Anshar atau Ansar (bahasa Arab: الأنصار) adalah sebutan untuk suatu kaum yang menerima hijrah Nabi Muhammad dari Makkah menuju Madinah. Pada mulanya kota Madinah bernama Yatsrib. Sesampainya di Madinah, mereka menyambut beliau dan kaum Muhajirin dengan baik dan membantu perjuangannya. Hal ini karena sebelumnya telah ada sebagian penduduk Madinah yang mengunjungi Makkah untuk menjadi pengikut Nabi Muhammad (peristiwa Baiat Aqabah). Secara bahasa Anshar berarti "Penolong" dan Kaum Anshar terdiri dari Bani Khazraj dan Bani Aus.

Rasulullah mempersaudarakan antara sahabat (المؤاخاة بين الصحابة) Kaum Muhajirin dan Kaum Anshar. Persaudaraan Sahabat Nabi untuk mempererat ikatan ukhuwwah antara pendatang dari Mekah dengan penduduk Madinah.

Tokoh Anshar

sunting

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Abu Ayyub al-Anshari

Aqabah I Hadits Wikimedia Commons memiliki media mengenai Abu Ayyub al-Ansari. Youtube: Ceramah Sejarah Nabi Ke-15: Baiat Aqabah & Hijrah Nabi ke Madinah

Adat istiadat Gorontalo

pendatang yang hijrah merantau di Gorontalo, layaknya Kaum Ansar Madinah yang ikhlas menerima kedatangan Kaum Muhajirin. Payu Limo Totalu, Lipu Pe’i Hulalu mengandung

Abdurrahman bin Auf

anak perempuan dari Arwa binti Kuraiz (ibu Utsman) dengan suami keduanya. Kaum muslimin pada umumnya menganggap bahwa Abdurrahman adalah salah seorang dari

Thala' al-Badru 'Alaina

‘alainā) adalah syair Islam tradisional (nasyid) yang dinyanyikan oleh kaum Ansar untuk menyambut kedatangan nabi Islam, Muhammad di Yatsrib (sekarang Madinah)

Zaid bin Tsabit

satu di antara tujuh ulama fiqih Madinah pada masanya.[butuh rujukan] Kaum Ansar Kharijah bin Zaid Kisah Sahabat Nabi SAW Ke-14: Zaid bin Tsabit RA Compilation

Hudzaifah bin al-Yaman

orang di tengah kaumnya lalu melarikan diri ke Madinah dan bersekutu dengan Bani Abdul Asyhal (orang-orang Yaman), sehingga kaumnya memanggilnya Yaman

Hamzah bin Abdul Muthalib

bahwa Hamzah telah berdiri dalam barisan kaum muslimin berpikir bahwa perang antara kaum Quraisy dengan kaum muslimin sudah tidak dapat dielakkan lagi

Abdullah bin Mas'ud

menjadi pemeluk Islam pertama. Awalnya ia sedang ke Mekah bersama paman dan kaumnya membeli barang-barang dan wewangian, lalu ia duduk di sekitar Ka'bah di