang dilakukan oleh kaishakunin disebut kaishaku ("nin" artinya orang).

Kaishakunin (Jepang: ไป้ฏไบบ) adalah orang yang dipilih untuk bertugas memenggal kepala orang yang melakukan seppuku, ritual bunuh diri Jepang. Peran yang dilakukan oleh kaishakunin disebut kaishaku ("nin" artinya orang).
Matsudaira Nobuyasu, dipaksa melakukan bunuh diri (seppuku), pemenggalnya (kaishakunin) Amagata Michitsuna memakai sebuah pedang Muramasa. Tanpa mempedulikan
Tatenokai bernama Masakatsu Morita yang telah ditunjuk menjadi pendamping (kaishakunin) untuk mengakhiri hidup Mishima, ternyata tidak mampu melakukan tugasnya
Dia bunuh diri dengan merobek perutnya dan tanpa menggunakan bantuan kaishakunin (asisten seppuku) sebelum akhirnya meninggal 15 jam kemudian. Dalam surat