Tunangan oleh William-Adolphe Bouguereau (1872)

Keintiman fisik merupakan bentuk sensualitas atau sentuhan. Ia adalah suatu tindakan atau reaksi, sebuah ungkapan perasaan (termasuk persahabatan erat, cinta platonis, cinta romantis, atau ketertarikan seksual), yang terjadi antara individu. Contoh keintiman fisik mencakup bergandengan tangan, berpelukan, berciuman, membelai, serta aktivitas seksual.[1] Keintiman fisik kerap mampu menyampaikan makna atau maksud sesungguhnya dari suatu interaksi dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh tutur kata pendamping. Keintiman fisik dapat terjadi antara siapa pun, namun karena sering kali digunakan untuk menyampaikan perasaan positif dan intim, bentuk keintiman ini paling lazim muncul di antara individu yang telah memiliki hubungan sebelumnya, baik hubungan keluarga, platonis, maupun romantis, dengan hubungan romantis umumnya memperlihatkan tingkat keintiman fisik yang lebih tinggi.

Berbagai bentuk sentuhan romantis telah dicatat, termasuk bergandengan tangan, berpelukan, berciuman, saling memeluk tubuh (cuddling), serta membelai dan memberikan pijatan. Kasih sayang fisik menunjukkan korelasi yang sangat kuat dengan kualitas hubungan secara keseluruhan dan kepuasan terhadap pasangan.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Cf. [1] Diarsipkan 2007-11-18 di Wayback Machine.
  2. ^ Guéguen, Nicolas; Fischer-Lokou, Jacques (February 2003). "Another Evaluation of Touch and Helping Behavior". Psychological Reports. 92 (1): 62–64. doi:10.2466/pr0.2003.92.1.62. ISSN 0033-2941. PMID 12674258. S2CID 30706840.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Persetubuhan

manusia dan melibatkan keintiman fisik antara dua orang atau lebih, biasanya dilakukan oleh manusia semata-mata demi kesenangan fisik-emosional, yang terkadang

Keintiman emosional

Keintiman emosional berbeda dari keintiman seksual dalam hal keintiman seksual dapat terjadi dengan atau tanpa kedekatan emosional, dan keintiman emosional

Menyendok

posisi ini, serta penggunaan vibrator. Posisi sendok memungkinkan keintiman fisik yang tinggi karena adanya kontak seluruh tubuh yang memungkinkan untuk

Zona erotis

Menyentuh zona sensitif seksual orang lain dianggap sebagai tindakan keintiman fisik. Apakah seseorang menganggap rangsangan di area ini menyenangkan atau

Cunnilingus

(seperti hubungan seks vagina atau anal) atau sebagai tindakan erotis dan keintiman fisik tersendiri. Cunnilingus dapat membawa risiko penularan infeksi menular

Fellatio

vaginal atau seks anal, atau sebagai tindakan yang dinilai erotis dan intim secara fisik. Fellatio menimbulkan risiko tertular infeksi menular seksual (IMS)

Keterasingan

Dalam beberapa tradisi hukum, agama, atau norma sosial yang membatasi keintiman fisik antara dua orang, terdapat pula larangan untuk berada bersama di tempat

Hubungan jarak jauh

Relationshipscode: en is deprecated , disingkat LDR) merupakan hubungan intim antara pasangan yang secara geografis terpisah satu sama lain. Pasangan